Saleem, Minuman Tradisional Ramah Lingkungan yang Nyaris Terlupakan

oleh -628 kali dilihat
Saleem, Minuman Tradisional Ramah Lingkungan yang Nyaris Terlupakan
Daeng Ahmad penjual minuman tradisional Saleem/Foto-ismi

Klikhijau.com – Saleem, sepintas nama minuman satu ini tergolong unik. Mirip nama orang. Minuman tradisional yang ramah lingkungan dan berbahan alami.

Minuman ini sejenis sarabba’ tetapi memiliki cita rasa yang berbeda. Mengapa? Saleem lebih kaya rempah, sehingga ada cita rasa khusus yang tak dijumpai saat minum sarabba. Sedangkan, kesamaannya adalah kedua minuman ini berbahan dasar jahe dan memberi efek rasa menyegarkan.

Saleem berbahan rempah-rempah lebih banyak, seperti jahe, cengkeh hingga gula merah yang ditambahkan dengan takaran tertentu plus bahan alami rahasia leluhur lainnya.

Seiring perkembangan zaman, minuman tradisional ini lambat laun mulai terlupakan, karena pesatnya minuman kemasan kimia cepat saji, serba instan yang tidak menutup kemungkinan mengandung bahan berbahaya dan beracun.

Konon, dahulu saleem laris manis pada jaman pertempuran melawan penjajah Belanda hingga tahun 80-an.

Di masa itu, minuman ini begitu gampang dijumpai di pasar tradisional, terminal Panaikang, pasar sentral, hingga Pelabuhan Makassar.

KLIK INI:  Tak Hanya Padi, 5 Komoditas Ini Juga Bisa Mengenyangkan
Daeng Ahmad

Daeng Ahmad, satu penjual saleem yang masih bertahan hingga sekarang mengungkap hal tersebut.

Daeng Ahmad berdomisili di jalan Kemauan 1, Makassar. Sudah 20 tahun ia menggeluti pekerjaanya. Seorang diri, menjajakan Saleem dari lorong ke lorong.

Pelanggannya cukup lumayan. Sebagian besar adalah orang dewasa yang telah menjadi langganan ideologisnya.

Dengan bahan herbal dan alami plus telur ayam kampung atau telur bebek, minuman ini berkhasiat menghangatkan badan dan dapat menambah stamina. Tentu sangat bermanfaat bagi pria dewasa yang selalu ingin tampil prima

Daeng Ahmad dan penjual saleem lainnya sangat mudah dikenali, mereka selalu menenteng ceret kuningan dengan tatakan kompor. Hal ini pula yang membuat kehangatan minuman tetap terjaga.

Harga segelasnya murah meriah, hanya dibanderol Rp. 6000 (enam ribu rupiah) ditambahkan telur bebek atau telur ayam kampung.

Oya, penjual saleem sudah langka di Makassar. Bila tertarik mencobanya setelah membaca artikel ini, sila dihubungi Daeng Ahmad: 085341494177. Oya, satu lagi, minuman tradisional ini sudah mulai langka, jadi kemungkinan besar Anda akan berjumpa kerabatnya yakni, Sarabba.

Selamat mencoba!

KLIK INI:  Benarkah Banjir di Sebagian Sulsel Terjadi Karena Takdir Tuhan?