Lalat Buah, Sang Penyerang Buah dan 5 Fakta Menarik Tentangnya

Publish by -64 kali dilihat
Penulis: Redaksi
Lalat Buah, Sang Penyerang Buah dan 5 Fakta Menarik Tentangnya
Lalat buah - Foto/Pertanianku

Klikhijau.com – Lalat buah (Bactocera sp) merupakan hama yang tak disukai petani karena menyerang tanaman buah seperti cabai, belimbing, mangga, kopi dan lainnya. Serangga ini kerap menjadi penyebab gagal panen.

Melansir Greeners.co, lalat buah merujuk pada dua spesies yang berbeda, yaitu lalat cuka (pomace fly) dari famili Drosophilidae dan lalat buah (truefruit fly) dari famili Tephritidae.

Hingga kini, terdapat kurang lebih 5.000 spesies lalat yang sudah dideskripsikan dan terbagi dalam 500 genus. Dari jumlah spesies tersebut, sebagian besar digolongkan sebagai hama, misalnya genus Bactrocera.

Bactrocera spp. merupakan hama yang sangat merugikan pada tanaman hortikultura. Hama satu ini menyukai iklim tropis bahkan populasinya dapat meningkat pesat saat musim hujan.

Lalat buah dapat hidup dan berkembang pada suhu 10-30°C dan telurnya pada suhu antara 25-30°C. Sementara, telur-telurnya dapat menetas dalam waktu yang relatif singkat yaitu 30-36 jam. Serangga ini dapat menghasilkan 100-120 butir setiap kali bertelur.

Jadi bisa dibayangkan betapa cepatnya perkembangbiakannya. Selain itu, berikut 5 fakta unik tentang lalat buah yang menarik Anda ketahui:

KLIK INI:  Harpy, Burung Elang Terbesar di Dunia yang Nyaris Punah
#Suka masuk rumah

Pernahkah Anda menjumpai ada lalat besar yang berkerumun pada sisa-sisa makanan, terutama sampah perut ikan? Diantaranya boleh jadi ada lalat buah.

Yah. Secara morfologi, jenis satu ini memang mirip dengan lalat rumah. Bedanya dapat dilihat pada adanya kombinasi warna hitam keabu-abuan, kuning dan orange kecoklat-coklatan.

Serangga ini memiliki tubuh berbuku-buku juga antenna dan kakinya. Sedangkan kepalanya berbentuk bulat lonjong. Pada beberapa spesies lalat buah terdapat noktah (titik kecil) warna khas yang digunakan untuk membedakannya dengan spesies yang lain.

Beberapa spesiesnya bahkan dapat dikenali melalui noktah hitam pada bagian depan wajah yang disebut dengan facial spot.

KLIK INI:  Mengenal Capung, Sang Pendekar Ulung Pembasmi Nyamuk dan Indikator Pencemaran
#Pola serangannya unik

Bagaimana serangga ini menyerang buah dambaanya?  Lalat betina dengan ovipositornya akan menusuk buah dan meletakkan telurnya dalam lapisan epidermis. Lalu saat menetas, larvanya akan memakan daging buah hingga buah mengalami kerusakan dan berubah warna.

Parahnya lagi, serangan Bactocera sp akan diikuti oleh hama lain. Tidak hanya pada buah, serangga ini juga menyerang bunga dan batang. Walhasil, tanaman cabai akan mengalami kerusakan sebelum panen akibat serangan hama ini.

#Ciri khasnya ada pada dadanya

Perhatikanlah bagian toraksnya (dada), di sana ada warna warna-warna yang cerah. Warna dasar toraks lalat buah ialah hitam atau coklat-merah bata. Ciri yang paling mudah dikenali juga terlihat dari garis berwarna kuning di bagian tengah (median) atau di pinggir (lateral) di daerah mesotoraks (daerah tengah dada).

Pada kebanyakan lalat buah, abdomen (bagian tubuh berupa rongga perut yang berisi alat pencernaan) berwarna dasar coklat tua atau coklat muda atau hitam keabu-abuan.

KLIK INI:  Ini Fakta Lain Pohon Ketapang, Selain Daunnya yang Bisa Perpanjang Usia Ikan Hias
#Siklus hidupnya ada 4 fase

Siklus hidupnya serangga ini terdiri atas 4 fase. Mulai dari telur, larva, pupa dan imago. Tahap perubahan ini termasuk metamorfosis sempurna. Menurut sejumlah peneliti, sifatnya adalah hanya dapat bertelur di dalam buah. Larva (belatung) yang menetas dari telur lalat buah akan merusak daging buah, sehingga menyebabkan buah menjadi busuk dan gugur.

#Dapat dikendalikan secara alami

Meskipun populasinya dapat berkembang sangat cepat, beragam cara alami dapat dilakukan untuk menyingkirkan serangga ini. Salah satu cara alami adalah penggunaan ekstral atraktan dari daun wangi dan perangkap warna kuning.

Caranya sangat sederhana. Pertama, siapkan botol bekas air mineral atau perangkap warna kuning, lem perangkat tikus, metyl eugenol. Lalu, olesi botol dengan lem perangkat tikus dan diberi metyl eugenol sedikit.Kemudian gantung perangkap di bagian luar lahan.  Serangga ini  akan menempel di sana seketika.

Itulah 4 fakta menarik tentang lalat buah, semoga bermanfaat!

KLIK INI:  Simpati yang Berpotensi Menjadi Maut Bagi Macaca di Karaenta
Editor: Anis Kurniawan

KLIK Pilihan!