Lawan Covid-19, Amerika Cabut Larangan Penggunaan Plastik Sekali Pakai

Publish by -52 kali dilihat
Penulis: Redaksi
Lawan Covid-19, Amerika Cabut Larangan Penggunaan Plastik Sekali Pakai
Kantong plastik sekali pakai-Foto/Tempo.co

Klikhijau.com – Amerika Serikat cabut larangan penggunaan plastik sekali pakai (single use plastic) di tengah massifnya penyebaran virus corona (covid-19). Kebijakan ini diambil sejumlah negara bagian di Amerika sebagai upaya melawan penyebaran Covid-19.

Kebijakan ini tentu saja bersifat darurat dan dijalankan di masa pandemik corona belum berakhir. Seperti diketahui, Amerika merupakan Negara yang sangat konsisten menyuarakan larangan pemakaian plastik sekali pakai.

Larangan penggunaan plastik sekali pakai telah mengubah orang untuk memakai kantong atau tas belanja. Tas belanja dianggap satu cara memotong mata rantai penggunaan kantong kresek yang berbahaya bagi lingkungan.

Namun di tengah penyebaran covid-19, pemakaian tas belanja harus dipertimbangkan lagi. Mungkin untuk sementara waktu. Hasil riset menunjukan kantong belanja dapat menyimpan virus Corona atau Covid-19 dan mengancam seluruh umat manusia, beberapa kepala daerah di Amerika Serikat bersikap.

KLIK INI:  Tunda Dulu Berwisata ke Sinjai, Penutupan Obyek Wisata Diperpanjang
Kebijakan sementara

Dilansir di laman ADUPI, Gubernur New Hampshire, Chris Sununu mencabut aturan pelarangan penggunaan single use plastic di negara bagian yang dipimpinnya. Ia melarang penggunaan tas belanja yang dapat digunakan kembali dan mengharuskan toko untuk menggunakan plastik sekali pakai atau kantong kertas sebagai gantinya.

“Pekerja toko kelontong kami berada di garis depan COVID-19,” kata Sununu dalam sebuah pernyataan kepada media seperti ditulis Boston Herald belum lama ini.

Hasil penelitian di sebuah laboratorium di Amerika Serikat menunjukan bahwa virus corona dapat hidup di permukaan benda, selama berhari-hari.

Termasuk pada tas belanja yang digunakan kembali. Dan, mayoritas, kondisi kantong belanja yang digunakan berkali-kali itu kotor, karena orang tidak membersihkan tas mereka setelah digunakan.

KLIK INI:  5 Cara Sederhana Mengurangi Penggunaan Plastik Sekali Pakai

Selama keadaan darurat, Departemen Keamanan Dalam Negeri juga merekomendasikan warga Amerika untuk menyimpan persediaan air kemasan selama dua minggu di rumah.

Meskipun air ledeng aman, tapi mereka tetap khawatir jika pekerja pada fasilitas pengolahan air mium itu terpapar virus corona atau meninggal karenanya.

Massachusetts negara bagian lainnya juga melakukan hal serupa. Gubernur Massachusetts Charlie Baker, Rabu lalu mengumumkan semua aturan larangan kantong plastik dicabut.

“Mulai sekarang, tas yang dapat digunakan kembali dilarang dan semua peraturan tentang larangan kantong plastik dicabut,” katanya.

Sikap serupa juga dilakukan oleh Walikota Boston Marty Walsh. Penggunaan kantong plastik sekali pakai adalah salah satu upaya untuk mencegah penyebaran covid-19.

Dalam kondisi darurat, Amerika telah mencoba merevisi satu kebijakan strategsisnya demi memutus penyebaran covid-19. Bagaimana dengan Indonesia?

KLIK INI:  Konservasi Sudah Jadi Bagian Perhatian Publik, Benarkah?
Editor: Anis Kurniawan

KLIK Pilihan!