Khasiat Lidah Buaya, Ini 4 Diantaranya yang Membuat Anda Bergegas Mencarinya!

oleh -2.128 kali dilihat
mengecilkan pori-pori dengan bahan alami
Lidah buaya - Foto/Pixabay

Klikhijau.com – Khasiat lidah buaya sudah tersohor sejak dahulu. Lidah buaya ( Aloe vera) banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku obat dan kosmetik.

Bagian yang banyak digunakan dari lidah buaya yakni bagian gel lendir yang diperoleh dari bagian dalam daun. Banyak penelitian membuktikan bahwa lidah buaya memang efektif sebagai penyembuh luka hingga menurunkan kolestrol.

Tanaman dengan daun berdaging tebal ini berasal dari genus Aloe. Lidah buaya berasal dari Jazirah Arab dan menyebar ke negara beriklim tropis, semi-tropis dan kering. Di Indonesia, tanaman ini sangat familiar bahkan dijadikan tanaman hias.

Lidah buaya banyak ditemukan dalam produk seperti minuman, olesan untuk kulit, kosmetika, atau obat luar untuk luka bakar. Dikutip dari buku “Manfaat Lidah Buaya” terbitan Trubus 2019, berikut 4 khasiat utama Aloe vera yang menarik diketahui:

KLIK INI:  Kareo Padi, Burung Air yang Mulai Langka
#Mengatasi luka bakar

Penelitian ilmiah tentang khasiat lidah buaya sebagai penyembuh luka bakar sudah banyak dilakukan dan sudah teruji sejak tahun 1988. Visuthikosol dari Fakultas Kedokteran, Mahidol University, Thailand menemukan bahwa lidah buaya efektif mengobati luka bakar melebihi vaseline yang merupakan campuran losion untuk luka bakar.

Riset lainnya dilakukan oleh Sidiq Nur Rahman dari Program Studi Keperawatan Unhas Makassar pada 2012, membuktikan bahwa ekstrak Aloe vera lebih cepat menyembuhkan luka bakar dibandingkan bahan penyembuh luka bakar lain seperti teh Camelia sinensis dan silver sulfadiazine.

Penelitian Sidiq menunjukkan, ekstrak lidah buaya dapat menyembuhkan luka bakar dalam rentang waktu 17-19 hari, sedangkan ekstrak teh 19-20 hari, silver sulfadiazine 22-24 hari, dan kontol 24 hari.

Hasil uji praklinis menunjukkan bahwa zat polisakarida mannose 6-fosfat pada lidah buaya merupakan senyawa penting dalam proses penyembuhan luka bakar. Senyawa ini merupakan reseptor faktor pertumbuhan jaringan ikat (fibroblas) di kulit.

KLIK INI:  Biawak Komodo, Kadal Raksasa dan Ragam Fakta Menarik Tentangnya

Aktivasi fibroblas dapat meningkatkan kadar kolagen dan sintesisproteoglikan, dua zat yang berperan dalam membentuk dermis kulit, sehingga memperbaiki jaringan kulit yang rusak.

#Atasi radang lambung

Radang lambung kadang menyerang dengan dua tipe. Pertama, Dispepsia fungsional yakni radang yang gejalanya seperti penyakit mag, tetapi tidak ada kelainan pada lambung. Tipe ini biasanya disebabkan karena kebiasaan makan terlambat, jenis makanan dan akibat stress.

Kedua, Dispepsia ulkus yakni radang yang lebih parah karena adanya luka lambung. Tak banyak yang mengetahui bahwa lidah buaya teryata dapat mengobati radang lambung. Pengalaman seorang Ahrish (sebagaimana ditulis di buku Trubus) yang mengalami radang labung selama 19 tahun, ternyata bisa sembuh dengan jus lidah buaya.

Ahrish meminum lidah buaya dengan menambahkan madu dua sendok makan untuk mengurangi rasa pahit. Ia mengkonsumsi jus lidah buaya satu jam sebelum makan sehari tiga kali. Khasiat lidah buaya yang dapat membantu memperbaiki fungsi pencernaan terutama lambung dibenarkan oleh Lukas Tersono Adi, Herbalis di Tangerang.

KLIK INI:  Aku, Pohon Dao, dan Cerita Saat Bersantai di Hutan Kota Unhas
#Mengusir bakteri di mulut

Anda yang mengalami masalah pada bau mulut ternyata bisa mencoba lidah buaya. Bakteri Streptococcus mutans adalah satu bakteri yang melekat pada plak gigi dan memicu karies.

Penelitian Shanty Chairani dan kawannya dari Program Studi Kedokteran Gihi Universitas Sriwijaya membuktikan bahwa jus lidah buaya dapat menurunkan jumlah koloni S. Mutans saliva pada anak dengan karies.

Jus lidah buaya berefek yang sama dengan klorheksidin 0,06 %. Karenanya, lidah buaya pas sebagai obat kumur untuk mencegah perkembangan karies.

#Menurunkan kadar kolestrol

Konsumsi lidah buaya selama tiga hari ternyata dapat menurunkan kadar kolestrol 100 mg/dl. Menurut herbalis, Yayuk Ambarwulan, lidah buaya dapat menurunkan kadar kolestrol dalam darah.

Tanaman sukulen yang menyukai hidup di tempat kering itu dapat membantu memperbaiki metabolisme dalam usus. Yayuk menyarankan pasien untuk mengonsumsi 100-200 gram daging lidah buaya setiap hari.

Cara konsumsinya rupanya mudah saja. Kupas lidah buaya dari kulitnya lalu konsumsi dagingnya tanpa dicuci. Lendir yang ada di permukaan daging lidah buaya mengandung antioksidan dan antibiotik yang dapat membunuh bakteri jahat dalam usus.

Itulah penjelasan singkat mengenai khasiat lidah buaya, semoga bermanfaat!

KLIK INI:  Di Balik Ragam Manfaatnya, Lidah Buaya Punya Efek Samping, Cek Faktanya!