Keren, 4 SD di Makassar Raih Adiwiyata Mandiri dan Adiwiyata Nasional dari KLHK

oleh -28 kali dilihat
Keren, 4 SD di Makassar Raih Adiwiyata Mandiri dan Adiwiyata Nasional dari KLHK
Keren, 4 SD di Makassar Raih Adiwiyata Mandiri dan Adiwiyata Nasional dari KLHK - Foto: Ist

Klikhijau.com – Membanggakan. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan prestasi 4 Sekolah Dasar di Kota Makassar atas pencapaiannya di bidang lingkungan hidup. Keempat SD itu mampu mencatatkan diri sebagai penerima Piala Adiwiyata Mandiri dan Piagam Adiwiyata Nasional dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI.

Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Kepala Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPLH) Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Hasbi, M.T.P, di Gedung Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan, Kamis, 31 Maret 2022.

Penghargaan diterima langsung masing-masing kepala sekolah dan Ketua Tim Adiwiyata, yang didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, H. Muhyiddin, SE, MM.

UPT SPF SDN Unggulan Mongisidi I dan UPT SPF SDI Antang I meraih titel sebagai sekolah Adiwiyata Mandiri. Sedangkan, UPT SPF SDI Perumnas Antang III dan UPT SPF SDN Borong sebagai sekolah Adiwiyata Nasional.

UPT SPF SDN Unggulan Mongisidi I diwakili oleh Dra Hj Ajawati, yang menjabat sebagai kepala sekolah saat data penilaian dimasukkan. Dia ditemani Ketua Tim Adiwiyata, Baso Darmawan, S.Pd. Peraih Adiwiyata Mandiri lainnya diserahkan kepada Hj Rosmiati, S.Pd, M.Pd, Kepala UPT SPF SDI Antang I dan Ketua Tim Adiwiyata, Sahidal Saharuddin, S.Pd.,Gr.

KLIK INI:  Kebun Jagung di Biringbulu dan Sepasang Sejoli yang Menanam Pohon Selama 20 Tahun di Brasil

Sementara Piagam Adiwiyata Nasional diberikan kepada Kepala UPT SPF SDI Perumnas Antang III, Andi Asriani, S.Pd, M.Pd, dan Ketua Tim Adiwiyata, Erit Trianto, S.Pd, dan kepada Kepala UPT SPF SDN Borong, Dra Hj Hendriati Sabir, M.Pd, dan Ketua Tim Adiwiyata, Rosmiati, S.Pd.I.

”Berkat kerja sama seluruh elemen sekolah, alhamdulillah membuahkan hasil,” ujar Hj Ajawati, di sela-sela sesi foto bersama.

Secara pribadi, dia mengaku senang karena memiliki rekor dua kali mampu meraih penghargaan sekolah Adiwiyata Mandiri. Pertama di tahun 2013, saat masih menjadi Kepala SDI Manccini Baru, dan yang kedua di tahun 2021 bersama SDN Unggulan Mongisidi I.

Ungkapan penuh syukur juga disampaikan Hj. Rosmiati. Sebagai peraih Adiwiyata Mandiri, dia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang sudah berkontribusi sehingga SDI Antang I bisa mencetak prestasi. Untuk itu, dia persembahkan penghargaan yang diterima kepada semua pihak, yang sudah membawa nama baik sekolah dan kota Makassar ke tingkat Kementerian.

“Semoga kerja ini kita rawat terus untuk menjadikannya sebagai perilaku ramah lingkungan demi menjaga bumi kita,” harap Bu Ros, begitu kepala sekolah ini biasa disapa.

KLIK INI:  Jadi Pionir Asia, Siapa Sangka Proper Lahir dari Pencemaran Lingkungan

Kepala SDN Borong dan SDI Perumnas Antang III, optimis dapat mengikuti jejak dua sekolah yang baru saja meraih Adiwiyata Mandiri. Hj Hendriati Sabir, mengatakan bahwa sekolahnya terus termotivasi untuk mengukir prestasi dalam hal yang positif.

Begitupun dengan Andi Asriani, yang dengan semangat bergelora menyatakan bahwa the next sekolahnya mampu meraih Adiwiyata Mandiri seperti SDN Unggulan Mongisidi I dan SDI Antang I.

“Semoga dengan bantuan kepsek lain, kami berdua dengan SDN Borong akan menjadi sekolah Adiwiyata Mandiri di 2023,” kata Andi Asriani.

Selepas prosesi pemberian penghargaan, Piala Adiwiyata Mandiri dijadikan sebagai objek foto oleh sekolah lain yang hadir dalam acara itu.

Piala Adiwiyata Mandiri dan Piagam Adiwiyata Nasional tentu menjadi kebanggaan bagi Dinas Pendidikan Kota Makassar, dan Kota Makassar pada umumnya. Karena kembali mampu mengirim utusan menjadi peraih titel tertinggi pada program ini. Hal ini bisa menjadi modal dalam penilaian Adipura bagi Kota Makassar.

Secara keseluruhan, Sulawesi Selatan menempatkan 14 sekolah sebagai peraih Adiwiyata di tahun 2021. Rinciannya, 12 sekolah Adiwiyata Nasional dan 2 sekolah Adiwiyata Mandiri.

Penghargaan sekolah Adiwiyata Nasional dan Mandiri itu telah diberikan secara virtual kepada seluruh sekolah se-Indonesia, yang dihadiri Menteri KLHK RI, Siti Nurbaya Bakar, pada 24 Desember 2021 lalu.

KLIK INI:  Uha, Si Manusia Gorong-Gorong dan Sebuah Pekerjaan Rumah di 2020