Ragam Olahan Mangrove yang Bernilai Ekonomi Tinggi, Ini 5 Diantaranya!

Publish by -394 kali dilihat
Penulis: Anis Kurniawan
Ragam Olahan Mangrove yang Bernilai Ekonomi Tinggi, Ini 5 Diantaranya!
Ragam olahan mangrove - Infografis/Klikhijau.com

Klikhijau.com – Mangrove atau bakau tidak saja memiliki manfaat ekologi sebagai pencegah abrasi dan lainnya, ragam olahan mangrove kini jadi incaran di pasaran.

Olahan berbahan mangrove dapat dikembangkan untuk pemberdayaan masyarakat pesisir. Mulai dari makanan, minuman dan produk lainnya.

Mangrove dapat menjadi sumber makanan, air bersih, kayu, serat serta bahan bakar bagi makhluk hidup lainnya,” kata Profesor Daniel Mudiyarso, ilmuwan senior dari Center for International Forestry Research (CIFOR) Dikutip di laman Lindungihutan.

Jenis Sonneratia spp. (Pedada) misalnya merupakan satu jenis mangrove yang bisa diolah langsung menjadi makanan atau minuman. Spesies Sonneratia yang tumbuh di Indonesia dan paling banyak dimanfaatkan sebagai bahan makanan adalah Sonneratia caseolaris dan Sonneratia alba.

Aroma pedada yang harum dan rasanya yang asam segar ternyata disukai oleh banyak orang. Olahan pedada menjadi sirup dapat dijumpai di daerah Rungkut, Surabaya.

KLIK INI:  Kurangi Sampah Plastik, KLHK Kampanyekan Takjil Asik Tanpa Plastik

Jenis Api-api yang telah diketahui dimanfaatkan sebagai sumber bahan panganan adalah Avicennia marina dan Avicennia officinalis. Api-api tersebar di sebagian pantai Indonesia dan merupakan jenis pionir pada zona terdepan.

Tumbuhan ini bisa tumbuh dengan mudah dan cepat, dengan peremajaan alami yang juga sangat cepat. Diperkirakan tanaman berumur dua tahun telah menghasilkan buah.

Api-api dapat diolah menjadi keripik, kerupuk, agar-agar, dawet, onde-onde, combro, dan jajanan pasar yang lain. Buah Api-api membutuhkan perlakuan khusus yaitu ditambahkan abu gosok sebelum bisa dijadikan bahan makanan, karena buahnya mengandung racun (tannin).

Sedangan jenis lainnya Bruguiera sp. (Tancang) yang merupakan keluarga dari spesies Rhizophora, bisa tumbuh hingga setinggi 25m. Tancang dapat digunakan sebagai alternatif pangan, karena menurut penelitian kandungan karbohidrat dari jenis ini lebih tinggi dibandingkan jenis mangrove lainnya.

Tancang biasanya dijadikan tepung dan dapat diolah menjadi berbagai macam panganan dengan tambahan tepung beras atau terigu.

Betapa kaya manfaat pohon khas pesisir ini, berikut 5 hasil olahan mangrove yang kini sedang diincar di pasaran.

KLIK INI:  Menteri Siti: Kerjasama Indonesia dan Korea di Bidang Kehutanan Semakin Menggembirakan
  1. Kopi Mangrove

Kopi mangrove dikenal sebagai kopi pesisir yang memiliki khasiat untuk mengobati diabetes. Kopi mangrove diyakini juga sebagai kopi untuk vitalitas pria dewasa.

Salah satu komunitas yang memproduksi kopi idaman satu ini adalah Mangrove Learning Center (MLC) di Desa Baluno, Majene Sulawesi Barat. Diracik langsung oleh seorang maestro mangrove bernama Aziil Anwar, produknya masih dikonsumsi secara terbatas karena sedang dalam pengurusan izin.

  1. Sabun cair mangrove

Secara mengejutkan, sabun cair berbahan dasar mangrove sudah dapat diproduksi. Ini adalah hasil olahan rebusan buah mangrove jenis Sonneratia alba atau Sonneratia caseolaris.

  1. Keripik mangrove

Keripik mangrove diolah dari buah Avicenna alba, jenis lainnya seperti Brugulera gymnorrhiza bisa diolah menjadi tepung kue.

  1. Sirup mangrove

Tentu kita penasaran mencicipi olahan satu ini. Yah, sirup mangrove yang diolah dari sari buah mangrove jenis Sonneratia alba atau Sonneratia caseolaris (pedada/bogem).

  1. Batik mangrove

Pewarna dari limbah mangrove ternyata sudah dapat digunakan membatik. Hasil pewarnaan cenderung lebih tajam.

Itulah ragam produk olahan mangrove, 5 diantaranya sedang jadi incaran di pasaran. Ada banyak lagi produk lainnya yang tentu tak kalah menarikya. Mari tetap menjaga dan melestarikan mangrove agar dapat memanen manfaatnya!

KLIK INI:  5 Program Peduli Lingkungan MTs Al-Falah Arungkeke di Musim Covid -19
Editor: Anis Kurniawan

KLIK Pilihan!