Peringati HPSN, Osoji Ajari Masyarakat Bulukumba Membuat Ecobrick

Publish by -92 kali dilihat
Penulis: KH/Basma
Peringati HPSN, Osoji Ajari Masyarakat Bulukumba Membuat Ecobrick
Masyarakat Bulukumba praktik pembuatan ecobrick

Klikhijau.com – Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang selalu diperingati setiap tanggal 21 Februari menjadi momentum bagi organisasi atau kelompok pemuda untuk berbakti pada lingkungan

Tak terkecuali Komunitas Bulukumba Osoji Club, pada peringatan HPSN mereka melakukan kegiatan diskusi terbuka dan  aksi bersih pantai

Di Kamis siang kemarin, 21 Februari 2019 mereka secara sukarela menyiapkan kegiatan  diskusi terbuka ini dan mengundang narasumber yang ahli di bidang lingkungan.

Dialah Rosnani Arif, seorang guru alumni dari green camp dan Syamsul Bahri, Kasi Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Di dalam diskusi ada materi ecobrick, yakni bata ramah lingkungan terbuat dari botol yang diisi dengan sampah plastik hingga yang padat.

Setelah materi usia, dilanjutkan dengan praktik pembuatan ecobrick pemanfaatan sampah plastik menjadi bahan berguna, juga materi mengenai pengelolaan sampah.

KLIK INI:  2 Warga Jepang Ikut Aksi Bersih di Kelurahan Matekko, Bulukumba

Setelah diskusi dilanjutkan dengan Aksi Bersih Pantai. Para peserta yang hadir mereka melakukan aksi sisir pantai di sekitar pantai Merpati.

Mereka membersihkan sampah plastik dengan membawa karung plastik berukuran besar.

Puluhan peserta dari berbagai kalangan terlihat bersemangat memungut sampah plastik yang banyak ditemui di sepanjang bibir pantai.

Kegiatan aksi bersih sekali seminggu

Koordinator kegiatan, Basmawati Haris mengatakan, aktivitas membersihkan sampah di sekitar pantai Merpati sudah sering dilakukan oleh Komunitas Bulukumba Osoji Club yang melakukan kegiatan aksi bersih sekali seminggu.

Namun hari ini lebih bersemangat karena dalam rangka memperingati HPSN.

“Ada banyak anak-anak yang terlibat dalam aksi bersih ini karena kami berharap bahwa cinta lingkungan bisa tertanam sejak kecil untuk selalu menjaga pantai, menjaga lingkungan, dan menjaga Bumi,” katanya.

KLIK INI:  Mantul, Warga Desa Bialo, Bulukumba Bisa Menukar Sampahnya dengan Sembako

Menjaga bumi, bukan hanya sekadar membuang sampah pada tempatnya. Namun lebih dari itu, untuk menjaga bumi bisa dengan cara beralih pada produk-produk ramah lingkungan.

Mislanya, membawa tumbler minum sendiri, belanja ke toko dengan menggunakan tas/kantong sendiri, sedotan bisa pakai berulang kali bukan dari plastik.

“Masyarakat bisa menularkan ilmunya dengan mengajak orang lain ramah terhadap lingkungan. Semisal paling sederhana adalah mengajari anak-anak untuk menjaga bumi dan membaca buku,” lanjut Basma.

Dalam kegiatan ini juga Komunitas Bulukumba Osoji Club melakukan serah terima tumbler kepada Kepala Desa Bialo untuk mendukung program cinta lingkungan yang dilaksanakan oleh pemerintah Desa Bialo di daaerahnya.

KLIK INI:  Bukan Sekadar Arisan, Ibu-Ibu di Buton Kampanyekan Penyelamatan Lingkungan
Editor: Ian Konjo

KLIK Pilihan!