Sehimpun Tips yang Perlu Diterapkan Agar Perjalanan Lebih Berkelanjutan

oleh -75 kali dilihat
Risma-Putantri,-Traveler-Muda-yang-Beberkan-Keindahan-Pantai-Mangati-Kebumen
Risma-Putantri

Klikhijau.com – Perjalanan atau traveling atau melancong, telah jadi ritus baru saat ini. Kepenatan kerja dan ingin mencari sensasi serta pengalaman berbeda. Membuat banyak orang melakukan perjalanan.

Hanya saja, perjalanan yang dilakukan oleh para wisatawan. Kerap membawa dampak buruk bagi lingkungan. Karenanya diperlukan perjalanan berkelanjutan, yakni konsep melancong bertanggung jawab atau ekowisata.

Istilah berkelanjutan ini, merupakan istilah umum yang digunakan untuk mencakup isu-isu etis seperti wisata satwa liar, menjadi sukarelawan di luar negeri, konservasi, dll.

Ada beberapa tips yang bisa kamu terapkan jika ingin melakukan perjalanan agar lebih berkelanjutan, sebagai bakti cintamu kepada lingkungan:

KLIK INI:  Cara Alami Mengusir Kecoak, Persenjatai Diri dengan 7 Tanaman Ini!
  • Carilah tujuan yang unik daripada tempat-tempat yang melayani pariwisata massal. Anda akan menghindari keramaian dan memberikan pendapatan pariwisata ke tempat-tempat yang sangat membutuhkannya.
  • Usahakan membeli atau menyewa mobil listrik atau hybrid untuk perjalananmu. Itu dapat memotong konsumsi bahan bakar hingga 50% atau lebih!
  • Jika harus menggunakan pesawat, pesanlah penerbangan non-stop (transit) bila memungkinkan. Lepas landas dan pendaratan menyumbang sebagian besar emisi karbon yang dihasilkan oleh pesawat.
  • Gunakan air sehemat mungkin, matikan keran saat memakai sabun atau keramas. Cara ini bisa membantu menghemat air.
  • Mencicipi makanan tradisional daerah kunjungan. Makanan ini biasanya menggunakan bahan-bahan dari daerah tersebut, lebih alami, sehat, dan tak meninggalkan jejak karbon dalam pengangkutannya.
KLIK INI:  Tips Memilih Agen Travel Saat Hendak Liburan
***
  • Makan lebih sedikit daging, lebih banyak sayuran. Mengurangi konsumsi daging dapat memangkas separuh emisi gas rumah kaca terkait makanan kamu dan mengurangi laju deforestasi.
  • Makan di tempat. Makanan yang dibawa pulang melibatkan banyak sampah. Tempat makan tidak boleh menggunakan gelas sekali pakai, tutup, sedotan, tas, styrofoam, paket bumbu, sendok garpu plastik, dll.
  • Jika bepergian dengan keluarga atau teman dan tujuan berada dalam jarak berkendara, pertimbangkan untuk melakukan perjalanan darat. Jika Anda bepergian sendiri, pesawat adalah gaya perjalanan yang lebih berkelanjutan!
  • Naik sepeda. Jika tujuan wisata bisa ditempuh dengan naik sepeda, gunakanlah! Itu membantu mengurangi emisi karbon yang berbahaya.
  • Pilih hotel atau pondok ramah lingkungan yang menggunakan sumber energi alternatif, hemat air dan mempekerjakan karyawan lokal dan produk lokal.
  • Jangan Pernah menggunakan laundry hotel. Mereka biasanya mencuci pakaian setiap tamu secara terpisah, meskipun hanya ada beberapa item.
  • Tanyakan apakah hotel/resort menggunakan energi alternatif, seperti tenaga surya atau angin.
KLIK INI:  Intip 5 Gaya Hidup Ramah Lingkungan ala ‘Tokopedia Hijau’
  • Tanyakan apakah hotel memiliki tempat sampah daur ulang di kamar dan area lounge untuk digunakan tamu.
  • Apakah hotel mengelola dan membantu melindungi habitat alami di sekitarnya? Apakah berdampak positif dan berperan aktif dalam masyarakat?
  • Pastikan lampu, unit pemanas/AC, dan televisi dimatikan setiap kali kamu meninggalkan kamar hotel atau penginapan.
  • Kemas barang-barang yang bisa dicuci di wastafel dan cepat kering sehingga bisa dipakai berkali-kali selama perjalanan.
  • Gunakan transportasi umum sedapat mungkin.Berjalan kaki. Cara terbaik untuk menemukan tempat baru adalah menjelajahinya dengan berjalan kaki. Cara ini dapat merasa senang menggabungkan olahraga dengan mengimbangi emisi karbon!Kurangi permintaan membersihkan kamar  setiap hari. Ini akan menghemat persediaan pembersih kimia yang keras dan listrik untuk menyedot debu dan mencuci seprai.Gunakan hanya satu batang sabun untuk wastafel dan kamar mandi, dan bawalah sisa sabun. Karena hotel atau penginapan hanya akan membuangnya jika kamu meninggalkannya.
***
  • Kembalikan semua brosur dan peta kepada petugas setelah kamu selesai menggunakannya.
  • Berbelanja secara lokal, mencari suvenir yang dibuat oleh pengrajin asli daripada tiruan yang diproduksi secara massal.
  • Di seluruh planet ini orang masih menjual barang-barang yang terbuat dari kayu keras yang tidak lestari, spesies yang terancam punah, dan artefak kuno. Sebelum kamu membeli, tanyakan, “Benda ini terbuat dari apa?”
  • Bepergian dengan tas jinjing sendiri, yang memungkinkan kamu berbelanja tanpa perlu kantong plastik.Saat menjelajahi taman nasional , pantai , dan area alam lainnya, gunakan tas jinjing untuk mengumpulkan sampah yang mungkin kamu temukan di sepanjang jalan.
KLIK INI:  6 Hotel Paling Ramah Lingkungan di Asia, Satunya Bisa Anda Jumpai di Indonesia
  • Tukar pakaian, buku, dan majalah dengan penduduk setempat atau wisatawan lain yang kamu temui daripada membeli sesuatu yang baru.Gunakan paket ringan. Lebih sedikit bagasi membakar lebih sedikit bahan bakar.
  • Ikuti peraturan yang mengatakan bahwa kamu harus berada pada jarak tertentu dari satwa liar setiap saat. Ingat Anda berada di wilayah mereka.
  • “Ambil foto saja, jangan objeknya jejak saja.
  • Membawa botol menimuna sendiri atau tumbler
  • Perjalanan berkelanjutan berarti menghormati tradisi lokal tersebut. Karenanya jangan kajili-jili (tanpa aturan)
  • Gunakan pemandu wisata adat untuk memberikan pendapatan kepada masyarakat lokal dan mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang suatu tempat.
  • Jangan pernah memberi makan satwa liar apapun, untuk alasan apapun. Memberi makan hewan membuat mereka terbiasa dan bergantung pada manusia, dan sering menyebabkan serangan.
  • Hindari berfoto ria dengan satwa liar. Apalagi jika tujuannya hanya untuk pamer.

Demikianlah, semoga memberi manfaat, sahabat hijau!

KLIK INI:  9 Cara Alami Mengusir Tikus agar Tak Masuk ke Mesin Mobil

Sumber: greenglobaltravel