Perangi Pemanasan Global dengan Cara Menanam Pohon, Murah dan Efektif

oleh -597 kali dilihat
Perangi Pemanasan Global dengan Cara Menanam Pohon, Murah dan Efektif
Ilustrasi menanam pohon/foto-YouTube
Irhyl R Makkatutu

[hijau]Pohon yang tumbuh itu, jadi tameng pemanasan global[/hijau]

Klikhijau.com – Di depan rumah kekasih ada sebatang pohon mangga yang tumbuh. Kehadirannya bukan saja menggembirakan tetangga jika berbuah. Namun, juga bisa membuat saya nyaman bernaung di bawahnya ketika sedang terik.

Saya kerap menghabiskan waktu minum kopi di bawahnya. Daunnya yang lebat bisa menangkap debu yang beterbangan dari jalan raya.

Menamam pohon hal yang sangat positif. Bukan hanya meneduhkan, menurut tulisan Gita Laras Widyaningrum di Nationalgeographic.co.id, Senin, 8 Juli 2019 bahwa menanam pohon bisa memerangi pemanasan global.

KLIK INI:  Di Sebatang Pohon Bilalang, Parepare Mengenang Ani Yudhoyono

Sebuah studi, tulis Gita menyatakan bahwa cara paling efektif untuk memerangi pemanasan global adalah dengan menanam banyak pohon. Mungkin sekitar tiga triliun pohon.

Karena itu pula, Pemerintah Indonesia mengeluarkan intruksi gerakan menanam 25 pohon seumur hidup. Intruksi itu diterbitkan melalui Instruksi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan nomor INS.1/MENLHK/PDASHL/DAS.1/8/2017.

Dalam instruksi tersebut, masyarakat diwajibkan untuk dapat menanam dan memelihara sekurang-kurangnya 25 pohon selama hidup, sejak masa sekolah hingga menikah.

Untuk menanam pohon, menurut para peneliti, Bumi masih memiliki cukup ruang untuk menanam pohon tiga triliun pohon.

Tak perlu risau sebab masih ada tempat yang mencakup 3,5 juta mil persegi. Area ini kira-kira sama besarnya dengan luas Amerika Serikat. Meski  kota dan lahan pertanian terus berkembang.

Sedot hampir 830 miliar ton karbondioksia

Ada enam negara yang masih memiliki banyak ruang untuk menanam pohon baru adalah Rusia, Amerika Serikat, Kanada, Australia, Brasil, dan Tiongkok.

KLIK INI:  Felix Finkbeiner, Remaja yang Menanam 150 Pohon untuk Setiap Orang di Bumi

Studi yang dipublikasikan pada jurnal Science ini menurut tulisan Gita. Mengungkapkan bahwa dalam beberapa dekade, pohon-pohon yang baru ditanam tersebut nantinya mampu menyedot hampir 830 miliar ton karbondioksia yang memerangkap panas dari atmosfer.

Jumlah ini hampir sama dengan polusi karbon yang sudah diciptakan manusia dalam 25 tahun terakhir. Namun, manfaatnya mungkin akan datang lebih cepat mengingat pohon menghilangkan lebih banyak karbon ketika mereka masih muda.

“Sejauh ini, menanam pohon menjadi solusi termurah dan paling efektif dalam mengatasi perubahan iklim,” kata Thomas Crowther, wakil pemimpin studi sekaligus ahli ekologi perubahan iklim dari Swiss Federal Institute of Technology.

KLIK INI:  Harusnya Para Caleg Tahu, Ini Dampak Buruk Memaku Pohon

Sebelum melakukan penelitian ini, Crowther menyadari bahwa tidak ada cara lain untuk mengatasi perubahan iklim selain mengurangi emisi. Menanam pohon sangat efektif karena itu ‘memakan’ lebih banyak karbondioksida di udara.

Meski begitu, ia menekankan, menanam pohon bukanlah pengganti dari pembakaran minyak, batu bara, dan gas, yang menjadi penyebab utama pemanasan global.

“Menanam pohon sebanyak apa pun tidak akan berhasil jika emisi tetap tidak dikurangi,” ungkap Crowther.

Selain itu, menggerakkan semua orang untuk menanam banyak pohon juga bukan hal mudah. “Ini tentu saja menjadi tantangan, skalanya persis dengan perubahan iklim itu sendiri,” imbuhnya.

Jadi, sudah siapkah kamu menanam pohon?

KLIK INI:  Ingin Tahu Hal Luar Biasa dari Pohon? Klik Ini!