Siasat Sebuah Kota

oleh -8 kali dilihat

kota kini, sepasang hujan  keruh. membunuh beningnya di selokan. antar debu ke jemuran.

di lantai sembilan sebuah hotel. terlihat kota sedang lelap, tapi menyusun sebuah siasat melenakan.

suara kendaraan berpindah ke dalam kepala. gerah bertualang ke hati. debu hinggapi mata.

dan aku, aku kini menjelma sebuah kota. tempat yang bisa kau mukimi dengan segala kerumitannya

ada jalan-jalan panjang menghubungkan satu jalan ke jalan lain. kau bisa berpetualang dalam diriku. sesukamu.

aku yakin kau lebih suka aku jadi sebuah kota. tempat banyak hal ditemukan, kecuali hening dan air hujan yang jernih.

kota akan menyimpan banyak tempat pertemuan. akan kau ingat hingga ingatan redup di kepala

Hotel Arthama, 12 Oktober 2018