Perihal Olahraga dan Kesalahpahaman Orang Tentangnya

Publish by -28 kali dilihat
Penulis: Redaksi
Perihal Olahraga dan Kesalahpahaman Orang Tentangnya
Ilustrasi olahraga/Foto-pixabay

Klikhijau.com – Menjadikan olahraga sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari mungkin merupakan hal yang gampang-gampang susah.

Sebagian orang bertekad kuat untuk rutin olahraga, namun hal tersebut tetap sulit diaplikasikan. Sebagian lagi memang tidak meluangkan waktu untuk berolahraga.

Padahal, olahraga memiliki manfaat yang banyak untuk kesehatan dan kebugaran tubuh. Ini tentu membuat hidup menjadi lebih sehat.

Banyak alasan yang membuat orang memilih untuk tidak berolahraga. Bahkan, banyak yang salah paham tentang olahraga itu sendiri.

KLIK INI:  Selain Bisa Kurangi Risiko Depresi, Ini Manfaat Lain Berolahraga

Berikut hasil riset kesalahpahaman orang tentang olahraga yang ditulis oleh Julie Broderick di laman Theconservation.

# Saya tidak enak badan, saya sebaiknya tidak olahraga

Jika Anda deman, sakit parah atau mengalami rasa rakit luar biasa atau kelelahan, jangan berolahraga.

Dalam kondisi lain, menjadi aktif secara fisik itu aman. Namun tetap perhatikan badan Anda dan kurangi beban olahraga jika diperlukan.

Jika bisa, pakai baju dan bergerak secepatnya untuk menghindari kelumpuhan ketika sakit atau PJ paralysis.

# Saya hamil, jadi saya harus lebih santai

Aktivitas fisik dengan intensitas sedang itu aman untuk perempuan hamil. Apalagi jika sehat dan tidak memiliki risiko bagi janin.

Aktivitas fisik mengurangi risiko dari penambahan berat badan berlebih. Hal ini juga mengurangi risiko diabetes gestasional dalam kehamilan.

# Saya terlalu tua untuk berolahraga

Anggapan terlalu tua untuk olahraga adalah hal yang tidak benar. Bukti menunjukkan bahwa penuaan sendiri bukan penyebab masalah yang besar sampai Anda mencapai umur pertengahan 90-an.

Bahkan, kekuatan, tenaga, dan massa otot bisa ditambah, meski di usia yang tidak muda.

Idealnya, jika usia di atas 65 tahun atau lebih tua, lakukan latihan aerobik, latihan keseimbangan, dan penguatan otot.

KLIK INI:  Tips Ngopi di Ramadhan
# Olahraga akan membuat saya kurus

Anggapan ini tidak benar sepenuhnya. Anda bisa memadukan pembatasan kalori dengan aktivitas fisik untuk mengurangi berat badan.

Orang yang mempunyai target pengurangan berat substansial (lebih dari 5% dari berat badan) butuh melakukan lebih dari 300 menit aktivitas dengan intensitas sedang selama seminggu.

Begitu juga dengan orang yang berusaha untuk memangkas berat badan yang signifikan. Termasuk latihan ketahanan untuk membuat massa badan yang ramping.

# Saya fit, jadi tidak perlu olahraga

Manfaat kesehatan dari olahraga tidak akan bertahan jika Anda tidak melanjutkan kebiasaan ini. Sebuah penurunan drastis atau berhenti total bisa menyebabkan hilangnya manfaat-manfaat, seperti kebugaran kardiovaskular dan ketahanan tubuh.

Konsistensi merupakan kuncinya. Buatlah olahraga bervariasi dan menarik. Menjaga aktivitas fisik dalam tingkat tinggi di sepanjang hidup Anda memberi dampak yang positif bagi kesehatan.

# Saya berlari sekali seminggu, tapi itu tidak cukup

Segala jenis olahraga lari, termasuk yang sekali seminggu, tetap memberikan manfaat kesehatan yang penting.

Jika tidak punya waktu banyak berolahraga, berlari selama 50 menit sekali saja dalam seminggu dan kecepatan di bawah 10 km/jam bisa mengurangi risiko kematian prematur.

Sebaliknya, tingkat lari yang lebih tinggi juga tidak berarti meningkatkan manfaat untuk badan kita.

# Berdiri sepanjang hari tidak sama manfaatnya dengan olahraga

Berdiri dan bergerak sepanjang hari menandakan Anda memiliki tingkat aktivitas fisik yang tinggi. Ini bagus untuk kesehatan.

Untuk menambah manfaatnya, tambah porsi olahraga Anda sampai sedikit berkeringat. Atau lakukan setidaknya 150 menit per minggu, jika memungkinkan.

# Olahraga perlu dilakukan setidaknya sepuluh menit atau lebih, atau akan menjadi sia-sia

Berita bagusnya adalah panduan terbaru telah menghapus perlunya aktivitas fisik dilakukan selama setidaknya 10 menit. Tidak ada batas minimum untuk manfaat kesehatan.

Jadi, lakukanlah pekerjaan rumah seperti membawa tas belanja yang berat dan semangat dalam pekerjaan rumah atau berkebun, untuk meningkatkan kesehatan Anda.

Cobalah berolahraga “ringan”, misalnya melakukan tiga sampai empat kegiatan (setengah sampai dua menit lamanya) sepanjang hari.

KLIK INI:  Bunga Kenop, Tanaman Hias yang Kaya Manfaat untuk Kesehatan
Editor: Ian Konjo

KLIK Pilihan!