Tips Cegah Kulit Kering Selama Puasa Ramadan

oleh -42 kali dilihat
Ilustrasi kulit kering/foto-ist

Klikhijau.com – Ketika menjalankan puasa, kita harus menahan haus dan lapar, tidak makan dan minum selama kurang lebih 14 jam. Tubuh akan mulai menyesuaikan dengan perubahan pola hidup dan pola makan yang berubah.

Saat berpuasa, tidak jarang jika beberapa gangguan muncul. Selain masalah pencernaan yang umum terjadi, masalah kulit kering pun kerap kali menghantui. Kulit akan berubah menjadi kusam, pecah-pecah dan kasar.

Keadaan kulit seperti ini merupakan gejala dehidrasi yang disebabkan karena kurangnya asupan cairan dalam tubuh selama berpuasa.

KLIK INI:  Puasa, Kurma dan 4 Manfaat Istimewa di Baliknya

Pada hari biasa atau saat sedang tidak puasa, cairan akan keluar melalui buang air kecil, buang air besar, keringat dan lain sebagainya.

Pada saat itu, cairan yang hilang akan langsung tergantikan dari makanan dan minuman yang kita konsumsi pada saat itu juga.

Berbeda halnya ketika puasa, yang mana cairan yang hilang tidak bisa langsung tergantikan hingga tiba waktunya buka puasa. Keadaan inilah yang menyebabkan terjadinya dehidrasi.

Selain membuat kulit kering, dehidrasi juga akan menyebabkan tubuh menjadi lemas, letih sakit kepala lain sebagainya.

KLIK INI:  Iftar Green Deen, Buka Puasa Ramah Lingkungan Versi Inggris

Adanya masalah pada kulit saat puasa biasanya ditandai dengan terbentuknya garis halus baik pada tulang pipi, dahi atau sekitar mata.

Tidak hanya itu, kerap kali kulit menjadi kaku, berubah warna menjadi merah dan diikuti dengan rasa gatal. Selain membuat kulit kering, keadaan ini juga akan menyebabkan kulit menjadi kusam dan mengelupas.

Ketika puasa Ramadan, tubuh tidak mendapatkan asupan dalam kurun waktu sekitar 13 jam. Padahal, tubuh tetap bermetabolisme seperti biasanya, serta melakukan eksresi cairan dan buang air kecil.

Apabila asupan cairan kurang saat sahur atau buka puasa, tubuh bisa mengalami masalah. Terlebih lagi apabila terdapat penyakit penyerta, contohnya diare, demam tinggi, ataupun diabetes melitus.

KLIK INI:  Lupa Makan Sahur? Ini 7 Cara Tetap Bugar dan Puasa Lancar Meski tak Sahur

Hal itu akan memperparah masalah dehidrasi kulit ketika Ramadan. Apabila kulit kering karena dehidrasi, lapisan pelindung kulit akan terganggu. Masalah ini membuat bahan iritan ataupun bakteri lebih mudah masuk lewat kulit.

Perubahan pola tidur juga memperparah keadaan kulit dengan tanda wajah terlihat lelah dan kurang bersemangat. Namun, Anda bisa mengatasinya dengan mudah seperti di bawah ini.

  • Setelah seharian berpuasa, pastikan Anda berbuka dengan makanan berkuah, contohnya sup. Jangan lupa pula untuk minum air minimal delapan gelas sebelum Anda mulai berpuasa kembali sejak dini hari.
  • Hindari minuman yang mengandung soda dan kafein karena akan menyerap kandungan mineral tubuh. Ini akan menyebabkan tubuh kekurangan nutrisi.
  • Selama Ramadan, lingkaran gelap di sekitar mata akan mudah muncul. Hal ini terjadi karena perubahan pola tidur. Istirahatkan mata Anda dengan kantong teh sebagai kompres mata. Anda juga sebaiknya tidur minimal delapan jam setiap hari. Mengurangi konsumsi garam juga dapat mencegah mata sembab.
  • Gunakan tabir surya pada pagi dan siang hari selama berpuasa. Nutrisi dalam tabir surya akan melindungi kondisi kulit Anda agar tidak kering dan mudah iritasi.
  • Mulailah mengonsumsi makanan yang lebih bervariasi. Berpuasa sering membuat kulit kusam karena tubuh kekurangan nutrisi vitamin dan mineral. Pastikan Anda mengonsumsi makanan bernutrisi sejak berbuka puasa. Jadi, jika Anda tetap menjalani pola hidup sehat selama bulan Ramadan, niscaya Anda akan tetap memiliki kulit sehat.
KLIK INI:  Mau Daya Tahan Tubuh Tetap Oke Saat Puasa? Begini Tips Alaminya!
  • Konsumsi aneka buah dan sayuran segar harus dilakukan secara rutin selama bulan Ramadan. Kandungan vitamin dan mineral pada buah dan sayur turut memenuhi asupan nutrisi dan kebutuhan air bagi kulit Anda.
  • Gunakan produk pelembap selama berpuasa. Jangan sampai Anda lalai menjaga kesehatan kulit. Segera gunakan produk pelembap setelah membersihkan wajah dan tubuh. Berpuasa dapat menyebabkan tubuh dan kulit kekurangan cairan.
  • Konsumsi air dalam jumlah cukup dan penggunaan produk pelembap sangat penting untuk menjaga kesehatan kulit. Anda bisa menambah intensitas penggunaan produk pelembap selama berpuasa bila Anda memang memerlukannya. Jangan lupa gunakan produk pelembap khusus bibir agar bibir Anda senantiasa sehat dan bebas pecah-pecah.
  • Bawalah spray penyegar wajah di dalam tas. Semprotkan cairan ini setiap kali Anda merasa membutuhkannya. Spray penyegar sangat bermanfaat untuk menjaga kelembapan kulit.
  • Jangan gunakan riasan terlalu tebal karena dapat membuat kulit semakin kering dan mudah mengalami iritasi.
  • Menjalani ibadah puasa bukan berarti puasa berolahraga. Anda bisa tetap olahraga seperti biasa. Olahraga membuat metabolisme tubuh Anda tetap baik. Hal yang perlu Anda lakukan hanyalah mengatur waktu olahraga agar tidak mengganggu waktu puasa. Olahraga bisa dilakukan saat malam setelah waktu berbuka puasa.
KLIK INI:  Puasa Tetap Lancar Walau Diabetes, Ini Syaratnya!

KLIK Pilihan