Usai Berkegiatan, Balai Gakkum Wilayah Sulawesi Bersihkan Pantai Bira

Publish by -29 kali dilihat
Penulis: Redaksi
pantai bira
Personil Balai Gakkum LHK Wilayah Sulawesi dalam aksi bersih pantai Bira-Foto/Ist

Klikhijau.com – Para personil dan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Balai Penegakan Hukum (Gakkum) LHK Wilayah Sulawesi terlihat antusias membersihkan pantai Bira, Minggu 8 Maret 2020. Mereka memunguti sampah plastik dan jenis sampah lainnya yang terbengkalai di area pantai berpasir putih.

Aksi ini mereka lakukan di akhir sesi kegiatan Pembinaan ASN bagi seluruh pegawai Gakkum Sulawesi yang dihadiri langsung Kabag Ortala Kepegawaian Ditjen Gakkum KLHK, Tanti Purwanti dan tim. Pembinaan ASN tersebut berlokasi di Same Resort Beach-Bira Bulukumba, Jumat-Minggu, 6-8 Maret 2020.

Momen bersih-bersih pantai tersebut adalah bagian dari peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2020. “Ini sebagai bentuk aksi nyata peduli lingkungan,” pesan Dodi Kurniawan Kepala Balai Gakkum Sulawesi pada Klikhijau, Minggu 8 Maret 2020.

“Mari teman-teman semua, kita turun ke pantai, tunjukan kepedulian kita kepada masyarakat. Kita bukan hanya bicara melarang berbuat kejahatan Lingkungan Hidup tapi kita juga berbuat nyata dengan memberi aspirasi kepada masyarakat untuk menjaga lingkungan,” ajaknya.

KLIK INI:  PT Mitra Hijau Asia Berbagi Masker ke Tenaga Medis di RS Siloam Makassar

Pegawai terlihat antusias memunguti sampah yang tersebar di bibir pantai. Sampah yang berhasil dibersihkan berupa sampah sterofoam, sampah botol maupun gelas air mineral, sampah plastik dan sampah lainnya.

Dodi Kurniawan juga mengajak warga sekitar termasuk pengunjung untuk tetap menjaga dan membantu merawat Bira dari sampah agar kebersihan lingkungan pantai ini tetap terjaga.

Berbagai jenis sampah berhasil dikumpulkan dan langsung diangkut ke TPA setempat. Sebagian besar sampah tersebut dihasilkan para pengunjung, sebagian lagi terdampar dari lautan.

KLIK INI:  Berbagi Rasa Merdeka Bersama Anak-Anak di Pesisir Pantai Tamo
Jenis sampah dan usianya

Berikut ini beberapa jenis sampah dan waktu yang dibutuhkan untuk mengurainya.

  • Sampah plastik terurai di tanah 1000 tahun lamanya, sedangkan kantong plastik 10 hingga 1000 tahun
  • Botol plastik dapat terurai di alam sekitar 450 tahun
  • Popok dan Pembalut. Popok bayi diperkirakan terurai dalam waktu 250-500 tahun
  • Sedangkan, pembalut perlu waktu 500-800 tahun untuk terurai
  • Kaleng aluminium butuh waktu sekitar 80 hingga 200 tahun untuk terurai sepenuhnya di alam
  • Kaca butuh waktu jutaan tahun untuk terurai, bahkan beberapa informasi menyebut bahwa sampah kaca tidak dapat terurai sama sekali
  • Sampah Kertas memerlukan waktu 2 hingga 6 minggu
  • Sampah Makanan, jenis Kulit, sisa apel, kulit pisang, jeruk, terurai di alam dalam waktu 6 (enam) minggu
  • Sol Sepatu Karet butuh waktu sekitar 50 hingga 80 tahun untuk terurai
  • Kain Nilon akan terurai dalam jangka waktu 30-40 tahun
  • Sterofoam tidak dapat terurai di alam
  • Karton susu – 5 tahun
  • Sepatu kulit – 25-40 tahun
  • Kaleng makanan – 50 tahun
  • Sarung tangan katun – 3 bulan
  • Cardboard – 2 bulan.
  • Triplek atau ply wood – 1-3 tahun
  • Wol – 1-5 tahun
  • Produk kayu – 10-15 tahun
  • Produk kanvas – 1 tahun
KLIK INI:  Dengan Bermodalkan Sampah, Pengunjung Bisa Bawa Pulang Oleh-Oleh dari Pantai Bira
Editor: Anis Kurniawan

KLIK Pilihan!