Perihal Tanaman Puring, Manfaat dan Ragam Jenis yang Menghiasi Halaman Rumah

oleh -16 kali dilihat
Perihal Puring, Manfaat dan Ragam Jenis yang Menghiasi Halaman Rumah
Puring-foto/Nona Reni
Nona Reni

Klikhijau.com – Tanaman puring, jadi pilihan menarik bagi pencinta tanaman hias. Khususnya sejak virus Covid-19  merasuk ke Indonesia dan menjadi pandemi.

Kedatangan pandemi telah mengubah banyak aktivitas kita. Jika sebelum datang virus yang “lahir” di Wuhan, Cina itu. Aktivitas kita banyak berada di luar rumah.

Begitu datang, dengan terpaksa banyak aktivitas harus dilakukan dari  rumah. Keterbiasaan beraktivitas di luar rumah. membuat berada di rumah menjadi menjenuhkan.

Nah, untuk mengusir jenuh karena tidak memungkinkan beraktivitas di luar rumah itula, membuat banyak orang beralih dan mulai membudidayakan tanaman hias.

KLIK INI:  Gerbera, Tanaman Hias dengan Struktur Helai Mahkota Bunga Berlapis-lapis

Di Indonesia sendiri banyak jenis tanaman hias yang digandrungi oleh ibu-ibu, mulai dari Aglonema, Orchidaceae, Cactaceae, dan yang terakhir Codiaeum variegatum.

Apa sih Codiaeum variegatum itu? Yap, Codiaeum variegatum biasa disebut dengan puring, puding atau kroton. Tanaman ini cocok menghunidi wilayah terbuka, meski juga sangat mungkin dijadikan  tanaman hias untuk menyegarkan ruangan dalam yang tertutup.

Puring awalnya dianggap tanaman perdu, namun seiring dengan berkembangnya zaman, tanaman ini kemudian beralih menjadi tanaman hias. Karena corak dan bentuknya yang beragam–ada yang memanjang, oval, helai yang terpisah-pisah dan bergelombang, banyak yang menanamnya sebagai penghias halaman.

Di kampung saya sendiri, tanaman puring ini sengaja dijejer menjadi pagar hidup pengganti pagar kayu maupun besi. Tanaman puring ini sendiri berasal dari kawasan tropis dan tersebar di Asia Tenggara dan Asia Pasifik, terutama di Indonesia, Malaysia dan Australia.

Selain dari keunikan bentuk dan warnanya, ternyata dari hasil penelitian, Puring ini memiliki segudang khasiat yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Bahkan di Pasifik Selatan, Papua Nugini, Hawaii dan Kepulauan Fiji, orang-orang sudah menggunakan daun puring sebagai ramuan herbal.

KLIK INI:  Philodendron Verrucosum, Tanaman Hias dengan Daun Istimewa Plus Cara Merawatnya

Dilansir dari Ringtimes, khasiat dan  manfaat herbal dari tanaman hias puring menyembuhkan beberapa penyakit, antara lain:

  • Mengobati sifilis

Keampuhannya mengobati sifilis karena daun dan tunas puring kaya akan alkaloid, cardiac glycoside, saponin, tanin, cardenolides, flavonoid, steroid, dan phyllates.

  • Mengobati diare atau sakit perut pada anak

Daun tanaman dari ordo Malpighiales ini  memiliki kandungan zat yang sangat berkhasiat untuk meredakan rasa sakit perut ringan. Sakit perut jenis ini biasa dialami oleh anak kecil. caranya, cukup dengan menghaluskan daun  puring yang masih muda hingga lembut dan membalurkannya pada perut anak.

  • Mampu mengeluarkan keringat

Keringat adalah bentuk dari keluarnya racun atau toxic yang ada di dalam tubuh. Jika tubuh tidak dapat mengeluarkan keringat maka hal tersebut akan membuat kesehatan seseorang menjadi memburuk.

KLIK INI:  Bunga Asoka yang Cantik, Si “Anti Sedih” yang Manfaatnya Menakjubkan!
  • Mengobati cacingan

Khasiat lain dari tanaman dari genus Codiaeum ini adalah mampu mengobati cacingan.  Hanya dengan meminum seduhan ranting muda puring ini diyakini mampu membasmi cacing.

Bagi ibu-ibu yang resah karena tumbuh kembang anak yang terganggu oleh cacing boleh banget membudidayakan tanaman perdu ini.

Namun, sahabat hijau juga harus hati-hati. Karena di antara khasiat tanaman puring ini juga terdapat dampak buruk dari tanaman ini. Konon tanaman ini mengandung toksin/racun yang merugikan.

Racun ini akan sangat berbahaya jika tertelan oleh anak-anak maupun hewan peliharaan. Baik akar, batang dan daun puring mengandung  deoxi ingenol. Racun yang mengakibatkan rasa terbakar pada mulut dan tenggorokan. Selain itu getah dari tanaman ini juga bisa menimbulkan eksema atau iritasi pada kulit.

Jenis puring di Indonesia

Jenis-jenis tanaman puring yang banyak diminati di Indonesia sendiri antara lain:

  • Puring kura-kura

Dinamakan puring kura-kura karena coraknya menyerupai hewan purba tersebut. Puring ini termasuk puring dengan nilai jual tertinggi saat ini karena corak yang khas itu.

KLIK INI:  Impatiens Walleriana, Tumbuhan Berbunga yang Bisa Menumbuhan Dirinya Sendiri
  • Puring terang bulan

Dinamakan puring terang bulan karena warna daunnya yang terang dan terlihat bercahaya. Puring jenis ini sangat mudah dibudidayakan dengan sistem cangkok

  • Puring apel

Dinamakan puring apel karena memiliki warna daun yang mirip dengan buah apel. Puring ini juga termasuk puring yang dibandrol dengan harga yang fantastis, apalagi jika puring apel merah Tthailand dan puring apel warna-warni. Ibu-ibu harus merogoh kocek lebih dalam untuk bisa mendapatkannya…

  • Puring tanduk

Dinamakan puring tanduk karena bentuknya yang mirip tanduk, terkadang di antara daun yang menekuk muncul tulang daun utama sehingga membuat bentuknya unik dari yang lain.

KLIK INI:  Selain Indah, 5 Jenis Tanaman Pagar Hidup Ini Bikin Rumah Terhindar dari Polusi
Taksonomi puring
  • Divisi :   Tracheophyta
  • Upadivisi : Spermatophytina
  • Klad : Angiospermae
  • Klad : Mesangiosperms
  • Klad : Eudicots
  • Klad : Core eudicots
  • Klad : Superrosids
  • Klad : Rosids
  • Klad : Fabids
  • Ordo : Malpighiales
  • Famili :  Euphorbiaceae
  • Genus : Codiaeum
  • Spesies : Codiaeum variegatum

Nah, sahabat hijau, itulah beberapa jenis tanaman puring yang bisa kalian tanam sebagai alternatif sebagai bentuk sedekah kepada bumi telah memberikan kita ruang untuk hidup dengan gratis.

KLIK INI:  Perawatan Rutin Tahunan Pada Tanaman Hias yang Patut Dicermati