Saya Kuskus, Mau Tahu Lebih Banyak Tentangku?
Klikhijau.com - Kenalan yuk Sobat peduli lingkungan. Aku adalah Kuskus Beruang Sulawesi. Nama latinku Ailurops ursinus. Bear Cuscus, Bear Phalanger, dan Sulawesi Bear Cuscus, namaku dalam bahasa Inggr...
Klikhijau.com - Kenalan yuk Sobat peduli lingkungan. Aku adalah Kuskus Beruang Sulawesi. Nama latinku Ailurops ursinus. Bear Cuscus, Bear Phalanger, dan Sulawesi Bear Cuscus, namaku dalam bahasa Inggris. Aku juga kadang disebut Kuse.
Aku memiliki rambut yang lebat di sekujur tubuhku. Warnanya bervariasi dari hitam, kecokelatan, hingga abu-abu. Mukaku bulat dengan daun telinga yang kecil adalah ciri khasku.
Ekorku sangat kuat loh. Ekorku seperti kaki kelima, bisa mencengkeram dan melilit dahan saat berpindah tempat. Seru kan!
Aku lebih sering beraktivitas pada siang hari. Aku pemalas loh. Jangan disebar ya. Aku lebih suka tidur loh sepanjang hari. Saat Aku lapar baru Aku terjaga. Ah Aku jadi malu.
Aku hidup endemik di Sulawesi. Jenisku hanya bisa kamu jumpai di Pulau Sulawesi dan pulau satelitnya: Pulau Peleng, Muna, Buton dan Togean.
Aku juga punya saudara: Kuskus Beruang Talaud. Nama latin saudaraku: Ailurops melantis. Tempat hidupnya lebih terbatas lagi. Ia hanya bisa kita jumpai di Pulau Salibabu, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara.
Aku berasal dari anggota keluarga Phalangeridae (kuskus). Aku termasuk jenis mamalia berkantung (marsupial) seperti halnya kanguru.
Ada yang tahu tidak kegunaan kantung di perutku ini? Betul, jadi setelah melahirkan aku merawat dan membawa anakku di kantung ini.
Anakku biasanya terlahir mungil. Dengan instingnya ia akan segera berlindung di kantung. Tak hanya sebentar loh Sobat, sang bayi akan berdiam dalam kantung hingga berumur 8 bulan.
Aku adalah kuskus terbesar. Boleh jadi karena ukuran tubuhku yang besar ini Aku diberi nama Kuskus Beruang. Ukuran tubuhku bisa mencapai 60 cm. Ekorku panjang hampir sama panjang dengan tubuhku. Berat badanku bisa mencapai 8 kg loh. Berat kan?
Saat ini Aku dan teman-temanku hanya bisa hidup tenang di wilayah konservasi di Sulawesi. Taman Nasional Bunaken, Cagar Alam Tangkoko, Taman Nasional Bogani Nani Wartabone, Taman Nasional Lore Lindu, dan Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung adalah habitatku yang tersisa saat ini.
[irp]