The Green Knight dan Tafsiran Baru Warna Hijau

oleh -25 kali dilihat
The Green Knight dan Tafsiran Baru Warna Hijau
The Green Knight -foto/A24

Klikhijau.com – Jika merah adalah nafsu, maka warna hijau adalah nafsu yang tertinggal dalam hati, dalam rahim.  Apa pun yang ditinggalkan di dunia ini akan berubah menjadi hijau—akan kembali ke alam.

Semisal jejak kaki yang ditinggal di tanah, setelah berlalu beberapa waktu. Jejak kaki kita akan ditumbuhi rerumputan dan kembali menjadi hijau.

Warna hijau adalah kehidupan dan memberi makna tersendiri bagi yang penyukanya. Para penyuka warna hijau diyakini akan memiliki karakter dan kepribadian bernuansa alam terbuka dan kehidupan yang alami.

Penyuka hijau juga indentik dengan sifat murah hati dan penuh kasih sayang. Ia akan  tetap tenang dan mengendalikan situasi sampai terselesaikan.

KLIK INI:  Ekonomi Sirkular, Manfaat dan 3 Jalan Mewujudkannya

Penyuka warna religius ini pun diyakini pula akan memiliki kestabilan dan keseimbang atau berjuang untuk keseimbangan. Dan masih banyak karakter yang dilahirkan warna yang satu ini bagi penyukanya.

Apalagi keberadaan hijau akan memberikan kesegaran. Karenanya tidaklah mengagetkan jika banyak menyukai alam terbuka yang hijau—menyerap energi dan inspirasi darinya. Pun banyak orang akan menanam tumbuhan, yang sejatinya berwarna hijau.

Tentang warna hijau, film The Green Knight memberikan tafsiran baru. Kalimat pertama di atas itu “merah adalah nafsu, maka warna hijau adalah nafsu yang tertinggal….,” adalah salah satu dialog dalam film tersebut.

Film The Green Knight merupaka  film fantasi asal Amerika Serikat (AS). Film ini berlatar pada abad pertengahan yang mengambil lokasi syuting di Kastil Cahir, Cahir, County Tipperary, Irlandia.

Tentang alam dan warna hijau

Film yang ditulis oleh ditulis, diedit, diproduksi, dan disutradarai langsung oleh David Lowery ini, selain membuat tafsiran baru tentang hijau, juga memperlihatkan kepada kita bagaimana alam akan mengambil semuanya dari manusia.

Hal itu bisa dilihat dari dialog antara Gawain yang sedang melintas di area bekas peperangan dengan sesorang lelaki yang sedang mencari barang jarahan dari sisa perang

“Kenapa mereka tidak dikubur,” tanya Gawain

“Semuanya sudah mati,” jawab lelaki itu. “Tak ada yang mengubur mereka,” lanjutnya setelah jeda sejenak. “Meski kau tahu alam akan membereskan semuanya, alam akan menyedot mereka dan menyelimuti mereka,” tambah lelaki itu.

KLIK INI:  Ragam Ide Pendidikan Lingkungan untuk Anak Usia Dini!

Dialog itu memberi kita “sesuatu” bahwa alam akan mengambil semuanya dari manusia. dan itu tak bisa diragukan.

Tentang warna hijau,  dalam film yang mengangkat tentang legenda Arthurian itu sangat terang dalam pernyataan seorang wanita yang ditemui Gawaindi sebuah rumah tua.

Pada adegan itu, mereka sedang membahas  Eponymous Knight atau Green Knight, raksasa berkulit zamrud atau hijau yang misterius dan  terkenal kejam. Raksasa inilah yang membuat Gawain berpetualang. Ia ingin mengalahkan raksasa tersebut demi mendapat kehormatan.

Berikut beberapa potongan dialog tentang warna hijau yang bisa memberi inspirasi

“Kenapa ia berwarna hijau, kenapa bukan biru atau merah,” tanya perempuan itu.

Jawaban Gawain cukup spontan dan diplomatis  bahwa Eponymous Knight   tidak berasal dari bumi ini. Jawaban itu mendapat bantahan, bahwa hijau adalah warna bumi.

Setelahnya si perempuan itu menjelaskan panjang lebar tentang hijau. Katanya, saat kita pergi mencari merah, datanglah hijau…. hanya hijau yang akan tersisa saat semangat memudar, saat gairah mati, saat kita juga mati.

Saat kau pergi, jejak kakimu akan dipenuhi rumput. Lumut akan menutupi batu nisanmu. Dan saat mentari bersinar hijau akan menyebar di semuanya. Dalam segala nuansa dan warnanya. Warna verdigris akan mengambil alih pedangmmu, koinmu dan bentengmu, meski kau coba sekuat tenaga. Segala yang kau kasihi akan menyerah kepadanya. Kulitmi, tulangmu, dan kebajikanmu.

KLIK INI:  Bagaimana Menjadikan Sampah sebagai Sumber Daya?
Para pemain

Selama Gawain, sang ponakan raja itu mencari Eponymous Knight  ia mendapat banyak tantangan, dan juga pencerahan. Termasuk tentang alam dan warna hijau yang akan ‘merampas” semua yang dimiliki oleh manusia.

Film ini diperankan oleh  Dev Patel sebagai Gawain, Alicia Vikander sebagai Essel,  Joel Edgerton sebagai The Lord,  Sarita Choudhury sebagai Mother,  Sean Harris sebagai King,  Kate Dickie sebagai Queen,  Barry Keoghan sebagai Scavenger dan Ralph Ineson sebagai Green Knight.

Jadi, selamat menonton dan semoga memberi inspirasi!

KLIK INI:  Kacang Edamame (Kedelai Hijau), Si Hijau Segar dan 7 Manfaat Terbaiknya