Labu Siam, Tanaman yang Kaya Serat

oleh -2.213 kali dilihat
Labu Siam, Tanaman yang Kaya Serat

Klikhijau.com – Labu siam (Sechium edule) adalah salah satu jenis sayur yang murah dan mudah didapat. Tanaman labu siam yang berasal dari Meksiko ini telah dibudidayakan sejak zaman pra-Kolombia.

Tanaman ini mudah ditemukan di hutan-hutan jati, hutan campuran, tepi-tepi jalan, atau sawah dan kebun. Mereka dapat tumbuh pada ketinggian 50 meter sampai 500 meter di atas permukaan laut.

Tanaman dari suku labu-labuan ini dikenal dengan nama asing chayote. Di tiap daerah, labu siam dikenal dengan banyak nama.

Di Aceh disebut labu jipang, gambas atau waluh siam di Jawa (Sunda), waluh jipang di Jawa Tengah, manisah di Jawa Timur, dan ketimun jepang di Manado.

Secara morfologi tanaman labu siam memiliki batang yang lunak, beralur, cabangnya banyak, serta memiliki sulur batang untuk membelit pada benda lain.

KLIK INI:  Usah Menanti Puluhan Tahun, Jamur Ini Bisa Atasi Sampah Plastik Lebih Cepat

Akarnya berwarna putih kecokelatan, tunggang, bercabang banyak, rambut-rambut akar terdapat dekat permukaan tanah.

Bagian daunnya tunggal, berukuran panjang 4-25 cm dengan lebar antara 3-20 cm, memiliki tulang daun. Tepi daunnya bertoreh dengan ujung yang meruncing, permukaan kasar, berwarna hijau, dengan tangkai daun berbentuk bulat.

Ketika berbuah, buahnya menggantung di tangkai. Buah berbentuk lonjong dengan ukuran ujung berbeda.

Permukaan buah berlekuk berwarna hijau, semakin matang warna bagian luar buah berubah menjadi hijau pucat sampai putih. Bijinya terdapat di dalam buah, berbentuk pipih, berkeping dua, dan berwarna putih.

Buahnya memiliki kadar vitamin C yang tinggi, rendah kalori, rendah sodium, tidak mengandung kolesterol, dan merupakan sumber serat yang baik.

Kandungan seratnya sekitar 1,7 gram per 100 gram daging buah. Pada buahnya juga terkandung senyawa saponin, alkaloid dan tanin.

KLIK INI:  Tire, Idola Baru Masyarakat Kindang
Apa saja manfaatnya?

Berbagai kandungan nutrisi dan senyawa aktif tersebut baik untuk menyembuhkan gangguan sariawan dan panas dalam. Tanaman ini bisa menurunkan demam pada anak-anak karena mengandung banyak air.

Selain buahnya, daun labu siam juga dapat dikonsumsi. Daun tanaman ini mengandung saponin, flavonoid dan polifenol.

Mengonsumsi daun tanaman ini juga dapat menurunkan hipertensi, arterioscleosis, batu ginjal, dan melancarkan sistem pernafasan dan pencernaan, serta melancarkan peredaran darah yang tersumbat.

Menurut Prof. HM Hembing Wijayakusuma dalam bukunya “Ramuan Herbal Penurun Kolesterol” (2008), labu siam dapat digunakan untuk mengatasi tekanan darah tinggi atau hipertensi. Sekitar 100 gram mentimun dan 200 gram labu siam dicuci bersih, dipotong-potong kemudian diblender/dijus lalu diminum.

Resep ini baik digunakan untuk mengatasi hiperlipidemia yang disertai hipertensi. Wanita hamil dilarang minum ramuan ini.

KLIK INI:  Lebih Dekat dengan Philodendron, Tanaman Hias Berjuta Pesona