Terkena Abu Rokok Saat Berkendara, Pembuluh Darah Mata Pecah

oleh -98 kali dilihat
corneal abrasion j
Ilustrasi/foto-Ist
Irhyl R Makkatutu

Klikhijau.com – Merokok sambil mengemudi terkesan biasa saja. Tak perlu dibincangkan berlebihan. Hampir setiap saat kita temukan orang yang merasa sangat nyaman mengisap kaluru’ atau rokok sambil berkendara.

Baik mereka yang mengemudi atau mengendarai mobil maupun motor. Lalu puntung rokoknya dibuang seenaknya. Seolah jalanan adalah tempat sampah.

Pun, saya tak akan mengulas perihal orang yang merokok sambil berkendara jika saja tak menemukan sebuah artikel tentang bahaya abu rokok.

Artikel itu ditulis Rosmha Widiyani di detikHealth, Rabu, 09 Oktober 2019 lalu. Rosmha mengawali tulisannya seperti ini, sebuah unggahan di medsos memperlihatkan netizen yang mengalami pembuluh darah pecah di mata kiri.

KLIK INI:  Demi Kesehatan, AMA Desak Masyarakat Setop Mengisap Vape

Kondisi tersebut diakibatkan terkena abu rokok yang masih panas dan ada baranya. Padahal ia sudah menggunakan helm dan kacamata saat berkendara.

Rosmha melengkapi artikelnya dengan mengutip Mayo Clinic bahwa pecahnya pembuluh darah di mata kerap disebut subconjunctival hemorrhage.

Pembuluh darah yang pecah terjadi tepat di bawah lapisan bening pada mata yang disebut konjungtiva.

Lapisan ini tak bisa menyerap darah dengan baik sehingga darah menyebar di lapisan tersebut. Kondisi ini bisa diakibatkan trauma benda asing, bersin, atau batuk yang terlalu keras.

Perdarahan pada pembuluh darah seharusnya tak berdampak buruk pada penglihatan. Namun berbeda halnya jika pasien merasakan adanya perubahan pada penglihatan atau keluhan lain.

KLIK INI:  Kemenkes: Vape Miliki Risiko Lebih Berbahaya

Pasien sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter untuk penanganan secepatnya dan menekan risiko buruk pada mata.

Sebabkan corneal abrasion

Terkait abu rokok, Mayo Clinic juga menyebut risiko mengalami corneal abrasion jika sampai terkena mata.

Selain itu, abu rokok yang masih panas dapat menyebabkan cedera pada kelopak mata. Luka pada lapisan kornea ditandai sensasi seperti ada pasir di mata, sensitif terhadap cahaya, dan terasa sakit.

Corneal abrasion ditangani dengan air bersih untuk menyingkirkan penyebab cedera dan secepatnya ke dokter mata.

Sesuai Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor PM 12 tahun 2019 pasal 6 tentang Perlindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor, merokok sebetulnya dilarang saat berkendara.

KLIK INI:  Air Mata Buaya Nyata Adanya, Bukan Hanya Kiasan, Ini Penjelasannya

Aturan serupa juga tercantum dalam Pasal 283 UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

“Berkendara itu membutuhkan konsentrasi penuh. Karena dia responsible riding-lah, dia bertanggung jawab pada dia sendiri dan kendaraan lain,” kata Karo Penmas Humas Polri Brigjen M Iqbal.

Selain mengutip dari Mayo Clinic, Rosmha juga mengutip dari Automobile Association, yang katanya, merokok adalah salah satu kegiatan yang dianggap bisa mengganggu konsentrasi saat mengendarai motor atau mobil.

Bukan hanya merokok, kebiasaan yang sebaiknya dihindari saat berkendara adalah makan, minum, membaca peta, menyetel kaset, CD, radio, atau musik dalam volume keras.

Setelah membaca artikel yang ditulis oleh Rosmha tersebut, saya merasa perlu mengabarkan kepada para perokok yang kerap merokok sambil berkendara—sebaiknya tak usah dulu merokok saat berkendara.

KLIK INI:  WHO: 2,2 Miliar Orang di Dunia Alami Gangguan Penglihatan