Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terbesar Sulsel Resmi Beroperasi di Selayar

oleh -29 kali dilihat
Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terbesar Sulsel Resmi Beroperasi di Selayar
PLTS di Kabupaten Selayar-foto/Ist

Klikhijau.com – Pembangkit Energi Baru Terbarukan (EBT) Sulawesi Selatan kembali bertambah. Itu setelah  Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Hybrid di Kabupaten Selayar resmi beroperasi.

PLTS Hybrid yang terletak di Desa Parak, Kecamatan Bontomanai berkapasitas 1,3 Mega Wattpeak (MWp). Menjadi PLTS terbesar di Sulsel.

PLTS ini merupakan infrastruktur PLTS Hybrid milik PLN yang dibangun di atas lahan seluas 1,46 hektare (ha). Total investasi Rp 39,5 miliar.

“Hadirnya PLTS Hybrid Selayar ini diharapkan menjadi trigger bagi kita untuk berinovasi dalam mengembangkan potensi sumber energi terbarukan seperti energi matahari, Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB), geothermal, dan bentuk energi terbarukan lainnya,” ujar Direktur PLN Regional Sulawesi,Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara, Adi Priyanto.

KLIK INI:  Mitra Hijau Asia dan Klikhijau Rayakan Hari Bumi 2022 dengan Ragam Aksi, Ini Daftarnya!

Adi Priyanto menambahkan, selain untuk meningkatkan keandalan sistem di Pulau Selayar. PLTS terbesar di Sulsel ini bakal meningkatkan bauran EBT. Juga mendukung komitmen Indonesia sebagai tuan rumah KTT G20 dalam mencapai net zero emmission pada tahun 2060.

Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (Sulselrabar), Awaluddin Hafid menjelaskan PLTS Hybrid Selayar turut memberikan sumbangsih dalam menurunkan emisi karbon sebesar 1.400 ton CO2 per tahun.

“Dengan beroperasinya PLTS di sistem kelistrikan pulau Selayar, perhitungan kami dapat menghemat biaya operasional sampai dengan Rp.16,5 Milyar per tahun dan yang utama adalah dapat mengurangi penggunaan energi fosil dan menekan emisi karbon,” tutud Awaluddin.

“Tak lupa kami sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh stakeholder dan mitra kerja yang terlibat dalam pembangunan ini. Berkat koordinasi yang baik PLTS ini dapat rampung serta menjadi berkah bagi masyarakat Selayar,” tutupnya.

KLIK INI:  Jeneponto Akan Gelar WCD dengan Konsep Sendiri yang Lebih Memukau

Dalam kesempatan yang sama,  H. Muh. Basli Ali mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya atas hadirnya PLTS Selayar.

“Saya mewakili masyarakat Selayar mengucapkan terima kasih kepada PLN. Ini adalah berkah Ramadhan, di mana Selayar memiliki kepulauan yang terpisah dengan daratan lain. Oleh karena itu, dengan hadirnya PLTS ini kami berharap dapat menunjang kegiatan ekonomi masyarakat,” ungkap H. Muh. Basli Ali.

Selesai dalam waktu singkat

Pembangunan PLTS terbesar di Sulsel ini merupakan prestasi tersendiri bagi PLN dan stakeholders yang terlibat karena masa kontruksi dapat diselesaikan dalam waktu yang sangat singkat yaitu kurang dari 6 bulan.

KLIK INI:  Vietnam Beralih ke Energi Surya, Bagaimana dengan Indonesia?

Proses pembangunan PLTS Hybrid Selayar ditandai dengan penandatangan kontrak. Dilaksanakan pada tanggal 4 Mei 2021. Pekerjaan proyek ini dimulai dari site preparation dan pembersihan pahan pada bulan Mei – Juni 2021. Kemudian dilanjutkan dengan Pekerjaan Konstruksi pada bulan Juli – November 2021.

Lalu pada Bulan November – Desember 2021 dilaksanakan pekerjaan individual test_ dan commissioning test. Selanjutnya PLN melakukan tahap operasi komersial pada tanggal 23 Desember 2021 setelah menyelesaikan reliability run, performance test dan uji laik operasi.

Dengan beroperasinya PLTS Hybrid Selayar, maka total daya mampu sistem kelistrikan Selayar adalah 11,65 Mega Watt (MW), beban puncak adalah 6,4 MW, sehingga masih terdapat cadangan daya sebesar 5,25 MW. Selain itu bauran EBT di sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan adalah 38,8% dimana di atas rata-rata target nasional yaitu 23% di tahun 2025.

Sampai dengan April 2022, dalam wilayah kerja PLN UIW Sulselrabar terdapat 11 PLTS dengan total kapasitas 2,5 MWp yang tersebar di beberapa pulau seperti Pulau Sabutung Kabupaten Pangkep dan Pulau Tomia di Kabpaten Wakatobi.

Ke depannya, berdasarkan panduan RUPTL tahun 2021-2030,  PLN UIW Sulselrabar akan membangun 12 PLTS di beberapa pulau yaitu di Prov. Sulsel, Sultra dan Sulbar dgn kapasitas 17,61 MWp.

Pengoperasian PLTS Hybrid Selayar ditandai dengan peresmian dan penandatanganan prasasti yang dilakukan oleh Bupati Kepulauan Selayar, H. Muh. Basli Ali dan General Manager (GM) PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (Sulselrabar), Awaluddin Hafid.

Prosesi tersebut juga turut disaksikan oleh Direktur PLN Regional Sulawesi,Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara, Adi Priyanto secara daring pada Selasa 13 April 2022 lalu.

KLIK INI:  Hanya 10 Ribu Rupiah, Warga Katimbang Merdeka Menikmati Listrik