Okra, Sayuran Berlendir Kaya Manfaat yang Bisa Jadi Tanaman Pot

Publish by -1.424 kali dilihat
Penulis: Idris Makkatutu
Okra, Sayuran Berlendir Kaya Manfaat yang Bisa Jadi Tanaman Pot
Tanaman okra/foto-Ist

Klikhijau.com – Sayuran dari buah okra banyak diminati karena manfaatnya bagi kesehatan. Buahnya dari tanaman dengan nama lati Abelmoschus esculentus.

Jika dilihat sekilas, okra  seperti tanaman hias dengan tinggi 3-6 kaki dengan bunga mirip kembang sepatu, buahnya seperti kapsul kerucut yang memanjang, biasanya hijau kekuningan sampai hijau, tapi kadang ungu atau putih.

Buah okra memiliki kandungan lendir dan lunak. Okra  bisa tumbuh dengan cepat menjadi panjang (10-30 cm) dan sempit (1-4 cm) polong dengan ujung yang mengarah seperti paruh atau tumpul.

Buah okra memiliki banyak kandungan, menurut Elvie Rindengan (2017), analisis proksimat yang dilakukan menunjukkan kandungan karbohidrat, protein, lemak, abu dan air. Kandungan terbesarnya adalah karbohidrat, hasil FTIR menunjukkan komponen utamanya galaktosa, rhamnosa, dan asam galakturonik. Protein penyusun mucilago atau lendir terdiri dari asam amino hidrofilik dan asam amino hidrofobik.

KLIK INI:  Suka Kuliner Berkuah? Ini 5 Kuliner Berkuah Khas Sulsel yang Harus Kamu Nikmati
Memiliki banyak nama

Tanaman ini memiliki banyak nama, di antaranya kacang bendi, qiu kui, okra, okura, okro, quiabos, ochro, quiabo, okoro, gumbo, quimgombo, bamieh, bamya, quingumbo, bamia, ladies fingers, bendi, gombo, bhindi, kopi arab dan termasuk dalam keluarga Malvaceae (Tavakoli, 2009)

 Selain itu, okra juga dikenal dengan sebutan ‘lady finger’ ini dapat tumbuh di negara beriklim tropis. Hal inilah yang mungkin membuat negara seperti Indonesia, Asia, India, dan Timur Tengah tidak terlalu asing dengan menu makanan yang terbuat dari okra.

Okra juga kaya serat dan antioksidan. Sayuran dari buah okra memiliki teksturnya yang cenderung berlendir dan lengket, terutama ketika dipanaskan.

Lendir inilah yang menyebabkan banyak orang enggan memakannya, padahal di balik lendirnya okra mengandung berbagai macam mineral, seperti kalium, magnesium, tembaga, seng, fosfor dan kalsium.

Selain itu, buah okra juga mengandung berbagai jenis vitamin, mulai dari vitamin A, B, C,  hingga vitamin K yang bermanfaat bagi kesehatan.

Menurut Data Gizi U.S. Department of Agriculture (USDA), satu cangkir okra mentah, dengan berat 100 gram mengandung, kalori: 33, protein: 1,9 g, lemak: 0,2 g, karbohidrat: 7,5 g, serat 3,2 g, gula: 1,5 g, vitamin K: 31,3 miligram (mg), potasium: 299 mg, natrium: 7 mg, vitamin C: 23 mg, tiamin: 0,2 mg, magnesium: 57 mg, kalsium: 82 mg, vitamin B6: 0,215 mg, asam Folat: 60 mikrogram (mcg), vitamin 36 mcg, juga juga menyediakan beberapa zat besi, niasin, fosfor, dan tembaga.

Lalu apa saja manfaat sayuran okra, berikut ulasan singkatnya:

  •  Menurunkan kadar kolesterol

Ekstrak okra diklaim mampu membantu menurunkan kadar kolesterol. Hal ini mungkin dikarenakan okra mengandung serat yang tinggi dan kaya akan kandungan antioksidan.

  • Menurunkan kadar gula darah

Okra dipercaya bermanfaat membantu penderita diabetes karena dapat menstabilkan kadar gula darah. Untuk mendapatkan manfaat okra dalam menurunkan kadar gula darah, Anda dapat mengonsumsi biji okra yang dipanggang atau dengan cara meminum air okra

Manfaat okra dalam menstabilkan kadar gula darah mungkin dapat diperoleh karena kandungan seratnya yang tinggi, sehingga mampu memperlambat pelepasan gula dalam darah dan mengandung indeks glikemik yang rendah.

  • Memperbaiki  kesehatan pencernaan

Okra merupakan bahan makanan yang baik untuk diet karena kaya akan serat alami sehingga baik untuk kesehatan pencernaan. Kandungan serat larut dari okra terbilang serupa dengan serat yang terdapat pada sereal. Selain itu, lendir okra dapat membantu mencegah konstipasi atau sembelit.

  • Mengatasi asma

Tumbuhan ini mengandung sejumlah vitamin C dan zat antioksidan yang bisa membantu mengurangi serangan asma secara aktif

  • Memiliki sifat antikanker

Okra mengandung sejenis protein yang disebut lektin, yang dapat menghambat pertumbuhan sel kanker manusia.

Efek negatif dari okra

Dilansir dari id.theasianparent, meski memiliki banyak manfaat, tapi okra kurang bersahabat bagi laki-laki. Dr. Ochuko Erikainure, Senior Research Officer di Institut Federal Riset Industri (FIIRO), Oshodi, Lagos, mengatakan bahwa okra dapat berisiko menyebabkan infertilitas pada pria usia reproduksi.

Erukainure yang juga seorang ahli gizi dan ahli biokimia, memberikan peringatan tentang hal ini. Menurutnya, terlalu banyak mengonsumsi okra, terutama bijinya, dapat meningkatkan risiko tidak subur pada usia reproduksi. Ia juga mengatakan kalau di dalam biji okra terdapat zat unik yang disebut ‘gassypol’.

“Gossypol ini menghambat produksi dan motilitas sperma dengan memblokir beberapa enzim yang sangat penting dalam metabolisme energi dalam sel sperma dan penghasil sperma,” ucapnya.

Itulah sekilas tentang okra. Tanaman sayuran kaya manfaat ini bisa Anda tanam dengan media pot.

KLIK INI:  Pokko, Sayur Khas dari Mallawa yang Bikin Ketagihan
Editor: Idris Makkatutu

KLIK Pilihan!