Tetirah Cinta ke Bukit Bollangi, Raja Ampat Gowa

Publish by -810 kali dilihat
Penulis: Idris Makkatutu
Tetirah Cinta ke Bukit Bollangi, Raja Ampat Gowa
Bukit Bollangi/foto-Gosulsel

Klikhijau.com –   Raja Ampatnya Gowa. Iya Rajtelah pindah ke Gowa. Hmm, jangan berhenti di kalimat pertama itu. Raja Ampat yang dimaksud adalah  Bukit Bollangi.

Harus diakui  destinasi wisata di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan tak pernah redup. Selalu ada tawaran yang segar dan baru.

Iya, Gowa memang memiliki banyak keindahan alam, bukan hanya Malino. Saat ini ada satu tempat yang sedang hangat dibincangkan, yakni Bukit Bollangi itu.

Ketika saya bertemu beberapa teman saat ke Gowa beberapa hari lalu, mereka antusias membahas tempat tersebut, yang dianggap mirip dengan Raja Ampat.

KLIK INI:  "Wow" Diduga Rusak Terumbu Karang Raja Ampat

“Bagus tempatnya itu Raja Ampat Gowa,” ujar Kifli sambil menatap layar hapenya. Ia sedang melihat penampakan bukit tersebut melalui foto.

“Iya, kapan bisa ke sana?” tanya Ilham dengan mimik wajah serius disekapi rasa penasaran

“Aturlah, saya ikut saja,” jawab saya seenaknya.

Perbincangan kami tentang Raja Ampat KW tersebut tak berlangsung lama, lalu beralih ke perbincangan masalah corona.

Sayangnya, hingga saya kembali ke Bulukumba, kesempatan berkunjung ke Bukit Bollangi tak kesampaian.

Apalagi setelah  bertemu Hilal yang masih duduk di bangku SMA. Dan dia mengaku dari bukit tersebut.

KLIK INI:  Seberapa Siap Industri Pariwisata Memasuki Era New Normal?

“Sudah ditutup,” katanya singkat.

“Bagaimana akses ke sana, bisa di lewati mobil.” tanya saya.

“Tidak, hanya motor saja, jalanannya sempit, berkelok-kelok dan mendaki, waktu saya ke sana, saya parkir motor saja di bawa lalu berjalan naik,” terang Hilal.

Dari beberapa penampakan foto terlihat, jika hamparan bendungan Bili-bili serupa danau yang luas di bawah lereng perbukitan yang dihuni dataran-dataran kecil yang berada di tengah bendungan Bili-bili yang menakjubkan.

Hamparan bukit itulah yang menyerupai  Raja Ampat di Papua Barat, maka kemudian banyak orang menggelarinya Raja Ampat Gowa

“Bagus pemandangan untuk spot foto,” jelas Hilal  sambil tersenyum.

KLIK INI:  Potongan Surga di Pulau Tegal Mas Lampung
Bisa dijangkau dengan dua jalur

Apa yang dikatakan Hilal memang benar, terlihat di beberapa foto ketika berada di atas bukit akan terlihat hamparan air waduk yang jernih menggemaskan.

Menurut beberapa berita yang saya baca,  lokasi bukit tersebut mudah dijangkau. Bisa lewat dua jalur, yakni Poros Malino, Lingkungan Bujjulu, Kelurahan Bontoparang.

Jalur kedua yang bisa ditempuh adalah lewat Desa Timbuseng dengan jarak kurang lebih 3 kilometer dari Sungguminasa.

Secara  geografis Bukit Bollangi berada di perbatasan Kelurahan Bontoparang, Kecamatan Parangloe dan Desa Timbuseng, Kecamatan Pattallassang.

Letaknya berada pada ketinggian, hal inilah yang membuat kamera leluasa menangkap hamparan waduk Bili-bili dengan pulau-pulaunya.

Syahbandar yang menjabat sebagai Lurah Bontoparang mengakui jika belum mengetahui persis lolasi Bukit Bollangi berada di wilayah Kelurahan Bontoparang ataukah Desa Timbuseng.

“Nanti saya cek dulu ke lokasi. Kalau memang potensinya bagus bisa kedepan dikelola. Tapi dipastikan dulu titik wilayahnya masuk Kelurahan Bontoparang atau Desa Timbuseng,” katanya seperti dikutip dari media lokal Sulsel.

Sebagaimana lazimnya sebuah destinasi wisata, mengunjunginya nyaris tak ada yang gratis. Seperti itu pula Bukit Bollangi. Pengunjung harus rela mengeluarkan uang sebesar lima ribu rupiah untuk menikmati keindahannya

Tempat wisata yang kurang lebih 15 Km dari Sungguminisa, ibu kota Kab. Gowa ini  belum menjadi destinasi wisata yang dikelola pemerintah setempat.

KLIK INI:  TN Bantimurung Bulusaraung Sah jadi ASEAN Heritage Park
Editor: Idris Makkatutu

KLIK Pilihan!