Yang Tak Pernah Khianat

oleh -111 kali dilihat
Apa Perbedaan El Nino dan La Nina?
Hujan - Foto/Eutah Mizushima on Unsplash
Irhyl R Makkatutu

Yang Tak Pernah Khianat

 

Ayah selalu yakin
rebung penanda musim paling handal
jika sembunyi di ketiak ibunya
kemarau akan tiba lebih garang
jika ia muncul menantang matahari
hujan akan lebih panjang dari usia kenangan

Bulan lalu
ketika ayah ke kebun
diperiksanya rebung di rumpun bambu dekat sumur itu
rebung sembunyi di ketiak ibunya

Kemarau akan lebih panjang dari usia padi,” ujarnya girang

Kegirangan beralasan
kemarau panjang selalu membawa buah cengkih lebih merah

Rebung telah jadi penanda musim yang tak pernah khianat
sejak dulu, sebelum BMGK selalu mengeluarkan ramalan cuaca

Tadi pagi, ayah menyeruput kopinya amat lesu
hujan tak pernah alpa tiba
jatuh bebas kuyupkan apa saja
tak reda-reda
tumbuhkan lumut-lumut di batu
lapukkan rumah-rumah di kebun

Ayah menatap pohon cengkih depan rumah
matanya ikut mericik

Kindang, Januari 2022

KLIK INI:  Pot Nurani

Mitos Pelangi

 

Hujan tiba tepat di ujung matamu
menetes ke dalam mata hitammu
mencipta warna paling kau benci
:pelangi

“Jangan menunjuk pelangi, telunjukmu akan terpotong,”

Mitos itu bertumbuh, suburkan dirinya sendiri di ingatanmu
dan kau mulai takut pada pelangi

“Pelangi, jembatan bidadari menuju bumi,”

Dan hujan adalah pengantar pelangi paling setia
aneh, kau menyukai hujan

Saat hujan, ibu bapakmu
akan di rumah
kau bisa leluasa memanja di pangkuannya

Hati adalah daun-daun
ikut ke arah mana angin berembus

Sukamu pada hujan berubah
ketika hujan mulamencuri jagung dari kebunmu
membuatmu gagal panen

Pelangi dan hujan, sepasang kekasih yang kau benci
kini mereka rajin tumbuh di matamu

Kindang, Januari 2022

KLIK INI:  Wanita dalam Cangkang

Rencana Belanja

 

Ini tahun ketiga cengkih malu-malu berbuah
segala penandanya telah tiba
lebih awal dari pada apa pun
memupus segala rencana belanja

tak ada kemarau
buah cengkih, perlu kau tahu
ikut di sinar matahari

sementara matahari
takut disergap hujan
matahari hanya mengintip
tak betah berlama-lama

Tanya tumbuh subur di kepala
kenapa hujan bersetia pada riciknya
tapi gerah merasuk licin ke tubuh

ini tahun ketiga, cengkih malu berbuah
itu kabar buruk
bagi percintaan kita
….tak ada uang panai….

Kindang, 22 Januari 2022

KLIK INI:  Bukit Pattowengang

Cuaca Buruk

 

Dan aku telah jadi cuaca buruk
paling kau hindari saat akan bepergian

Dan kau
pucuk bambu
yang acap kutatapi

Kindang, 22 Januari 2022

KLIK INI:  7 Puisi Tema Lingkungan dengan Metafora Terbaik dan Menyentuh