Keren, Pemuda Ini Membuat Pupuk Cair Organik dengan Bahan Sampah

Publish by -388 kali dilihat
Penulis: Sri Puswandi
Keren, Pemuda Ini Membuat Pupuk Cair Organik dengan Bahan Sampah
Bung Alim, pemuda yang mengembangkan pupuk cair organik di Bulukumba - Foto/Ist

Klikhijau.com – Prihatin dengan kelangkaan pupuk pabrikan yang tak jarang menghantui petani, pemuda ini mengembangkan Pupuk Cair Organik (PCO) dengan bahan sampah.

Namanya Nur Alim Mappatoba (32) atau akrab disapa Bung Alim. Ia seorang aktivis agraria sekaligus Ketua Pembaru Indonesia Cabang Kabupaten Bulukumba.

Selain aktif sebagai aktivis pemuda dan di isu agraria, pemuda ini juga mengembangkan sistim pertanian organik sebagai satu solusi atas pertanian berkelanjutan. Alim menyadari betapa pertanian harus memperhatikan dimensi kelestarian sumber daya dan lingkungan.

Menurutnya, petani harus berdaulat. “Salah satu faktor yang menyebabkan petani miskin adalah karena sektor pertanian kita masih bergantung pada korporasi. Di sini yang diuntungkan adalah korporasi, sedangkan petani terus melarat,” tutur Alim yang ditemui Klikhijau beberapa waktu lalu.

Di sisi lain, lanjut Alim, masalah kelangkaan pupuk saat ini, telah mengganggu produktivitas petani. Hal inilah yang  menginspirasi dirinya untuk mengembangkan pupuk cair organik dengan bahan alami serta sampah. Alim meracik pupuk organik tersebut di kampungnya di Kecamatan Herlang Kabupaten Bulukumba.

KLIK INI:  Mengapa Jepang Miliki Kesadaran Kebersihan yang Sangat Tinggi?

“Di sekeliling kita ada banyak bahan-bahan yang sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk membuat pupuk organik. Terlebih, pupuk pabrikan yang selama ini kita pakai berpotensi merusak alam dan kesehatan manusia serta membutuhkan biaya yang besar yang menyusahkan petani kita,” jelas Alim.

Pupuk cair hasil racikan Alim diolah dari bahan yang gampang didapat antara lain nasi basi, kulit pisang, air leri, molase/tetesan tebu atau gula merah serta botol plastik bekas.

Cara membuat pupuk organik cair

Cara membuatnya sebagai berikut: kulit pisang dipotong-potong kecil kemudian dimasukkan ke dalam botol plastik. Lalu, masukkan molase atau gula merah sekitar 3 ons (disesuaikan dengan bahan yang ada).

Setelahnya, tutup rapat selama satu minggu atau dua minggu. Simpan wadah ini di tempat yang tidak terkena sinar matahari. Jangan lupa, botolnya dikocok atau dibuka tutupnya agar tidak meledak!

KLIK INI:  Liestiaty F Nurdin, Terus Bergerak Kampanyekan Bahaya Sampah Plastik

Menariknya POC buatan Alim memiliki varian manfaat, tergantung campuran bahannya. Untuk POC penyubur tanaman menggunakan bahan antara lain: air leri, air kelapa, nasi basi, kentang, tomat, pisang dan kotoran hewan.

PCO dari bahan alami
PCO dari bahan alami racikan Bung Alim di Bulukumba – Foto/Ist

Untuk POC yang berfungsi sebagai pestisida nabati menggunakan bahan antara lain: air biasa, merica, kunyit, jahe, dan serai.

Sedangkan POC untuk pengobatan unggas yang terserang flu burung bahan yang digunakan adalah air kelpa, kunyit, jahe, daun sirih yang sudah ditumbuk dan dipermentasi selama 1 minggu.

Selain itu, ada pula alternatif bahan lain yakni POC dari bambu yang bahannya antara lain air leri, daun bambu kering dan basah, rebun serta gula merah atau molase.

Itulah racikan dan pengalaman Alim membuat pupuk cair organik dengan bahan alami, semoga bermanfaat dan selamat mencoba!

KLIK INI:  Pupuk Anorganik Selain Mengancam Kesuburan Tanah, Juga Menjadi Pemicu Perubahan Iklim
Editor: Anis Kurniawan

KLIK Pilihan!