Sempat Dikabarkan Punah, Anjing Bernyanyi Papua Ditemukan Di Kawasan Tambang
Klikhijau.com - Sekelompok anjing liar ditemukan berkeliaran di kawasan tambang PT. Freeport pada ketinggian 4.000 Mdpl. Namun, berbeda dengan anjing pada umumnya, beberapa ekor anjing ini merupakan j...
Klikhijau.com - Sekelompok anjing liar ditemukan berkeliaran di kawasan tambang PT. Freeport pada ketinggian 4.000 Mdpl. Namun, berbeda dengan anjing pada umumnya, beberapa ekor anjing ini merupakan jenis dari anjing bernyanyi (new guinea singing dog), anjing khas pegunungan Papua yang sempat dikabarkan telah punah selama 50 tahun terakhir.
Penemuan kembali anjing bernyanyi ditemukan oleh Anang Dianto, seorang karyawan Freeport pada pertengahan tahun 2020 lalu. Dalam rekaman video Anang, memperlihatkan beberapa ekor anjing yang masih satu kelompok kecil berlalu lalang di sekitar kawasan tambang.
“Saya ada pekerjaan di area tambang Grassberg untuk mencari peralatan dan material, ketika saya mau pergi dari area itu, kebetulan anjing itu nongol, saya sangat gembira, karena biasanya kan cuman dengar suaranya saja. dan ini bisa berhadapan langsung dengan anjing ini,” tutur Anang.
Para pekerja tambang dan penduduk setempat kerap mendengar suara nyanyian anjing-anjing ini, terutama ketika terjadi Purnama di sekitar kawasan perbukitan. Hanya saja kehadirannya sangat jarang ditemukan.
Beberapa peneliti dari New Guinea Highland Wild Dog Foundation (NGHWDF) bersama beberapa mahasiswa setempat pernah melakukan riset untuk mengidentifikasi kehidupan anjing bernyanyi ini.
Selama riset, mereka telah mendokumentasi beberapa foto kehadiran anjing pegunungan sekaligus sempat mengambil sampel DNA anjing liar ini.
Setelah mengamati rekaman video yang diberikan Anang pada NGHWDF, para konservator ini takjub melihat beberapa ekor anjing yang telah berusia muda, lahir setelah penelitian mereka. Para ilmuwan ini berharap populasi anjing bernyanyi akan kian bertambah seiring dengan ancaman kepunahan yang dihadapi mereka.
[irp]