Menyesap Quotes Menggugah dari Kopi yang Bisa Menularkan Spirit Hidup Lebih Bijak

oleh -39 kali dilihat
Kopi Flores, MPIG dan Tata Kelola Kopi yang Berkelanjutan
Ilustrasi kopi - Foto/Pixabay

Klikhijau.com – Sudah ngopi? Ayo ngopi! Lama tidak ngopi. Kata-kata seperti itu kerap jadi obrolan pembuka dalam persahabatan.

Kopi tidak hanya menjadi minuman andalan, tetapi juga minuman penyambung silaturahmi. Pun telah telah menjadi ladang inspirasi bagi banyak orang.

Minum kopi telah jadi ritus turun temurun. Menghangatkan pertemuan dan bisa melancarkan ide bagi sebagian orang.

Sebagai minuman yang bisa menularkan spirit dan kebijaksanaan, berikut ini beberapa kata-kata mutiara atau quotes yang yang terinspirasi dari kopi:

KLIK INI:  Cerita tentang Kopi TOPIDI, Cita Rasa yang Tersembunyi di Balik Kepopuleran Malino
  •  “Kopi tidak pernah ragu untuk memberi inspirasi pada siapa pun, bahkan pedagang kaki lima sekalipun.”
  • “Kopi itu bagai kehidupan, ada pahitnya ada manisnya. Pahitnya kayak mulut tetangga, manisnya kayak aku.”
  •  “Aku tidak ingin munafik lagi, akan kunyatakan bahwa kopi dan malam adalah perpaduan yang sempurna.”
  • “Mengaduk kopi agar menjadi satu kesatuan dengan pahit manis yang ada di dalamnya. Selayaknya hidup, terkadang perlu dicampuradukkan agar menjadi perpaduan yang pas untuk dirasakan.”
  • “Malam beradu dengan hawa dingin yang menusuk tubuh, tapi dengan hadirnya secangkir kopi akan menghangatkan dan menjadikan malam begitu syahdu.”
  • Kopi hitam memang akan selalu terasa pahit tanpa tambahan gula. Sama seperti hidupku yang akan selalu pahit tanpa kehadiranmu.”
  • “Kopi hitam pagi ini. Sehitam pupil mata antara dua orang yang secara tidak sengaja beradu. Semanis senyum yang menyusul setelahnya, terjadi tanpa adanya aba-aba.”
  • “Aku tidak akan bersikap munafik lagi. Akan kunyatakan bahwa kopi dan malam adalah sebuah perpaduan yang sempurnah dan tak tertandingi.”
KLIK INI:  Kopi, Juna dan Pengetahuan Sederhana Soal Kopi di Sulsel Expo
***
  •  “Jadilah seperti kopi, yang akan tetap menjadi candu, meski dalam pahit dan pekat.”
  • “Kesempurnaan rasa kopi berasal dari rasa pahit di dalamnya. Maka dari itu, kenangan yang pahit juga akan membentuk kita menjadi lebih baik di waktu yang akan datang.”
  • “Cobalah berkaca pada ikhlasnya gula di dalam secangkir kopi. Ia tetap rela tidak disebut, meskipun sudah berkorban untuk menghilangkan pahit dari kopi.”
  • “Jadilah seperti secangkir kopi pagi ini. Meskipun sendiri, tetapi tetap memberi inspirasi serta ketenangan tiada henti.”
  • “Dari kopi kita akan belajar tentang waktu. Bahwa perjuangan tidak selalu cepat, begitu pula ketika menikmati hasil.”
  • “Sepahit apa pun kopi, berbagi dengan teman adalah sebuah kebahagiaan.”
  • “Hidup dapat diibaratkan seperti secangkir kopi hitam. Di mana rasa manis dan pahit akan bertemu di dalam sebuah kehangatan.”
  • “Hidup dapat diibaratkan seperti minum kopi suguhan. Terkadang, kita akan mendapatkan rasa pahit, terkadang kita juga mendapatkan rasa manis. Namun, hal itu akan membuat mata kita menjadi terbuka.”
  • “Hidup itu layaknya secangkir kopi. Jika terlalu pahit, kamu harus menambahkan gula. Tujuannya supaya menjadi lebih manis.”
  • “Secangkir kopi dapat membuat kita belajar, bahwa rasa pahit juga dapat dinikmati.”
KLIK INI:  PLTA Jadi Andalah Pertumbuhan Energi Terbarukan
***
  • “Kamu mungkin lebih menyukai teh yang manis. Namun, aku sudah identik dengan kopi dan segala kepahitannya.”
  • “Setiap manusia memiliki derajat yang sama di mata Tuhan. Setiap orang memiliki hak yang sama. Selayaknya secangkir kopi, ia tak pernah memilih siapa yang dapat menikmatinya.”
  • “Satu teguk kopi mampu menghangatkan hatimu. Satu langkah kecil dari sebuah niat baik, dapat membawamu menuju sesuatu yang berada di luar imajinasi.”
  • “Kopi tidak pernah memilih siapa yang dapat menikmatinya. Di hadapan kopi, semua orang adalah sama.”
  • “Secangkir kopi dapat menjadi sebuah inspirasi, bahwa ia tidak pernah berdusta atas nama rasa. Kopi selalu punya cerita, bahwa yang hitam tidak selalu kotor, bahwa rasa pahit juga tidak selalu membawa kesedihan.”
  • “Kau mau lihat kejujuran? Lihatlah kopi tanpa gula. Ia tidak perlu bermanis-manis di mulut. Tanpa ragu, ia menunjukkan jati diri yang sebenarnya.”
  • “Kopi yang baik akan selalu menemukan penikmatnya.” -Ben, Film Filosofi Kopi
  • “Ketika semua kata tidak lagi banyak berbicara, maka secangkir kopi dapat menjadi perantara dan mencairkan semua suasana.”
  •  “Cinta memang hal yang bebas, tetapi tidak dapat dipaksakan. Cinta dapat menyatukan dua perbedaan. Layaknya gula dan kopi yang disatukan di dalam secangkir kopi.”
  • “Aku ingin menjelma menjadi apa yang kau inginkan di dalam secangkir kopi. Tak apa aku akan menjadi pahit atau manis, asal kau tetap merindukan rasanya.”
  • “Hitam pekat kopi di hadapanku, tetapi tidak sepekat pahit cinta yang kau beri padaku.”
  • “Jadilah seperti secangkir kopi hitam, tetap dicintai tanpa menyembunyikan pahitnya diri.”
  • “Kamu adalah seseorang yang hanya dapat kunikmati melalui aksara dan kata. Di antara pahit dan manis secangkir kopi di hadapanku.”
KLIK INI:  Perihal Polusi Termal, Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasinya
***
  • “Kopi ini sudah tak lagu butuh gula, jika kau ada dihadapanku.” – Fiersa Besari
  • “Semua orang tahu bawah kopi hitam memang pahit. Itulah alasan dari Tuhan menciptakan senyumanmu yang manis.”
  • “Laki-laki adalah makhluk yang bisa disamakan dengan secangkir kopi. Mereka hangat, kuat dan senantiasa akan menemanimu dalam siang dan malam.”
  • “Sebuah masalah sama seperti gula yang ada di dalam kopi panas. Ketika ia diaduk, semakin diaduk dan semakin lama akan larut. Kemudian akan menimbulkan rasa panis [ada tiap tegukannya.”
  •  “Seseorang berkata, mantan adalah sejenis kopi. Apapun jenis sajiannya, pahitnya akan tetap mendominasi rasa lainnya.”
  • “Dari candu kopi saja aku bisa lepas, apalagi Cuma kamu yang sekadar masa lalu.” – Boy Candra
  • “Kamu tidak suka kopi manis? Cobalah meminumnya sambal mengenang masa lalu. Itu akan membantu.”
  • “Kopi pertamaku pagi ini. Pahitnya seperti tertutup rasa manis. Ibarat dua orang yang saling jatuh cinta, lalu saling mengucap janji yang sebenarnya tidak akan dipenuhi.”
  • “Semua hal memiliki pasangan. Kopi dengan rasa pahit, mawar dengan duri dan jatuh cinta dengan patah hati.”
  • “Hal yang harus dilakukan ketika bangun tidur adalah menyeruput secangkir kopi hangat, hal ini akan mempengaruhi rantai makanan.”
  • “Kopi adalah simbol dari kehidupan ini. Terdapat rasa pahit dan rasa manis.”
  • “Depresi ringan adalah ketika kamu kehabisan kopi di pagi hari.”
  • “Sepahit apapun rasa kopi, tetap lebih pahit ketika tidak memiliki kopi.
  • “Kopi dan pisang goreng adalah pasangan yang sangat serasi. Jangan biarkan rokok ada di antara keduanya dan menghancurkannya.”
  • “Kamu dan kopi adalah dua hal yang memiliki kesamaan. Keduanya secara bersamaan membuat aku jatuh hati.”
KLIK INI:  Sedekah, Solusi Bijak bagi Pendanaan Pemulihan Lingkungan
***
  • “Kopi apa yang membuat hari suram? Kopilih untuk pergi dan meninggalkan aku.”
  •  “Ketika hidup kamu terasa pahit, maka kopimu kekurangan gula. Tambahkanlah.”
  • “Kopi aja bisa bikin aku deg-degan. Apalagi senyum kamu.”
  • “Kopi, adalah cairan yang berwarna hitam pekat. Rasanya sangat pahit. Sama seperti pahitnya hidup dan sindiran dari mertua.”
  • “KOPI, adalah singkatan dari ketika otak perlu inspirasi”
  • “Kamu tidak perlu menjauh. Tunggulah sebentar saja. Akan ku tenggak habis kopi di depanku ini. Lalu bergegas lari dari kehidupanmu.” – Irene Boymau
  • “Tahukah alasan kenapa saya meminta gula yang terpisah? Karena ketika minum kopi bersamamu, maka kopi tanpa gula tetap akan terasa manis.”
  • “Jika memang niatmu hanya sekadar singgah, maka berikan aku secangkir kopi. Jangan berikan aku sebuah hati.”
  • “Ketika kopi sudah menjadi sahabat sejati, maka pagi bukan lagi sebuah misteri. Seperti kamu yang akan selalu ada di dalam hati. Kemudian mengisi hari-hariku.”
  • “Cinta yang terjalin tanpa adanya pertengkaran dapat diibaratkan sebagai kopi yang sudah kadaluarsa. Tidak terasa nikmat.”
  • “Mengaduk secangkir kopi, mengadu sepi. Berkisah lagi mengenai patah hati. Semoga pelukanmu kelak akan melengkapiku.”
  • “Secangkir kopi yang kamu berikan menemaniku dalam sebuah harapan. Mengenai manisnya sebuah penantian.”
  • “Kopi pertamaku pagi ini. Hitam. Layaknya siluet wajah tertidur di bahuku, dalam sebuah perjalanan.”
  • “Kopiku hari ini. Pahit, gelap, serta terpendam. Layaknya sepasang kekasih yang sudah mulai saling bosan.”
KLIK INI:  Mengatasi Ancaman Mikroplastik di Laut dengan Robot Ikan
***
  • “Kopi ini terlalu manis. Seperti dua orang yang sedang melakukan sebuah pendekatan, dengan segala kepalsuan.”
  • “Alangkah indahnya jika tidak hanya segelas kopi saja yang kunikmati setiap pagi. Namun begitu juga dengan senyummu.”
  • “Ada banyak hal yang bisa kulakukan untuk menanti kedatanganmu. Semua itu kulakukan tanpa rasa bosan. Duduk manis, dan menikmati secangkir kopi secara perlahan.”
  • “Sepahit-pahitnya kopi, akan terasa lebih pahit jika taka da kamu di sisiku.”
  • “Ku seduh kopi bersama embun sejuk yang berada dipelukan. Berharap dapat bersulang kenikmatan. Serta mengendapkan ampas rindu  yang ada di dalam ingatan.”
  • “Bulan purnama, bintang pada tiap sudut langit, kejanggalan hati dan secangkir kopi panas. Merindukan sesuatu yang sangat sulit untuk diatasi. Hal itu adalah kamu.”
  • “Merindukan seseorang yang tak pernah merindukanmu. Seperti meminum kopi pada siang hari yang terik.”
  • “Sementara ketika aku menunggu kopi disajikan. Rinduku terasa resah sendiri. Mengisi embun pagi. Berharap menemukan jejak-jejak dirimu di sela-sela berbatu.”
  • “Tunggu dulu, aku memang tak secantik yang kamu duga. Namun tidak sepahit yang mereka katakan.”
  • “Bila memang tak suka kopiku yang sederhana ini, pergilah. Kopu mu mulai dingin, nikmatilah.”
  • “Biarkanlah cangkirku berkata bahwa rindu yang kurasakan memiliki arti. Aku ingin bersamamu, berhadapan cangkir kopi denganmu.”
  •  “Hidup harus selalu dirasakan. Seperti kamu yang menikmati secangkir kopi pada pagi hari. Meskipun terlihat pekat dan tercium aroma harum, tetapi selalu ada pahit di antara itu.”
  • “Meskipun ditambahkan susu, gula atau creamer, kopi selalu memiliki sisi pahit. Itu adalah jati dirinya.”
  • “Hidup itu ibarat secangkir kopi dan teh. Tidak hanya terasa pahit, tetapi ada kalanya akan terasa sepat.”
  •  “Kopi adalah hal yang dapat menjadi penghubung antara hubungan persahabatan. Membuatnya akan semakin akrab, sehingga salah satu nya sakit maka yang lain juga ikut sakit.” – Jalan Kopi
KLIK INI:  Menyesap 7 Puisi Beraroma Kopi dari M Yulanmar
 ***
  • “Manusia hanyalah sebatas penikmat. Entah ia adalah penikmat pahit, atau penikmat manis. Bisa jadi ia adalah penikmat pahit dan manis. Percayalah, semua itu memiliki nikmat sendiri. seperti malam dan kopi.”
  • “Kesabaran sama seperti meminum secangkir kopi. Akan terasa pahit di pangkalnya. Akan tetapi, akan terasa manis pada penghujungnya.”
  • “Perjalanan yang aku lalui tidak akan pernah selesai. Seperti kopi yang akan selalu memberikanku sebuah inspirasi mengenai perjalanan.”
  • “Di malam yang pekat dan dingin ini, kunikmati bersama kopi hitam, sebagai penyejuk hati.”
  • “Segelas kopi akan memberimu sebuah inspirasi. Inspirasi mengenai apa yang sebelumnya tidak pernah kamu sangka.”
  • “Mengaduk kopi bertujuan untuk menjadikannya satu kesatuan. Rasa pahit dan manis akan menjadi satu dan ada di dalamnya. Selayaknya hidup, terkadang perlu untuk dicampur adukkan. Tujuannya supaya menjadi perpaduan yang baik untuk dirasakan.”
  • “Pikiranmu suntuk, karena cinta yang tak kunjung terbalas? Seruputlah kopimu, dan rasakan kedamaiannya. Seraya merasakan nikmat dari Tuhan yang selalu akan melebihi dunia dan isinya.”
  •  “Sekalipun hidupmu tampak sangat penuh…tetaplah selalu tersedia tempat untuk secangkir kopi bersama para sahabat.” – Deassy M. Destiani
  • “Manusia memiliki derajat yang sama di mata Tuhan dan setiap orang memiliki hak yang sama. Selayaknya kopi yang tidak pernah memilih siapa yang bisa menikmatinya.”
  •  “Saat bangun tanpa ada secangkir kopi itu bikin diri ini merasa ada salah satu rantai makanan yang hilang.”
  • “Perjalananku takkan pernah usai, seperti kopi yang tak pernah berhenti memberiku inspirasi tentang sebuah perjalanan.”
  • “Kopi mengajarkan kita bahwa kehidupan tidak selamanya manis, tapi ada pahitnya juga.”
KLIK INI:  Mengamati Cara Tarsius Bekerja di Alam Membantu Petani
***
  • “Kopi akan memberimu inspirasi tentang apa yang tidak pernah kamu sangka sebelumnya.”
  •  “Hidup itu perlu dirasakan, selayaknya kamu menikmati secangkir kopi di pagi hari. Meski, terlihat pekat dan harum, selalu ada pahit di antara itu.”
  •  “Jadilah seperti secangkir kopi yang tersaji di sore hari. Aromanya memberi ketenangan dan rasanya selalu membangkitkan gairah untuk mensyukuri kuasa Tuhan.”
  • “Ketika kamu melakukan sesuatu, jangan terburu-buru. Nikmatilah apa yang ada dihadapanmu. Sama halnya dengan meminum kopi.”
  • “Kita tidak dapat menyamakan kopi dan air tebu. Sesempurna kopi yang dibuat, ia akan tetap kopi. Memiliki sisi pahit yang tidak akan mungkin bisa disembunyikan.”
  • “Biji kopi yang sama tetap dapat menjadi cita rasa kopi yang lain di tangan yang berbeda. Sama seperti kasih sayang, akan menjadi kisah yang berbeda ketika berada di tangan yang berbeda pula.”
  • “Percakapan yang menarik bisa  menjadi sebuah stimulant, seperti kopi hitam, dan efeknya sama-sama bisa menjadi susah tidur.” – Anne Morrow Lindbergh
KLIK INI:  Daftar Negara yang Melekatkan Bunga sebagai Lambang Kebangsaannya

Dari berbagai sumber