Tagetes Erecta, Tanaman Hias Herba, Pengendali Hama yang Tak Disukai Nyamuk

Publish by -537 kali dilihat
Penulis: Alifia Sulaiman
Tagetes Erecta, Tanaman Hias Herba, Pengendali Hama yang Tak Disukai Nyamuk
Tagetes Erecta - Foto/Pixabay

Klikhijau.com – Tagetes (Tagetes erecta), merupakan tanaman hias herba yang banyak ditanam di pagar sebagai pembatas. Warnanya yang mencolok sebagaimana bunga aster atau krisan, membuat tanaman ini kerap dipakai pula sebagai bunga potong.

Nama umum tanaman ini adalah Marigold. Selain itu, di beberapa daerah memiliki sebutan khusus antara lain Big Margold (Inggris), Amarello (Filipina), kenikir atau tahi kotok atau bunga tahi ayam atau randa kendana (Indonesia).

Tampilan bunga tanaman ini sangat besar dengan warga beragam antara lain warna kuning, putih, oranye hingga kuning keemasan. Ukuran bunga antara 7,5 – 10 cm berbentuk bonggol dan terkumpul dalam malai rata yang jarang.

Dedaunan bunga kenikir beraroma khas, terutama saat saat dihancurkan. Tumbuhan ini termasuk gampang tumbuh dan tidak terpengaruh oleh musim panas. Bahkan umumnya ia dapat mekar sepanjang musim panas.

KLIK INI:  4 Jenis Anthurium yang Sedang Naik Daun dengan Harga Jutaan
Klasifikasi

Kingdom                     : Plantae

Keluarga                     : Asteraceae

Suku                            : Tageteae

Asal                             : Meksiko, Amerika Tengah

Perawatan                   : Rendah

Daun                           : Harum

Spesies                       : Tagetes erecta, Tagetes filifolia, Tagetes lacera, Tagetes lucida,   Tagetes minuta, Tagetes patula, Tagetes tenuifolia.

Manfaat bunga Tagetes

Selain sebagai bunga potong yang banyak dibudidaya sebagai pagar pembatas, tagetes juga memiliki ragam manfaat antara lain:

  • Sebagai pakan ternak

Tanaman ini dijadikan pakan ternak khususnya unggas agar telur-telur yang dihasilkan dapat berwarna kuning tua. Hal itu karena banyaknya senyawa aktif yang terkandung di dalam tanaman ini. Pemberian pada ternak dapat berupa tepung bunga, tepung daun maupun campuran keduanya  yang dikombinasi dengan pakan ayam.

KLIK INI:  Cymbidium, Anggrek Menawan yang Diincar Pasar Dunia dan Cara Merawatnya
  • Pewarna makanan

Senyawa karoten, trans-lutein, lutein ester, dan xantofil dalam tagets dapat digunakan sebagai pewarna makanan, pewarna kosmetik, antioksidan, antikarsinogen, dan produk obat-obatan.

  • Mengatasi masalah pencernaan

Bunga tahi ayam dapat melindungi lambung kita dan juga usus, dan bisa mencegah kanker perut. Caranya adalah dengan menyeduh bunga ini sebagai teh, dan diminum secara rutin.

  • Mengatasi masalah pernapasan

Banyak orang Indonesia memanfaatkan Tagetes untuk mengobati infeksi saluran napas, anti radang, mengencerkan dahak, mengatasi batuk bahkan demam. Caranya dengan cara kumur-kumur dengan air teh seduhan bunga ini.

  • Antioksidan

Seduhan teh bunga tagetes dapat mengeluarkan racun dari dalam tubuh yang berada di empedu dan hati sehingga menghindarkan kita dari penyakit berbahaya.

KLIK INI:  Bunga Srigading, Tanaman Legendaris, Manfaat dan Cara Merawatnya!
Manfaat tagetes di bidang pertanian

Dibidang pertanian, bunga Tagetes efektif dalam pencegahan nematode penganggu tanaman (Meloidogyne sp., Pratylenchus sp., dan lain-lain) sehingga digunakan sebagai tanaman tumpang sari, penangkal serangga, herbisida dan anti jamur.

Minyak atsiri dari bunga Tagetes efektif menghambat pertumbuhan bakteri, antijamur pada Saprolegnia, ferax serta sebagai larvasida pada Culex quinquefasciatus, Anopheles stephensi dan Aedes aegypti.

Sebagai pengendali hayati, tanaman ini juga berpotensi sebagai mikro habitat bagi musuh alami (parasitoid maupun predator). Musuh alami (parasitoid dan predator) memanfaatkan nektar dan polen yang akan meningkatkan fekunditasnya, telur yang dihasilkan lebih banyak, sehingga populasinya meningkat pula. Dengan demikian potensi sebagai pengendali alami hama akan meningkat.

Tagetes juga bersifat racun kontak pada beberapa hama seperti kutu daun (Aphis craccivora) dan ulat daun (Plutella xylostella). Caranya dengan menggiling 3 gram bunga sampai halus, lalu tambahkan satu liter air. Saring dan semprotkan pada tanaman.

KLIK INI:  Tak Hanya Indah, 7 Tanaman Hias Ini Ampuh Mengusir Nyamuk
Cara Menanam Tagetes

Dikutip dari laman Ilmu Budidaya, berikut cara menanam bunga tagetes:

  1. Persiapkanlah dahulu media tanam yang diperlukan. Bila media tanamnya adalah tanah, maka pilihlah tanah yang mengandung unsur hara memadai. Atau campurkan kompos pada tanah dengan perbandingan 1 : 1, diamkan selama kurang lebih 24 jam agar nutrisinya terserap sempurna.
  2. Masukkan tanah tersebut pada tempat penyemaian, bisa polybag atau pot, atau botol bekas air mineral.
  3. Taburkan biji bunga di atas permukaan media tanam, usahakan dalam satu polybag atau wadah penanaman hanya ada 2 biji agar pertumbuhan biji tersebut dapat berlangsung degan baik.
  4. Siram biji tersebut dengan menggunakan semprotan air dalam skala kecil agar biji tidak hanyut atau hilang.
  5. Jika pada satu polybag Anda menjumpai salah satu biji tidak berkembang, segera cabut biji tersebut secara perlahan agar tidak merusak akar dari benih tahi ayam yang sudah mulai tumbuh.
  6. Pindahkan bibit bunga saat pertumbuhannya telah mencapai ketinggian 15 cm. Pemindahan harus dilakukan dengan sangat hati-hati.
  7. Lubangi tanah tempat benih akan ditanam secara permanen sedalam 15 – 20 cm, masukkan bibit bunga tahi ayam dan tutup kembali lubang tanah tersebut.
  8. Siram agar kelembapan tanaman tetap terjaga.
  9. Lalu, lapisi permukaan tanah tersebut dengan mulsa alami dari jerami kering atau kulit pinus. Hal ini penting untuk menghindarkan tanaman dari gulma, serta membantu menjaga kelembapan tanah. Ketebalan dari lapisan mulsa tersebut cukup 2,5 – 5 cm.
Perawatan tagetes
  • Pemupukan

Pemupukan dapat menggunakan NPK yang memiliki nutrisi lengkap yang sangat berguna bagi pertumbuhan tanaman. Dapat juga mencampurkannya dengan pupuk kompos dan pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 1 guna ditaburkan pada tanah. Pemberian pupuk yang ideal adalah 2 minggu sekali. Jangan berlebihan, sebab ini dapat memicu tanaman mati.

  • Penyiraman

Cara menyiram bunga tahi ayam yang baik adalah dari bawah, sebab daun dan bunga tahi ayam terolong mudah busuk. Untuk menyiramnya, Anda juga dapat menggunakan botol atau gayung biasa, hindari menyiram dengan selang bertekanan tinggi.

  • Pemangkasan

Pangkas bunga yang mati agar dapat merangsang tumbuhnya tunas dan bakal bunga baru. Namun, ini tetap harus dilakukan dengan sangat hati-hati.

Itulah perkenalan dengan tagetes atau bunga kenikir, manfaat dan cara merawatnya. Semoga bermanfaat!

KLIK INI:  Tanaman Hias Hoya, Keunikan, Manfaat dan Cara Benar Menanamnya!
Editor: Anis Kurniawan

KLIK Pilihan!