Tanpa Minyak, Ini 8 Takjil Khas Makassar yang Tetap Jadi Primadona

oleh -74 kali dilihat
Memanen Cita Rasa Barongko, Warisan Budaya Tak Benda yang Berbalut Daun Pisang
Barongko-foto/budayaindonesia

Klikhijau.com – Jika kamu berkunjung ke Makassar di bulan Ramadan. Jangan kaget bila menjumpai banyak orang berjualan takjil atau makanan buka puasa di pinggir jalan.

Berjualan takjir di pinggir jalan telah jadi ciri khas tersendiri Kota Makassar saat bulan puasa. Itu artinya, kamu tak perlu repot mencari menu untuk berbuka puasa.

Saat minyak goreng langka lalu kemudian harganya melangit. Kamu tak perlu khawatir, sebab banyak menu buka puasa khas Makassar yang dimasak tanpa menggunakan minyak goreng.

Ada satu ciri khas di negara +62 ini. Segala sesuatu, jika harganya akan naik, maka biasanya akan didahului dengan kelangkaan terlebih dahulu.

KLIK INI:  Ruang Terbuka Hijau di Makassar Kian Berkurang

Untuk mendapatkannya, masyarakat harus rela antri berjam-jam dan mengular. Begitu harganya naik, barang-barang yang langka itu akan keluar “kandang” dan kembali membanjir, minyak goreng misalnya.

Berikut ini beberapa menu buka puasa khas Makassar, yang meski tanpa digoreng dijamin akan tetap menari di lidah dan jadi primadona:

  • Barongko

Barongko adalah jenis makanan manis khas  Bugis-Makassar. Makanan ini terbuat dari pisang. Cara memasaknya dengan dikukus dengan balutan daun pisang.

Makanan yang masuk ke dalam warisan budaya tak benda ini memiliki tekstur lembut dengan aroma yang khas menggiurkan

Bahan bukan hanya pisang, tetapi juga telur, gula, dan santan. Barongko adalah menu buka puasa yang banyak diburu, karena rasanya enak apalagi dinikmati dalam saat dingin—baru keluar dari kulkas.

  • Pallu butung

Makanan khas makassar, banyak yang berbahan pisang, pallu butung juga demikian. Jenis pisang yang digunakan adalah unti manurung atau pisang kepok.

Pallu butung adalah jenis makanan berkuah. Kuahnya terbuat dari tepung beras. Biasanya makanan ini dinikmati dengan sirup, susu, dan juga es batu.

KLIK INI:  Walhi Sulsel Beri ‘PR’ 6 Catatan Perbaikan Lingkungan Untuk Walikota Makassar
  • Pisang epe

Jika kamu berkunjung ke Pantai Losari. Kamu akan menemukan jejeran penjual pisang epe. Makanan khas makassar ini berbahan dasar unti manurung atau pisang kepok.

Pisang epe adalah menu andalan saa berbuka puasa. Dinamai pisang epe karena cara membuatnya dengan dijepit untuk memipihkannya sampai  gepeng.

  • Es pisang ijo

Pisang ijo ini mirip dengan pallu butung. Namun, bahan olahannya adalah pisang raja yang dibungkus dengan kulit berwarna hijau.

Kulitnya yang berwarna hijau itu terbuat dari adonan tepung diberi pewarna berwarna hijau. Menu buka puasa primadona ini biasanya disajikan dengan santan yang telah dimasak dengan tepung beras, sirup, es batu dan susu kental manis.

KLIK INI:  Ramadan, Masakan Ibu, dan Sebuah Rahasia Tetap Segar Saat Berpuasa, Klik Ini!
  • Dadar gulung

Dadar gulung adalah menu buka puasa yang juga layak diburu. Kue satu ini juga dikenal dengan dadar santan.

Bahan yang digunakan adalah tepung dengan isian kelapa parut yang telah bercampur gula aren atau kacang sangrai yang sudah dihaluskan bersama gula pasir.

  •  Buroncong

Makanan ini adalah makanan khas makassar yang paling berat. Karena saat mengangkatnya haru menggunakan pancung. Hmmm.

Jenis makanan ini memiliki rasa yang gurih, bentuknya menyerupai busur atau setengah lingkaran. Jika dilihat, kue ini atau mirip dengan pukis.

  • Bassang

Makanan khas bassang perlahan mulai langka. Bassang adalah makanan khas Makassar, Sulawesi Selatan. Bassang merupakan makanan  sejenis bubur. Terbuat dari dari jagung pulut atau jagung ketan, air, tepung tepung terigu, gula, dan garam serta santan.

Makanan khas ini paling enak jika dinikmati saat panas. Ditaburi gula pasir secukupnya dan juga santan secukupnya pula.

Bassang bisa jadi menu buka puasa yang nikmat, sekaligus bisa jadi pengganti nasi karena makanan ini bisa mengenyangkan.

KLIK INI:  Ini 5 Alasan Mengapa Sumber Pangan Lokal lebih Ramah Lingkungan
  • Kolak

Menu saya satu ini sebenarnya makanan khas Indonesia. Berbahan dasar dasar gula aren atau gula kelapa, santan, dan daun pandan.

Kolak ini bisa divariasikan dengan pisang, labu kuning, nangka, ubi jalar, nangka, pisang raja, singkong, bola nasi, dan mutiara tapioka.

Penamaan kolak pun mengikut bahan yang divariasikan dengannya, misalnya pisang, maka akan disebut kolak pisang. Begitu pun apabila divariasikan dengan labu, akan dinamai kolak labu.

Kolak adalah jenis makanan yang banyak beredar di Makassar dan menjadi salah satu menu buka puasa yang disukai.

Sahabat hijau, itulah menu buka puasa khas Makassar yang bisa dinikmati meski tanpa minyak goreng. Sebab cara memasaknya pun tak menggunakan minyak goreng yang harganya kian melangit.

KLIK INI:  Okra, Sayuran Berlendir Kaya Manfaat yang Bisa Jadi Tanaman Pot