Melati Air, Bunga yang Mekar di Pagi Hari dan Berguguran di Sore Hari

Publish by -6.490 kali dilihat
Penulis: Redaksi
Melati Air, Bunga yang Mekar di Pagi Hari dan Berguguran di Sore Hari Klikhijau.com – Melati air (Echinodorus palaefolius), berbunga indah berwarna putih selayaknya melati, tapi sejatinya bukan melati. Nah, kok begitu? Tanaman ini merupakan keluarga Alismatacea alias tumbuhan air berbunga. Dinamai melati air lantaran penampilan bunga mekarnya yang memang mirip melati. Menariknya, bunga melati air tersusun berkelopak di sepanjang tangkai sehingga terlihat memiliki bunga yang sangat banyak. Terlebih, tangkainya dapat memanjang hingga 2 meter. Berbeda dengan bunga melati yang sesungguhnya, bunga jenis ini tidak mengeluarkan aroma harum. Ternyata inilah bedanya dengan bunga melati yang asli. Jadi, kamu hanya bisa menikmati keindahan bunga mekarnya yang eksotis. Namun, pada saat yang tepat yakni di musim berbunga, kamu akan menemukan Echinodorus palaefolius yang memamerkan bunganya setiap hari. Yah, bunga ini akan mekar di pagi hari dan akan berguguran di sore hari saat senja hampir tenggelam. Rupanya romantis juga yah bunga ini? Tak hanya itu, di antara kelopak bunganya yang putih bersih muncul benang sari berwarna kuning cerah yang menambah eksotika bunganya. Benang sari ini pulalah yang menjadi umpan bagi serangga mendatanginya. Daya tarik lainnya adalah daunnya yang berbentuk love memanjang, berwarna hijau muda hingga hijau tua. Dedaun pada melati air akan keluar dari akar dengan tangkai tunggal. Tanaman ini memiliki akar serabut yang menyukai air dan tanah berlumpur. Meski begitu, Echinodorus palaefolius dapat di tanam dalam pot asalkan diameternya lebar. Hal ini penting agar ada ruang berkembang bagi akar serabutnya. Saat di tanam dalam pot, tanaman ini membutuhkan air yang banyak. Jika, melati air kekurangan air atau sering terlambat disiram, ia akan cepat layu bahkan mati. Echinodorus palaefolius dapat diperbanyak melalui anakan. Setiap tangkainya yang ditumbuhi bunga dan bakal buah akan berkembang menjadi anakan. Pilihlah anakan yang telah tumbuh akarnya. Anakan tersebut dipotong lalu ditanam pada media tanam. Selain melati lokal air, ada pula jenis lain yakni melati air bangkok. Jenis melati bangkok memiliki daun yang tebal dan bulat serta batang yang lebih besar dan kuat. Melati bangkok juga bertumbuh dengan menjulang ke atas dan memiliki kemampuan adaptasi cuaca yang baik. Jenis ini banyak diminati sebagai tanaman hias. Klasifikasi tanaman Echinodorus palaefolius, sebagai berikut: Kingdom : Plantae Subkingdom : Tracheobionta Superdivisio : Spermatophyta Divisio : Magnoliophyta Kelas : Liliopsida Ordo : Alismateles Familia : Alismataceae Genus : Echinodarus Spesies : Echinodarus palaefolius var.latifolius Cara menanam melati air Penasaran menanam Echinodorus palaefolius di dalam pot. Simak penjelasannya berikut ini: • Siapkan media tanam dan pot dengan diameter yang lebih lebar. Pot yang disiapkan tidak perlu dilubangi bagian bawahnya agar akarnya tidak keluar batas. • Gunakan tanah yang halus, namun media tanam terbaik adalah tanah lumpur. Masukkan media tanam tersebut ke dalam pot. Cukup memenuhi sepertiganya saja, lalu ditambahkan dengan kompos agar nutrisi tanaman memadai. • Masukkan atau tanam anakan melati air ke dalam media tanam lalu padatkan tanahnya. • Siram tanaman seteahnya agar proses adaptasi tanaman berlangsung lebih cepat. • Letakkan tanaman pot pada tempat sejuk dan tidak terlampau terpapar sinar matahari langsung. • Selain dengan media tanam, bunga ini juga gampang tumbuh dengan media air. Caranya yaitu dengan membuat lubang tanam lalu masukkan akar melati air. Posisi akar ini diusahakan agar bisa menyebar ke seluruh area kolam. Pemupukan Pemupukan dapat dilakukan untuk hasil terbaik. Selain pupuk kompos, pupuk yang tepat untuk bunga melati air adalah pupuk NPK. Hasil penelitian menunjukkan, pemberian pupuk NPK dengan dosis yang sesuai dapat mempengaruhi pertumbuhannya. Selain dapat meningkatkan kehijauan daun, menangga tinggi tanaman, pupuk NPK juga dapat mempercepat mekar bunganya. Sehingga kamu dapat menikmati eksotika bunganya setiap waktu. Pemberian pupuk NPK disarankan menggunakan pipa. Pipa ditusukkan ke dalam tanahnya kemudian pupuk NPK dimasukkan ke dalamnya. Hal ini agar nutrisi dapat diserap langsung oleh tanaman. Itulah penjelasan detail mengenai Echinodorus palaefolius, semoga bermanfaat!
Melati air (Echinodorus palaefolius) - Foto/PaktaniDigital

Klikhijau.com – Melati air (Echinodorus palaefolius), berbunga indah berwarna putih selayaknya melati, tapi sejatinya bukan melati. Nah, kok begitu? Tanaman ini merupakan keluarga Alismatacea alias tumbuhan air berbunga.

Dinamai melati air lantaran penampilan bunga mekarnya yang memang mirip melati. Menariknya, bunga melati air tersusun  berkelopak di sepanjang tangkai sehingga terlihat memiliki bunga yang sangat banyak. Terlebih, tangkainya dapat memanjang hingga 2 meter.

Berbeda dengan bunga melati yang sesungguhnya, bunga jenis ini tidak mengeluarkan aroma harum. Ternyata inilah bedanya dengan bunga melati yang asli. Jadi, kamu hanya bisa menikmati keindahan bunga mekarnya yang eksotis.

Namun, pada saat yang tepat yakni di musim berbunga, kamu akan menemukan Echinodorus palaefolius yang memamerkan bunganya setiap hari. Yah, bunga ini akan mekar di pagi hari dan akan berguguran di sore hari saat senja hampir tenggelam.

KLIK INI:  Wajib Diketahui, 7 Tanaman Hias Ini Ternyata Beracun

Rupanya romantis juga yah bunga ini? Tak hanya itu, di antara kelopak bunganya yang putih bersih muncul benang sari berwarna kuning cerah yang menambah eksotika bunganya. Benang sari ini pulalah yang menjadi umpan bagi serangga mendatanginya.

Daya tarik lainnya adalah daunnya yang berbentuk love memanjang, berwarna hijau muda hingga hijau tua. Dedaun pada melati air akan keluar dari akar dengan tangkai tunggal.

Tanaman ini memiliki akar serabut yang menyukai air dan tanah berlumpur. Meski begitu, Echinodorus palaefolius dapat di tanam dalam pot asalkan diameternya  lebar. Hal ini penting agar ada ruang berkembang bagi akar serabutnya.

Saat di tanam dalam pot, tanaman ini membutuhkan air yang banyak. Jika, melati air kekurangan air atau sering terlambat disiram, ia akan cepat layu bahkan mati.

KLIK INI:  Mawar Hijau yang Mentereng, Fakta Tentangnya dan Filosofinya!

Echinodorus palaefolius dapat diperbanyak melalui anakan. Setiap tangkainya yang ditumbuhi bunga dan bakal buah akan berkembang menjadi anakan. Pilihlah anakan yang telah tumbuh akarnya. Anakan tersebut dipotong lalu ditanam pada media tanam.

Selain melati lokal air, ada pula jenis lain yakni melati air bangkok. Jenis melati bangkok memiliki daun yang tebal dan bulat serta batang yang lebih besar dan kuat. Melati bangkok juga bertumbuh dengan menjulang ke atas dan memiliki kemampuan adaptasi cuaca yang baik. Jenis ini banyak diminati sebagai tanaman hias.

Klasifikasi tanaman Echinodorus palaefolius, sebagai berikut:

Kingdom                       : Plantae

Subkingdom                 : Tracheobionta

Superdivisio                  : Spermatophyta
Divisio                            : Magnoliophyta
Kelas                              : Liliopsida
Ordo                              : Alismateles
Familia                          : Alismataceae
Genus                           : Echinodarus
Spesies                         : Echinodarus palaefolius var. latifolius
KLIK INI:  Dua Jenis Burung Ini Menghilang, Kemungkinan Telah Punah
Cara menanam melati air

Penasaran menanam Echinodorus palaefolius di dalam pot. Simak penjelasannya berikut ini:

  • Siapkan media tanam dan pot dengan diameter yang lebih lebar. Pot yang disiapkan tidak perlu dilubangi bagian bawahnya agar akarnya tidak keluar batas.
  • Gunakan tanah yang halus, namun media tanam terbaik adalah tanah lumpur. Masukkan media tanam tersebut ke dalam pot. Cukup memenuhi sepertiganya saja, lalu ditambahkan dengan kompos agar nutrisi tanaman memadai.
  • Masukkan atau tanam anakan melati air ke dalam media tanam lalu padatkan tanahnya.
  • Siram tanaman seteahnya agar proses adaptasi tanaman berlangsung lebih cepat.
  • Letakkan tanaman pot pada tempat sejuk dan tidak terlampau terpapar sinar matahari langsung.
  • Selain dengan media tanam, bunga ini juga gampang tumbuh dengan media air. Caranya yaitu dengan membuat lubang tanam lalu masukkan akar melati air. Posisi akar ini diusahakan agar bisa menyebar ke seluruh area kolam.
Pemupukan

Pemupukan dapat dilakukan untuk hasil terbaik. Selain pupuk kompos, pupuk yang tepat untuk bunga melati air adalah pupuk NPK.

Hasil penelitian menunjukkan, pemberian pupuk NPK dengan dosis yang sesuai dapat mempengaruhi pertumbuhannya.

Selain dapat meningkatkan kehijauan daun, menangga tinggi tanaman, pupuk NPK juga dapat mempercepat mekar bunganya. Sehingga kamu dapat menikmati eksotika bunganya setiap waktu.

Pemberian pupuk NPK disarankan menggunakan pipa. Pipa ditusukkan ke dalam tanahnya kemudian pupuk NPK dimasukkan ke dalamnya. Hal ini agar nutrisi dapat diserap langsung oleh tanaman.

Itulah penjelasan detail mengenai Echinodorus palaefolius, semoga bermanfaat!

KLIK INI:  Bagaimana Bisa Kopi Melindungi Gorila di Uganda dari Kepunahan?
Editor: Anis Kurniawan

KLIK Pilihan!