Memasak dengan Anak-anak Melejitkan Kecerdasannya, Begini Penjelasannya!

Publish by -67 kali dilihat
Penulis: Alifia Sulaiman
Memasak dengan Anak-anak Melejitkan Kecerdasannya, Begini Penjelasannya!
Ilustrasi anak memasak - Foto/Pixabay

Klikhijau.com – Pernahkah Anda melihat anak-anak bermain “masak-masak” dengan riang gembira? Itu tandanya anak-anak itu sedang membangun daya imajinatifnya betapa asyiknya memasak. Mereka juga sedang membayangkan dirinya yang kelak bisa memasak.

Sejatinya, anak-anak bisa diajak untuk memasak sejak masih kanak-kanak. Ada banyak manfaat di baliknya yang sangat baik untuk perkembangan anak.

Selain mengajarkan tentang ketelatenan, memasak di dapur juga bisa jadi arena belajar sambil bermain bagi anak. Dikutip dari Merchant-gourmet.com, kebiasaan mengajak anak memasak adalah langkah pertama mengedukasi anak merayakan makanan.

Tunjukkan pada mereka bahwa makanan enak berarti kesenangan dan saat-saat menyenangkan bersama, tulis Redaksi Merchant-gourmet. Katanya, jika Anda membuat anak-anak tertarik untuk memasak lebih awal, Anda memberi mereka hadiah yang mulia seumur hidup. Mereka juga cenderung makan dengan baik.

KLIK INI:  Tanaman Pot Primadona, Pilih Aglonema atau Janda Bolong?
Mengasa kecerdasan anak

Dapur adalah taman bermain untuk rasa ingin tahu anak-anak, tempat di mana mereka dapat belajar untuk mencintai dan memercayai indera mereka.

Memasak merangkum kemampuan membaca, matematika, geografi, ilmu sosial, bahasa, berbagi, keamanan, dan keterampilan manual.

Memasak adalah cara bagi anak-anak untuk menemukan cara menikmati memberi, baik makanan maupun diri mereka sendiri untuk kesenangan orang lain.

Ketika kita melihat untuk menemukan kegembiraan dengan cara yang lebih sederhana, lebih murah tetapi lebih berharga, ini mungkin menjadi bagian yang paling berharga dari mendorong anak-anak ke dapur kita.

Bagi anak berada di dapur adalah momen belajar bereksplorasi dan mengembangkan kreativitas yang dapat melejitkan kecerdasan anak. Dari dapur, anak-anak akan mengasah skill dasarnya termasuk emosinya yang tentu sangat penting untuk perkembangan anak.

KLIK INI:  Wow, Ada Kopi Mangrove di MLC, Manjur untuk Kejantanan!
Menarik minat anak-anak

Untuk mengajak anak-anak terlibat sehari-hari, kita perlu mendefinisikan kembali apa artinya memasak dengan anak-anak.

Mulailah dengan bahan-bahan, minta anak-anak untuk membantu memilih sayuran dan buah-buahan di toko atau atau melalui pesanan online.

Setelah itu, mulailah pindah ke pengukuran atau takaran. Melibatkan anak pada fase ini akan membuat mereka menemukan hal-hal menarik setiap saat. Biarkan energi kekanak-kanakan mereka tetap mewarnai aktivitasnya.

Tunjukkan pada anak-anak cara menaburkan mentega pada roti bakar, ajari mereka mengupas sayuran, cara mengambil bumbu dari tanaman, dan lainnya.

Ajak mereka melakukan aktivitas dapur seperti mengupas jeruk, bagaimana membuka lemari es yang benar, hingga membersihkan meja dapur.

KLIK INI:  Temukan 6 Manfaat Ajaib Gaya Hidup Minim Sampah!

Bila mereka mulai menyukai makanan dan terbiasa ada di dapur, anak-anak akan sering muncul di dapur untuk menanyakan apa yang bisa mereka cium di dalam panci atau di dalam oven.

Jika Anda tidak punya banyak waktu, memasak adalah cara terbaik untuk memadukan permainan dan kepraktisan karena Anda bisa bermain bersama, berbicara dengannya, dan mengajar anak-anak.

Manfaat lain mengajarkan anak memasak

Selain dapat meningkatkan kecerdasan dan emosinya, mengajak anak-anak memasak juga memiliki manfaat istimewa lainnya, diantaranya:

#Memperkuat kepercayaan dirinya

Bila anak-anak hanya bermain ‘masak-masak’, mengajak anak memasak berarti mengajak mereka pada aktivitas memasak yang sesungguhnya. Dengan cara ini, Anda telah mengasah kepercayaan dirinya.

Di dapur mereka dapat berkreasi sendiri dan meluapkan imajinasinya. Biarkan itu terjadi sebagai pembelajaran yang juga sekaligus arena bermain agar anak-anak semakin yakin pada kemampuannya.

KLIK INI:  Demi Kesehatan dan Lingkungan, Terapkan Gaya Hidup Ini
#Media belajar pola hidup sehat

Dapur adalah inti dari kehidupan rumah, sebab di sanalah makanan dibuat. Karena itu, kesehatan rumah sangat ditentukan di dapur. Memasak merupakan aktvitas yang selalu berupaya menerapkan konsep pola hidup sehat, diantaranya makanan sehat dan bersih.

Di dapur anak-anak bisa diperkenalkan tentang bagaimana menjaga kebersihan. Mengenalkan tentang makanan sehat dan sayuran sehat. Dengan begitu, anak-anak dapat menerapkan pentingnya pola hidup sehat dalam keseharian.

#Membangun kebersamaan keluarga

Aktivitas memasak bersama membangun kedekatan dan kebersamaan. Hal itu karena memasak adalah praktik pembagian peran dan gotong-royong yang sederhana.

Momen istimewa setelah memasak adalah makan bersama. Kebiasaan ini harus dalam keluarga agar semakin harmonis dan merawat suasana menyenangkan.

Tak ada salahnya kan mengajak anak-anak memasak dan membiasakan mereka menemani di dapur. Ajak mereka memasak sambil bermain. Lalu berapa usia anak sudah ideal diajak menemani di dapur?

Usia 2-3 tahun sepertinya sudah mulai bisa dilibatkan. Namun pada usia 6 tahun ke atas, mereka sudah mulai bisa dilibatkan lebih teknis seperti mencampur bahan makanan, bumbu dan lainnya. Mari memasak bersama dan tetap bahagia!

KLIK INI:  Flight Shaming, Cara Wisatawan Eropa Merawat Lingkungan di Udara
Editor: Anis Kurniawan

KLIK Pilihan!