Kopi Topidi Masuk Top 10 COE Indonesia 2021

oleh -132 kali dilihat
Kopi Topidi Masuk Top 10 COE Indonesia 2021
Wahyuddin Junus

Klikhijau.com – Siapa sangka, kopi Topidi menjadi satu dari 10 kopi terbaik Indonesia versi Cup of Exellence (COE) 2021. Kopi yang bertumbuh di kaki Gunung Bawakaraeng menjadi pemenang urutan 9 dari Top 10 ajang kompetisi COE tahun 2021. Bahkan menjadi representasi kopi terbaik dari Sulawesi Selatan.

Kiriman foto Sertifikat atas penghargaan yang diperoleh Daeng Halim, pertengahan Maret 2022, via WhatsApp menjadi kabar baik bagi pertumbuhan pasar kopi Topidi secara nasional dan internasional.

Hasil ini tentu saja kabar yang membanggakan. Bukan hanya petani kopi Topidi, tetapi juga para penikmat kopi yang telah lama ikut mencicipi rasa khas kopi ini yang tumbuh di atas ketinggian 1240 mdpl hingga 1500 mdpl.

Topidi terletak di daerah ketinggian yang dikelilingi gunung dan perbukitan. Bentang alam yang berada di ketinggian, menjadi lahan subur tumbuhnya tanaman kopi.

Kopi Topidi hadir dalam kompetisi COE 2021 untuk pertama kali. Keikutsertaan kopi Topidi ikut memberi khazanah baru bagi kopi nusantara. Kopi Topidi menambah daftar panjang bagi penyuka kopi specialty. Tentu saja bagi penikmat kopi akan memiliki banyak alternatif dalam mencari kopi sesuai selera.

KLIK INI:  Kearifan Ekologis Masyarakat Adat Kajang dalam Melestarikan Lingkungan

Dalam kompetisi kali ini kopi Topidi berhasil mendapatkan peringkat 9. Daeng Halim, petani kopi asal Topidi meraih Skor 88,25 untuk proses Fullwash. Kopi Topidi dengan proses natural, juga meraih penghargaan peringkat 11. Daeng Balengkang menjadi utusan dengan raihan skor 88,14.

Untuk gelaran COE tahun 2021, kopi Topidi menyiapkan kopi Arabica specialty dalam tiga jenis processing. Yaitu Natural, Fullwash, dan Honey.

Kriteria Pemenang dan Penjurian Cup of Exellence (COE)

Melalui laman resmi lembaga Alliance for Coffee Exellence (ACE) membuat gelaran Indonesia 2021 Cup of Exellence (COE)

Kriteria kompetisi, masing-masing kopi dari telah di -cupping berbeda, minimal lima kali selama proses cupping. Pemenang adalah 30 kopi teratas yang mendapat skor di atas 87 oleh Pusat Kopi Global Cup of Exellence.

Kriteria pemenang nasioal adalah kopi yang mencetak 85+ poin selama Fase Internasional oleh juri Nasional Cup of Exellence dan Juri Internasional. Dan masing-masing kopi ini telah di cupping berbeda, minimal lima kali selama proses cupping.

KLIK INI:  CVA, Komunitas Relawan yang Lahir dari Rahim Bencana

Gelaran COE sendiri merupakan kompetisi dan lelang bertaraf internasional dan cukup bergengsi di dunia kopi. COE Indonesia 2021 terselenggara sejak 2 Agustus 2021 lalu. Tidak main-main, juri untuk kompetisi ini pun harus mengikuti seleksi, sebelum dipercaya untuk memilih dan menilai kopi-kopi terbaik.

Sebagai pemegang lisensi COE, ACE menunjuk Stephen Vick, procurement manager African Coffee Roaster, Kenya, sebagai head judge untuk seleksi juri maupun seleksi kopi.

ACE juga menekankan kompetisi berpegang pada integritas dan transparansi dalam industri kopi untuk memastikan nilai dari kopi. Dalam proses penilaian, juri tidak mengetahui nama dan asal muasal kopi (blind cupping). ‘Identitas’ kopi hanya diketahui oleh tim auditor hingga kompetisi berakhir.

Tentang ACE

Menurut lamanAlliance for Coffee Exellence (ACE) adalah organisasi keanggotaan nirlaba yang menyatukan pasar global untuk menciptakan masa depan ekonomi yang lebih transparan dan berkelanjutan bagi petani berkualitas tinggi.

KLIK INI:  Tenyata Menjadi Petani Kopi Itu Tidaklah Mudah, Begini Ceritanya!

Dengan mengembangkan Visi untuk hidup di dunia yang menganut keunggulan dan ekonomi berkelanjutan. Dengan memegang nilai, kami berkomitmen menjadi yang terbaik, kami bertindak dengan integritas dan transparansi, kami merangkul keragaman komunitas kami, kami bergerak dengan penuh semangat.

Sedangkan misi ACE adalah hadiahi petani kopi berkualitas luar biasa.

Sejarah lembaga ini, pada tahun 1999, para pendiri Cup of Exellence (COE) bersama Specialty Coffee Association of America mengembangkan platform lelang internet global pertama untuk kopi pemenang penghargaan. Lelang ini telah memungkinkan petani kopi teladan, baik pemenang penghargaan atau tidak, untuk mewujudkan harga finansial yang lebih besar untuk kopi mereka.

Harga dari lelang telah beberapa kali tinggi dari pada metode penjualan tradisional. Transparansi harga lelang ikut meningkatkan nilai keseluruhan kopi spesial terbaik secara global, tidak hanya untuk kopi COE.

KLIK INI:  SGB Umumkan Pemenang Kompetisi Inovasi Konservasi Air Antar Sekolah Mizuiku

Manfaat COE

Pada akhir tahun 2002, misi untuk memberi penghargaan kepada petani kopi teladan dan mengembangkan program Cup of Exellence, Alliance for Coffe Exellence, Inc (ACE) dibentuk. Pendirian ACE sangat bergantung dukungan donasi dari The Brazil Speciaty Coffee Association (BSCA) dengan Marcelo Vieira sebagai ketua pertamanya.

Mulai awal tahun 2020, ACE dan COE terbagi menjadi dua jenis non profit yang berbeda. ACE tetap menjadi organisasi perdagangan industri 501c6 yang didedikasikan untuk lelang, keanggotaan, dan menumbuhkan pasar. Sedang kompetisi COE menjadi proyek setiap negara penghasil kopi.

Bagi negara-negara penyelenggara COE bisa melihat celah manfaat yang besar bagi masa depan kopi mereka. Tak hanya bagi para petani, tapi juga bagi pemerintah, organisasi dan pebisnis kopi yang ikut membantu terselenggaranya kompetisi kopi tertinggi di dunia saat ini.

Sisi keuntungan COE tidak melulu soal finansial bagi petani atau seluruh pemangku kepentingan kopi di sebuah negara. Namun lebih daripada itu, COE bisa menciptakan warisan abadi di setiap negara yang ikut berpartisipasi.

KLIK INI:  Mau Merasakan Sensasi Membaca di Atas Pohon, Ke Tempat Ini Saja!