Plastik Pembungkus Makanan Ringan, Harusnya Juga Meresahkan

oleh -948 kali dilihat
Plastik Pembungkus Ringan, Harusnya Juga Meresahkan
Pembungkus makanan ringan/foto-m.erabaru.
Irhyl R Makkatutu

Klikhijau.com – Gambar pada kemasan makanan ringan sejenis kerupuk. Khususnya yang biasa dikonsumsi anak-anak memang menggemaskan.

Dua ponakan saya yang masih kecil, ketika saya temani belanja. Biasanya mereka akan memilih kerupuk berdasarkan gambarnya. Persoalan isi, persoalan kesekian.

Kerupuk-kerupuk itu menggunakan pembungkus plastik, yang digambari dengan gambar lucu kesukaan anak-anak.

Ketika pemerintah di beberapa daerah melarang penggunaan kantong plastik sekali pakai (PSP), atau gelas dan botol air kemasan, maka pembungkus makanan ringan, semisal kerupuk hingga permen seolah luput dari perbincangan.

KLIK INI:  Ancaman Plastik Semakin Liar, Bisa Memicu Penyakit Jantung

Padahal, jika kita melihat pembungkus-pembungkus itu cukup juga menyesaki lingkungan sekitar kita. Kita akan sangat mudah menemukannya.

Jika air kemasan bisa disiasati dengan penggunaan tumbler, pun demikian dengan kantung plastik, bisa disingkirkan dengan membawa tas belanja sendiri. Atau menolak menggunakan kantong plastk.

Namun, tidak demikian dengan pembungkus makanan ringan, semisal kerupu atau permen, tidak ada siasat untuk menyiasatinya atau lari darinya.

Yang saya dapat tentang bahaya pembungkus makanan adalah kertas berwarna cokelat sebab mengandung plastik. Pembungkus makanan yang lain belum, khususnya yang memang dikemas dalam kemasan plastik.

KLIK INI:  Nasib Masker Kini Berada di Gerbang Antara

Kemasan plastik pembungkus makanan ringan tentu harusnya juga meresahkan. Semisal beberapa waktu lalu, yang sedang viral adalah pembungkus mi istan yang berpuluh-puluh tahun tidak terurai.

Pun beberapa hari yang lalu, ketika ke kebun. Saya masih mendapati sisa pembungkus makanan ringan jenis kerupuk setia menghuni tanah.

Kemasan itu di buang setahun lalu. Dan tetap bertahan menjaga kebun, masih lumaya utuh, hanya gambar dan warnanya yang memudar.

Saya ingat, setahun lalu, kerupuk itu di bawa oleh pnakan saya yang masih kecil itu, dan belum terurai hingga sekarang

Jika plastik makanan ringan “baik-baik” saja bagi kesehatan, namun tentu tidak baik-baik saja bagi lingkungan. Maka seharusnya pembungkus makanan ringan juga meresahkan, bukan hanya kemasan air minum dan kantong plastik sekali pakai.

KLIK INI:  Keberagaman Karakteristik Hutan Membuatnya Lebih Tangguh dan Produktif