Langka dan Menakjubkan, Peneliti Temukan Cumi-cumi Raksasa

Publish by -26 kali dilihat
Penulis: Redaksi
Langka dan Menakjubkan, Peneliti Temukan Cumi-cumi Raksasa
Cumi-cumi raksasa yang ditemukan para peneliti/Foto-Brit Finucci (NIWA)

Penemuan itu jadi bukti jika laut memiliki kejutan menakjubkan

Klikhijau.com – Beberapa tahun terakhir, penjual ikan banyak mengunjungi kampung saya. Jenis ikan yang dijaul pun beragam. Salah satunya adalah cumi-cumi.

Ukuran cumi-cumi yang dijual pun standar saja. Saya mengira bahwa tidak ada cumi-cumi yang bisa tumbuh dengan besar menyerupai “raksasa”

Namun, anggapan itu keliru, sebab ilmuwan dari Institut Penelitian Air Nasional dan Atmosfer Nasional Selandia Baru (NIWA), telah menemukan seekor cumi-cumi raksa di sekitar perairan

Berat cumi-cumi tersebut, yakni 110 kilogram dengan panjang 4 meter. Besar bukan?

KLIK INI:  Satu-Satunya Badak Sumatera Jantan yang Tersisa di Malaysia, Mati!

Darren Stevens yang memimpin ekpedisi yang juga merupakan ahli perikanan NIWA mengungkapkan jika Selandia Baru seperti ibu kota untuk jenis cumi-cumi raksasa dunia.

Bukan tujuan utama

Awalnya tujuan ekpedisi ekspedisi penelitian bawah laut itu bukanlah mencari cumi-cumi raksasa.

Para ilmuwan sebenarnya mencari hiu yang bisa bercahaya dalam gelap. Keinginan tersebut berawal dari tekad seorang ilmuwan Belgia, Jérôme Mallefet dari Universitas Katolik Louvain (UCLouvain) yang sedang mempelajari bioluminescence (produksi cahaya) dari hiu tersebut.

Tapi, seperti banyak kisa penemuan yang tak disengaja di dunia ini. Para peneliti itu justru menemuka sesuatu yang lebih menakjubkan.

“Ini cumi-cumi raksasa kedua yang pernah saya lihat. Saya sudah melakukan perjalanan di laut, dan sebagian besar survei sekitar satu bulan, dan saya baru melihat dua ini saja. Sangat langka,” ungkap Stevens seperti yang ditulis Afkar Aristoteles Mukhaer, Kamis, 20 Februari 2020 di Nationalgeographic Indonesia.

Untuk mengetahui perihal cumi-cumi raksasa tersebut peneliti Universitas Teknologi Auckland, Ryan Howard kemudian membedahnya. Howard mempelajari mata cumi-cumi dari lautan dalam.

KLIK INI:  Nasib Si Kecil Kukang Jawa di Ujung Tanduk

Sampelnya berupa potongan-potongan yang bernilai untuk penelitian seperti mata, kepala, perut, dan organ reproduksi cumi-cumi tersebut.

“Kami mengambil bagian perut karena hampir tidak ada yang diketahui tentang pola makan cumi-cumi raksasa. Sebab, setiap kali orang menangkapnya, jarang ada apa pun di perut mereka.”

Mata cumi-cumi yang ditemukan itu akan digunakan untuk meneliti kehidupan mereka di bawah laut . Sedangkan bagian kepalanya akan digunakan untuk mengukur umur cumi-cumi yang memiliki ukuran tidak lumrah tersebut.

KLIK INI:  Tokek Spesies Baru Ditemukan Hidup di Gunung Berapi Terpencil
Editor: Idris Makkatutu
Sumber: Nationalgeographic

KLIK Pilihan!