Manfaat Pare untuk Kanker dan Khasiat Lainnya yang Menakjubkan

Publish by -176 kali dilihat
Penulis: Alifia Sulaiman
Manfaat Pare untuk Kanker dan Khasiat Lainnya yang Menakjubkan
Buah pare - Foto/Totabuan

Klikhijau.com – Pare (Momordica charantia) merupakan tumbuhan tropis yang dikenal kaya manfaat, termasuk untuk pengobatan kanker. Meski rasanya pahit, buah Pare akan dilahap juga—seperti kata pameo: dalam rasa yang pahit ada obat yang menyembuhkan.

Bentuk buahnya sangat khas, sedikit bergerigi dan memanjang. Warnanya putih kekuningan sampai hijau tua. Rasanya yang pahit membuatnya dinamai paria di sejumlah daerah seperti dalam bahasa Sunda dan juga di daerah Bugis-Makassar.

Selain sebagai bahan makanan yakni sayur-mayur, Pare juga dikenal dalam pengobatan ragam penyakit seperti kanker, diabetes, tukak lambung dan lainnya.

Sebelum membahas khasiatnya dalam mengobati kanker dan penyakit lainnya, ada baiknya memahami kandungan buah satu ini. Buah Pare mengandung senyawa kimia yang diketahui berkhasiat antara lain: saponin, glikosida triterpen, alkaloida, steroida hingga protein.

Buahnya yang belum matang merupakan sumber Vitamin A, Vitamin C, zat besi dan fosfat. Beberapa senyawa yang dikandung buah ini sudah berhasil diisolasi antara lain momorcharin, momordenol, momordisilin, dan momordin.

KLIK INI:  Vape Ternyata Mengandung 10 Kali Lipat Karsinogen?
Khasiat pare untuk mengobati kanker

Sejumlah penelitian pendahuluan baik in vitro maupun in vivo dari sari dan senyawa murni termasuk MAP 30, memperlihatkan aktivitas antikanker, antara lain terhadap sel leukimia, payudara, tumor kulit dan prostat.

Kekuatan khasiat Pare sangat bergantung dari jenisnya, Pare Thailand diketahui lebih efektif dibandingkan Pare Cina.

Pada sebuah percobaan pada binatang, sari daunnya memperlihatkan kemampuan meningkatkan resistensi  terhadap infeksi virus dan memberikan efek immunitas baik uji klinis maupun eksperimen.

Senyawa protein dalam biji, buah dan daunnya dapat berkhasiat untuk anti HIV, polio, herpes hingga dapat menekan tumor.

KLIK INI:  Ramadan, Masakan Ibu, dan Sebuah Rahasia Tetap Segar Saat Berpuasa, Klik Ini!
Khasiat lainnya

Selain untuk mengobati kanker, tumor dan anti HIV, buah ini juga punya khasiat lainnya antara lain dapat digunakan sebagai obat cacing yang khasiatnya lebih kuat dibandingkan dengan piperazine (senyawa dalam obat cacing).

Selain itu, Pare dapat memperlambat pembekuan darah. Kandungan kimianya yakni momordin menunjukkan aktivitas hipotensi yang lemah. Momordin Ic dan aglikonnya, asam oleanolat merupakan senyawa dengan aktivitas utama anthirheumatik. Pare secara tradisional juga digunakan untuk pengobatan psoriasis.

Sari daun (air, etanol, dan metanol) dari buah ini secara klinis memperlihatkan aktivitas antimikroba dengan spektrum luas. Secara in vitro memiliki aktivitas antimikroba terhadap beberapa bakteri penyebab penyakit seperti: Escherichia coli, Salmonella paratyphi, Shigella dysentriae dan Streptomyces griseus.

Sari buahnya juga dapat menghambat pertumbuhan Helicobacter pylori, bakteri yang ikut berperan dalam tukak lambung. Sedangkan sari daunnya dilaporkan dapat menghambat pertumbuhan Mycobacterium tuberculosis, bakteri penyebab TBC.

KLIK INI:  Pemberian Antibiotik pada Anak Berisiko bagi Kesehatannya, Benarkah?

Tak hanya itu, Paria juga dapat bermanfaat berperan sebagai immunomodulator. Dalam beberapa kasus memperlihatkan efek khusus dari buah ini yang dapat meingkatkan immunitas.

Efek samping dan keamanan

Meski kaya manfaat, konsumsi buah Pare tidak boleh berlebihan yang mengakibatkan adanya efek samping.

Pada sebuah penelitian pada binatang, pemberian pada dosis rendah selama 2 bulan menunjukkan tidak menimbulkan efek toksik pada hati, ginjal, dan efek lain, pertumbuhan organ dan parameter darah juga tidak terpengaruh.

Namun beberapa penelitian melaporkan toksisitas ringan dari semua bagian tanaman ini. Pada pemberian dosis tinggi sari secara injeksi dapat menyebabkan toksisitas bahkan kematian.

Secara tradisional dan eksperimen, menunjukkan adanya efek abortifum. Bagian buah dan biji memperlihatkan efek yang lebih kuat dibandingkan daun atau herbanya.

Efek samping yang telah terdokumentasi adalah koma hipoglikemi, kejang pada anak-anak, sakit kepala dan penurunan kesuburan.

Demikianlah pembahasan singkat mengenai manfaat buah Pare, dari anti kanker hingga anti virus. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan Anda!  

Sumber: Herba Indonesia (2007)

KLIK INI:  Kulit Terasa Gatal dan Berair? Mungkin Ini Penyebabnya!
Editor: Anis Kurniawan

KLIK Pilihan!