Mengenal Kacang Iris Alias Kacang Kayu, Manfaat dan Cara Menanamnya

oleh -27 kali dilihat
Mengenal Kacang Iris Alias Kacang Kayu, Manfaat dan Cara Menanamnya
Kacang Iris Alias Kacang Kayu - Foto: Ist

Klikhijau.com – Kacang iris alias kacang kayu adalah satu jenis tanaman kacang-kacangan yang banyak tumbuh di pedesaan.

Tanaman dengan nama lathin (Cajanus Cajanc (Linn) Millsp) ini memiliki beragam nama di Indonesia antara lain Kacang kayu (Madura), Lekace atau Undis (Bali), Tunis (Timor), Luehate (Tidore, Ternate), Gude atau Kacang Kayu (Jawa), Kacang Hiris (Sunda) dan Bintatung atau bintotoeng (Makassar).

Tanaman ini termasuk family Leguminoseae yang berasal dari Asia yakni menyebar di beberapa negara seperti Indonesia, Filipina, India, Hawaii, Mesir dan di negara-negara yang beriklim tropis.

Kacang Iris dikenal pula sebagai tanaman lawas yang konon sudah dikenal di mesir sejak zaman dahulu yakni sekira 2000 tahun sebelum Nabi Isa lahir.

Buah tanaman ini banyak diolah sebagai sayuran dengan rasa yang khas dan lezat.

KLIK INI:  Bunga Pukul Sembilan, Sering Dianggap Gulma Namun Kaya Manfaat

Ciri tanaman

Dari namanya ‘kacang kayu’ boleh jadi ada kaitannya dengan ciri khas tanaman ini yang berkayu. Kacang iris dapat tumbuh sekira 2 meter. Memiliki daun yang berbulu halus, pajangnya sekira 3 hingga 6 cm.

Bunganya berbentuk kupu-kupu berwarna kuning dengan panjang sekira 2 hingga 4 cm. Adapun buahnya berbentuk polong, berbulu halus dengan panjang antara 4 hingga 7 cm.

Jika polongnya sudah matang, warnanya akan berubah menjadi coklat kehitam-hitaman. Di dalam polongnya terdapat beberapa biji antara 5 hingga 8 biji. Bijinya berwarna putih, kuning, merah mudah dan berbintik-bintik.

Manfaat

Di beberapa daerah, dedaun tanaman ini dimanfaatkan sebagai obat sakit diare. Di Tanah air kita, dedaunnya kerap digiling hingga halus lalu diusapkan ke atas kulit yang terkena kurap. Selain itu, daun kacang iris dapat pula dimanfaatkan sebagai pakan ternak.

KLIK INI:  Melihat Potensi Tanaman Porang Melalui Produk Turunannya

Sedangkan buahnya sudah sangat familiar dibuat sayur yang lezat, dilalap atau dibuat rujak. Rujak kacang iris terbilang enak. Penasaran cara membuatnya? Kacang yang muda dicuci terlebih dahulu lalu ditumbuk halus dan dicampur dengan garam, cabe, kencur, sedikit gula dan terasi.

Jika biji mudanya enak dirujak, biji yang tua paling enak disayur. Adapun biji yang ditumbuhkan hingga bertunas akan menjadi toge kacang iris. Bijinya ini dapat dicampur ketan dan dimasak.

Di India, kacang iris dinamai dal. Orang India mengolah bijinya sebagai makanan. Caranya dengan merendam semalam dengan air lalu dijemur hingga kering. Setelahnya kemudian digiling hingga menjadi tepung lalu dibuat makanan.

Cara menanamnya

Bagaimana cara menanamnya? Kacang iris dapat ditanam di tanah rendah hingga pegunungan. Di banyak desa, tanaman ini kerap ditanam di pekarangan atau pagar rumah.

Untuk pembibitan menggunakan biji yang berkualitas. Sebelum penanaman, siapkan lubang terlebih dahulu. Tiap lubang kemudian diisi 2-3 buah biji.

Tanaman ini menyukai akses cahaya matahari yang banyak serta di tanah yang gembur. Diperkirakan akan berbuah setelah 6 bulan bertumbuh.

Bila sudah berbuah dan dipanen, ada baiknya tanaman ini dipangkas agar pada sesi berbuah berikutnya akan lebih banyak. Jangan lupa memanen buahnya segera bila sudah layak konsumsi demu menghindari serangan ulat dan kumbang yang menyukai bijinya.

Semoga bermanfaat!

KLIK INI:  Kaya Manfaat, Kacang Mete Bagus Dijadikan Camilan di Pagi Hari