Miris, Kehidupan Cacing Tanah Terancam oleh Mikroplastik

Publish by -8 kali dilihat
Penulis: Redaksi
Miris, Kehidupan Cacing Tanah Terancam oleh Mikroplastik
Cacing tanah/foto-budidayaternak

Kegiatan menggali lubang cacing meningkatkan struktur tanah, membantu drainase dan mencegah erosi

Klikhijau.com – Kehadiran mikroplastik tak hanya mengancam kesehatan manusia. Mikroplastik menebar ancaman yang sangat nyata, bahkan kepada cacing tanah sekalipun.

Hasil terbaru sebuah penelitian menunjukan, keberadaan mikroplastik di dalam tanah dapat menghambat pertumbuhan cacing tanah.

Dampak lainnya adalah bisa menyebabkan cacing tanah kehilangan berat badan. Tentu saja penemuan ini mencemaskan, sebab cacing tanah mempunyai peran yang besar terhadap ekosistem.

Cacing tanah merupakan pengatur ekosistem yang berperan penting dalam memainkan peran mendasar dalam pemeliharaan tanah yang sehat.

KLIK INI:  Ngeri, Tubuh Manusia pun Mulai Didiami Mikroplastik

Cacing tanah bersama dengan bakteri dan jamur akan membusuk menjadi bahan organik yang membantu membuka nutrisi. Seperti fosfor dan nitrogen yang disimpan dalam bentuk mati untuk digunakan orang lain.

Tempat tinggal cacing juga membantu memodifikasi struktur tanah. Memungkinkan untuk aerasi yang lebih besar dan infiltrasi air yang sangat penting unutk pertumbuhan tanaman.

Anglia Ruskin University (ARU) di Inggris, seperti yang termuat dalam jurnal Environmental Science & Technology, mempelajari dampak dari berbagai bentuk mikroplastik pada cacing tanah berujung kemerahan di dalam laboratorium.

Dalam penelitian ini, mereka membuat serangkaian tangki identik yang mengandung biodegradable polylactic acid (PLA), serat pakaian mikroplastik, dan polietilen densitas tinggi, bahan yang digunakan dalam produksi botol plastik dan pengangkut tas.

KLIK INI:  Nyamuk Jadi Ancaman Baru Bagi Lingkungan, Kok Bisa?

Dengan pecobaan ini, hanya dalam 30 hari, cacing dalam tangki mikroplastik kehilangan rata-rata 3,1 persen dari beratnya. Sementara cacing tanah yang hidup normal terlihat naik 5,1 persen beratnya.

“Cacing tanah kehilangan berat secara keseluruhan ketika mikroplastik tertentu hadir dan tumbuh secara signifikan dalam berat di tanah tanpa menambahkan mikroplastik. Namun, alasan spesifik untuk penurutunan berat badan ini perlu diurai,” ungkap Dr Bas Boots, dosen Biologi di ARU sekaligus penulis penelitian ini seperti yang dimuat nationalgeographic belum lama ini.

Perihal berat turunnya berat badan cacing tanah, penelitian ini belum bisa mengetahui bagaimana bisa demikian.

“Kegiatan menggali lubang cacing meningkatkan struktur tanah, membantu drainase dan mencegah erosi,” ujar Connor Russell, salah satu penulis penelitian ini.

KLIK INI:  Ibu yang Menyusui Bisa Atasi Perubahan Iklim, Benarkah?
Editor: Idris Makkatutu
Sumber: Nationalgeographic

KLIK Pilihan!