Selain Tenggelamkan Kapal, Ini 4 Aksi Menteri Susi untuk Lingkungan

Publish by -25 kali dilihat
Penulis: Anis Kurniawan
Selain Tenggelamkan Kapal, Ini 4 Aksi Menteri Susi untuk Lingkungan
Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti/Foto-republika

Klikhijau.com – Memang tidak ada habisnya bila mau bahas menteri Kabinet Kerja satu ini. Yah, siapa lagi kalau bukan Susi Pudjiastuti, Menteri Kelautan dan Perikanan. Selain dikenal bergaya nyentrik, pendidikan hanya SMP dan baru saja menyelesaikan penyetaraan Paket C, Susi juga dikenal sebagai sosok pemberani.

Itu hanya sebagian saja. Sisi personalnya memang kompleks dan mungkin bisa dituliskan dengan beberapa buku biografi. Tetapi, yang terkesan bagi kita semua adalah seruan kerasnya “tenggelamkan!” Sejak jadi menteri, puluhan kapal asing telah ditenggelamkan karena illegal fishing.

Selain aksinya mencegah ulah pencuri ikan dari banyak negara demi mempertahankan kedaulatan sumber daya perikanan dan kelautan tanah air, berikut 4 aksi spektakuler Menteri Susi lainnya untuk lingkungan.

KLIK INI:  Pernikahan Bisa Jadi Gerakan Lingkungan, Ini Beberapa Buktinya
Seruannya agar nelayan diet plastik

Sebagai menteri kelautan, Susi paham betul bahwa masalah terbesar di laut kita saat ini adalah beban sampah plastik. Karena itu, ia mengkampanyekan penggunaan bahan daur ulang untuk mengemas kebutuhan sehari-hari. “Ibu nelayan gunakan tas Kebo, (tas hasil daur ulang) yang bisa dipakai selamanya. Menurut susi, Indonesia darurat sampah plastik di laut. Bahkan, katanya, jaring nelayan 20 persen tersangkut plastik, kelak bisa jadi 80 persen. Ikannya lebih sedikit yang bisa ditangkap akibat sampah plastik.

Larangan penggunaan alat tangkap tak ramah lingkungan

Menteri Susi sangat tegas terhadap nelayan yang menggunakan alat tangkap tak ramah lingkungan. Salah satu kebijakan kontroversialnya adalah pelarangan penggunaan cantrang. Kebijakan itu dituangkan dalam bentuk Peraturan Menteri KKP tahun 2015 tentang Larangan Penggunaan API Pukat Hela (trawis) dan Pukat Tarik (seine nets). Susi terus bergerak untuk untuk satu isu besar yakni merawat sumber daya perikanan yang berkelanjutan.

Aksi anti plastik

Pada suatu aksi “anti plastik” di Jakarta, Menteri Susi ternyata ikut nimbrung di dalamnya. Susi ikut aksi penolakan penggunaan plastik sekali pakai di kawasan car free day (CFD) Jl Sudirman-Thamrin Jakarta, minggu (21 Juli 2019). Susi menyerukan agar masyarakat berhenti menggunakan plastik skali pakai seperti sedotan plastik, gelas, piring, peralatan makan, dan pembungkus plastik. susi didampingi kedua anaknya Alvy Xavier dan Nadine Kaiser. “ayo tolak tas plastik sekali pakai”.

KLIK INI:  Ini Alasan Mengapa Para Pengusaha Wajib Mengedepankan Aspek Lingkungan?
Kampanyekan penggunaan “Sepatu Snaker”

Sebuah video pendek menunjukkan, susi pamer sepatu sneakers converse ramah lingkungan. Sneakers yang dirilis pada 5 Juli 2019 tersebut, salah satu langkah meningkatkan kepeduliaan lingkungan. “Lihat sepatu saya, ini terbuat dari botol-botol plastik yang di- recycle bahannya, menjadi sepatu,” kata susi.

Sneakers yang dipakai Susi merupakan terobosan baru dari converse agar lebih ramah lingkungan. Bagian upper dibuat menggunakan polyester daur ulang 100 persen yang berasal dari botol plastik bekas, juga tali polyester daur ulang. Sepatu dibuat menggunakan benang PET yang baru dikembangkan, sehingga mirip dengan canvas cotton asli. Walau harganya cukup mahal, sepatu ini dikenal ramah lingkungan. Kabarnya harganya mulai dari 60 dolar AS atau Rp. 837.000.

***

Itulah sebagian kecil aksi spektakuler Menteri Susi yang fenomenal. Semoga menginspirasi kita semua!

KLIK INI:  Tak Terbayang, Jeans Rupanya Berpotensi Merusak Lingkungan
Editor: Anis Kurniawan
Sumber: beberapa sumber

KLIK Pilihan!