Ramuan “Obat Kuat” Ala Warga Desa Kunyi Polman, Begini Resepnya!

Publish by -207 kali dilihat
Penulis: Anis Kurniawan
Ramuan Obat Kuat Ala Warga Desa Kunyi Polman, Begini Resepnya!
Ibu Hayati mengedukasi warga Desa Kunyi/Foto kolase Klikhijau.com

Klikhijau.com – Sering menjumpai iklan obat kuat di mana-mana? Yah, memang banyak. Faktanya, kebanyakan pria menginginkan keperkasaan dan stamina yang baik.

Tetapi, ramuan tradisional yang alami tentu lebih disukai karena risiko dan efek samping yang kecil. Di samping harga dan bahannya yang terjangkau.

Sebuah desa di Kabupaten Polewali Mandar, namanya desa Kunyi, belakangan semakin akrab dengan ramuan alami.

Desa ini masuk dalam Program Kampung Iklim (ProKlim). Warganya terus berbenah menjadi mandiri dan ramah lingkungan.

Satu bentuk kemandiriannya adalah akses pangan dan obat-obatan yang tersedia. Di kunyi, pekarangan warga sudah dilengkapi tanaman untuk sayuran dan obat-obatan. Juga ada kolam ikan untuk kebutuhan protein.

KLIK INI:  Daun Binahong, Obat Berbagai Penyakit dan Efek Sampingnya

Beberapa tahun terakhir, Puskesmas Anreapia Polman menjadikan desa Kunyi sebagai binaan. Hal itu, karena desa ini punya potensi budidaya pelbagai tanaman herbal terutama kunyit mangga. Konon, penamaan desa Kunyi sendiri karena sejak dahulu desa ini ditumbuhi kunyit yang melimpah.

Hj. Hayati adalah seorang perawat dari Puskesmas Anreapia yang sekaligus menjadi penyuluh kesehatan di desa Kunyi. Hayati mulai mengedukasi warga desa sejak tahun 2016. Walhasil, warga desa Kunyi umumnya paham meracik obat-obatan sendiri.

Selama ini memang ada program Toga alias tanaman obat keluarga. Dengan pengetahuan meracik obat dan edukasi tentang manfaat tanaman, warga desa Kunyi semakin antusias menanam.

Obat herbal yang cukup diandalkan warga desa Kunyi adalah penambah stamina untuk pria dewasa. Berikut resep obat stamina (obat kuat) yang familiar di desa Kunyi.

Bahan

–  kopi hitam ( 1 cdm)
–  lada hitam ( 3 butir)
–  kayu manis ( 1 jari)
–  lengkuas ( 1/2 jari)
–  jahe (1/2 jari)
–  cengkeh ( 1 butir)
–  gula aren (secukupnya)
–  air (2 gelas)

KLIK INI:  Pohon Tin, Pohon ‘Surga’ yang Memiliki Banyak Khasiat
Cara membuat
  • lada dipecahkan, lengkuas dan jahe digeprek, kayu manis dipecahkan.
  • rebus kopi hingga mendidih dengan api kecil.
  • masukkan semua bahan
  • rebus hingga 3 menit lalu masukkan semua bahan
  • saring dan siap disajikan
Penyajian

Minuman tradisional ini dapat disajikan pada malam atau pagi hari. Terutama saat merasa sedang mengalami penurunan stamina.

***

Penasaran meracik sendiri? Sejak 2017 lalu, Hj. Hayati telah membuat racikan kering dari obat tradisional ini dan menjulnya. Harganya terjangkau di kisaran 20 hingga 50 ribu per bungkus.

Tetapi, bila ingin menyeduhnya yang alami, sila berkunjung ke desa Kunyi. Warga di sana dapat membantu Anda meraciknya, sembari menantinya, kita tak perlu bosan karena suasana alamnya yang menyejukkan.

KLIK INI:  Bunga Telang, Cantik Menawan dan Sederet Manfaat Ajaibnya Bagi Kesehatan
Editor: Anis Kurniawan

KLIK Pilihan!