Perahu Kertas Lepas

Publish by -60 kali dilihat
Perahu Kertas Lepas
Ilustrasi perahu kertas Klikhijau.com

Lepas sauh
perahu kembali dalam pelayaran
mencari cinta di luas samudera

Biduk mulai di rasa
gelombang menari makin erotis
laun hempasannya bagai gulungan naga
meliukluahkan hasrat

Perahu kertas warna emas
makin lepas
jauh
jauh

Pada senja matahari malu
ketika memandang perahu ragaku
mengulum senyum lambaikan bendera rindu

Kedipan matahari dengan sinar redup
lirih berkata “Dayunglah terus dayung, aku akan tidur sejenak, tanpaku kau pasti bisa berlayar, sebab sinarmu lebih bening dari dengus uapku,”

KLIK INI:  Cerita Warga Berdaya dan Kota yang Anti Ketahanan Lingkungan

Perahu kertas berwarna pelangi
mempertahankan birahi jiwa terus berlayar
Tak perduli pada senja akan pergi

Gejolaknya terpacu kian menjadi
rumbai-rumbainya mulai berzikir
doa-doanya menghardik setan
untuk menyingkir

Saat malam sepi sunyi
perahu kertas perlahan mangkir jungkir
terombang ambing terbentur karang tebing
menjerit dahsyat
melengking

Karam pada remasan badai
samudera marah karang mengunyah
perahu kertas warna emas
gugur terhempas

Cepu 1-7-2019

RETNO RENGGANIS, Wanita tomboy ini lahir di kota Blora 21 Desember 1968, lima bersaudara.

Aktif sebagai aktivis, juga pengurus persilatan Merpati Putih Cabang Cepu. Suka menulis puisi sejak muda, karyanya termuat dalam antalogi: GUGUS WAKTU, MELIPAT KATA BERIBU MAKNA, OMBAK-OMBAK TEPI, RUMAH SERIBU JENDELA, 45 WANITA DALAM PUISI, SERIBU SISI NH DINI, dan lainnya.

Aktif di sastra maya, menjadi Admin, pula. Wanita ini suka dunia mistik, suka makan kuncup melati, dalam mottonya: Jadilah seperti lentera yang bisa menyinari tiap celah kegelapan. Dan ingat perasaan itu seperti laut, jika sudah tidak terkendali akan menghancurkan.

KLIK INI:  Pohon Kenangan

KLIK Pilihan!