Pria Ini Viral Usai Melarang Buang Sampah Sembarangan dengan TikTok

oleh -24 kali dilihat
https://dunia.tempo.co/read/1439527/nasihati-orang-agar-tertib-buang-sampah-penyapu-jalan-paris-jadi-bintang-tiktok
Penyapu jalanan Paris Ludovic Franceschet alias Ludovic_off berpose saat membersihkan jalan di Paris, Prancis 4 Maret 2021. [REUTERS / Gonzalo Fuentes] - Tempo.co

Klikhijau.com – Ada banyak cara dilakukan untuk mengimbau orang-orang agar tak membuang sampah sembarangan. Mulai dari memarahi secara langsung, memasang papan larangan dengan narasi yang “keras”, hingga yang memulangkan sampah buangan ke pembuang sampah.

Apapun itu, memang menyebalkan saat melihat ada orang yang buang sampah sembarangan di ruang publik. Terlebih bila itu terjadi di depan mata kita.

Di Paris, ada seorang penyapu jalanan yang mendadak viral usai membuat kreasi yang kritikel yang pesannya adalah larangan buang sampah sembarangan. Pria ini membuat video pendek melalui TikTok untuk menarik perhatian.

Pria penyapu jalan itu bernaman Ludovic Franceschet. Ia sudah sejak lama muak melihat orang-orang membuang sampah sembarangan ke jalan selama pandemi Covid-19. Dalam videonya, Franceschet menunjukkan dirinya yang sedang menyapu tumpukan sampah sembari menari-nari dan menasihati orang-orang di sekelilingnya.

Pria berusia 45 tahun itu mendasak viral di kalangan anak muda Prancis. Tidak saja sukses menyampaikan pesannya melalui TikTok, ia juga sukses mengingatkan orang-orang tentang perilaku buruk buang sampah sembarangan.

Walhasil, akun TikTok Franceschet kini memiliki 59.000 pengikut, 608.000 “suka”. Bahkan, ada beberapa video yang ia unggah telah dilihat ratusan ribu kali para netizen.

KLIK INI:  Sampah dan Mahasiswa

Karena sudah terkenal, saat ia berjalan di sekitar distrik Les Halles di pusat kota Paris dengan sapu dan gerobak sampahnya, sesaat setelah dirinya viral, seorang pemuda berhenti saat sedang makan siang dan bertanya: “Apakah Anda orang dari TikTok?”

Apa yang dilakukan Franceschet tak lepas dari pengalaman hidupnya yang sejak usia 7 tahun telah mengambil puntung rokok dari kebun keluarga dan kantong kertas dari jalanan.

Franceschet sebelumnya bekerja sebagai pengasuh pasien kanker dan orang autis. Namun dirinya merasa bahwa pekerjaanya sebagai petugas sampah adalah panggilan sejatinya.

“Impian saya sederhana, memiliki planet yang bersih,” katanya, dikutip dari Reuters, 6 Maret 2021.

Dia bekerja dalam shift tujuh jam dengan penghasilan sekira 1.500 euro (Rp 25,7 juta) per bulan setelah dipotong pajak, katanya.

Selama pandemi, makan di restoran dan kafe dilarang, sehingga banyak orang yang memesan makanan dibungkus. Ini memicu naiknya volume sampah di jalan dan semakin menambah beban kerja Franceschet.

Perjalanannya menjadi bintang TikTok yang populer dimulai ketika dia menyadari bahwa tidak cukup hanya dengan memungut sampah. Franceschet merasa terpanggil jua untuk mendidik kaum muda tentang paham soal kewajiban menjaga lingkungan.

“Saya membuat video dan mendapat 100 suka. Wow, saya mencoba membuat lebih banyak video TikTok dan sadar itu menjangkau banyak generasi muda,” kata Franceschet.

KLIK INI:  Tolong, Jangan Panggil Saya "Kamu Bau!"