Mengenal Teknik Memasak ‘Slow Cooking’, Begini Triknya!

oleh -109 kali dilihat
Mengenal Teknik Memasak ‘Slow Cooking’, Begini Triknya!
Ilustrasi memasak - Foto/Pixabay

Klikhijau.com – Sahabat Hijau pernah dengar istilah ‘slow cooking’, istilah ini digunakan sebagai satu teknik memasak. Lalu apa sebenarnya pengertian dari ‘slow cooking’? Dan bagaimana pula trik memasak dengan metode satu ini?

Artikel ini akan membahas definisi ‘slow cooking’ dan bagaimana trik memasak dengan cara ini. Sebelumnya, kita kembali ke definisi dari istilah yang mungkin kurang populis ini.

Jadi secara sederhana dapat dijelaskan bahwa ‘slow cooking’ adalah satu teknik memasak dengan tempo yang relatif lebih lama. Tujuannya adalah agar bahan makanan yang dimasak tidak hancur. Selain itu, metode ini memastikan penggunaan bumbu meresap secara maksimal dan sempurna pada masakan.

Dengan metode seperti ini masakan bisa lebih maksimal dan mengeluarkan cita rasa khas. Lalu, bagaimana trik memasak dengan metode satu ini? Simak penjelasannya berikut:

KLIK INI:  Olimpiade Tokyo dan Alasan Menobatkannya sebagai Olimpiade Ramah Lingkungan
  • Durasi memasak lebih dari 3 jam

Seperti terminologi yang dijelaskan dari awal bahwa ‘slow cooking’ sangat menitikberatkan pada durasi memasak. Jadi, durasi menjadi poin utama yang jadi pusat perhatian. Umumnya, teknik memasak satu ini memakai durasi lama bahkan mencapai lebih dari 3 jam. Ini penting agar segala bumu yang dimasukkan bakal meresap paripurna pada makanan.

  • Memakai bahan makanan bertekstur keras

Secara umum bahan makanan yang dimasak dalam metode ‘slow cooking’ lebih banyak pada jenis makanan bertekstur keras. Metode ini lebih cocok dipakai pada masakan daging. Jadi, tidak disarankan memasak bahan makanan yang lembut karena berpotensi akan hancur. Jadi, metode ini tidak dapat diterapkan di semua jenis bahan makanan, tetapi lebih fokus pada bahan makanan tekstur keras.

  • Penggunaan bumbu relatif lebih banyak

Memasak dengan teknik slow cooking memiliki ciri khas yakni pada permainan bumbu yang lebih banyak. Namun, pastikan takaran bumbu yang dicampurkan tidak berlebihan sehingga merusak cita rasa dari masakan. Bumbu yang digunakan tentu sesuai kebutuhan dan dengan takaran seimbang.

  • Suhu api harus stabil selama memasak

Selama memasak dengan metode ini, suhu api juga harus tetap stabil. Hal ini penting agar proses memasaknya sempurna. Namun, pastikan Anda menggunakan api kecil dan suhu stabil hingga masakan selesai mencapai durasi yang ditentukan. Dengan api yang stabil, bumbu-bumbu masakan akan stabil.

  • Gunakan penutup wadah

Agar suhu dalam panci juga stabil dan tetap dalam suhu panas maksimal, sebaiknya memakai panci yang ada penutupnya. Dengan penutup wadah, daya resap bumbu masakan juga lebih maksimal. Namun jangan lupa mengecek kondisi masakan setiap saat dengan membuka wadah dan memastikan tidak kekurangan air. Pastikan pula bahwa masakan benar-benar matang merata sempurna.

Nah, inilah perkenalan dengan metode ‘slow cooking’dan trik menjalankannya. Poinnya adalah metode ini mengajarkan kita untuk tetap sabar menikmati proses. Selamat mencoba!

*Sumber: IDN Times

KLIK INI:  Lebih Dekat dengan Ragam Warna Hijau dalam Bahasa Indonesia