Kenali 13 Hama dan Penyakit Tanaman Terung dan Cara Alami Mengatasinya

oleh -962 kali dilihat
Kenali 13 Hama dan Penyakit Tanaman Terong dan Cara Alami Mengatasinya
Ilustrasi daun tanaman terung yang layu - Foto/Ist

Klikhijau.com – Terung atau terong merupakan tanaman sayur yang banyak ditanam karena sangat nikmat dikonsumsi. Sayangnya, budidaya terung tidaklah semudah tanaman lainnya.

Bila tidak cukup pengetahuan dan pengalaman, terong yang ditanam kerap gagal berbuah. Ada banyak faktor penyebabnya, selain kekuragan nutrisi, serangan hama dan penyakit juga kerap mendera tanaman berbentuk lonjong satu ini.

Setidaknya ada 5 varian terung yang banyak ditanam petani dan di pekarangan rumah antara lain terung ungu, terung lalap, terung belanda, terung putih ataupun terung hijau. Semua varian terung ini disukai oleh hama dan rentan kena penyakit.

Lalu, hama dan penyakit apa saja yang sering menyerang tanaman terung? Artikel ini akan memandu Anda mengenalinya sekaligus memahami  cara atau tips pengendaliannya secara manual.

KLIK INI:  Urban Farming, Solusi Pertanian Berkelanjutan Masyarakat Perkotaan
Hama tanaman terung
  1. Kutu daun (Aphis spp)

Hama jenis kutu daun paling banyak menyerang tanaman terong utamanya pada bagian daun yang masih muda. Dampaknya cukup berbahaya, daun akan rusak, tidak beraturan bahkan kering dan mati. Bila ini terjadi, tanaman terong tentu terancam gagal panen.

Bila menghadapi kendala seperti ini, Anda tidak perlu panik berlebihan. Cara mengatasinya adalah dengan cara manual yakni dengan melakukan penanaman dengan jarak tanam yang baik.

Atau bisa pula dengan melakukan sanitasi lahan secara teratur serta perendaman benih sebelum proses tanam. Selain itu, Anda juga dapat melakukan pengendalian secara secara organik dengan penggunaan pestisida alami.

  1. Kumbang daun (epilachna spp.)

Hama jenis kumbang daun dapat membuat permukaan daun terung tidak rata, berlubang dan memiliki warna kuning serta layu.

Bila kendala seperti ini menyerang, cara mengatasinya bisa dilakukan secara manual yakni dengan cara mengambil langsung kumbang tersebut lalu dimusnahkan.

KLIK INI:  Ini Daftar Tanaman Sayur yang Ideal Ditanam dalam Pot!
  1. Ulat Tanah (Agrotis ipsilon Hufn)

Hama jenis ulat tanah paling sering menyerang tanaman terung muda atau saat tanaman dalam proses pembenihan. Hama ulat tanah cukup berbahaya sebab dapat membuat tanaman membusuk  bahkan mati.

Lalu, bagaimana mengendalikannya? Pengendalian secara manual dilakukan dengan penggunaan benih yang berkualitas dan tahan terhadap hama. Selain itu, Anda juga dapat melakukan sanitasi lahan dengan baik.

  1. Tungau (Tetranynichus spp)

Hama jenis tungau dapat memicu munculnya bintik cokelat kehitaman pada permukaan daun. Bila terus menerus terjadi, situasi ini dapat menyebabkan daun tanaman terong akan berlubang dan layu.

Cara mengendalikannya adalah dengan melakukan sanitasi lahan, melakukan perendaman benih dengan larutan sebelum tanam serta penjarangan tanaman.

KLIK INI:  Melirik 7 Tren Berkebun di Tahun 2022
  1. Ulat Buah (Helicoverpa armigera hubn)

Hama jenis ulat buah akan menyerang buah terung, baik yang masih muda atau yang telah tua. Hal ini mengakibatkan buah berlubang lalu membusuk di bagian dalamnya.

Kendalikan hama jenisini dengan cara manual yakni dengan membuang buah yang terserang dan mengatur sanitasi lahan dengan baik.

  1. Ulat Grayak (Spodoptera litura F.)

Hama ini menyerang daun yang muda ataupun tua, biasanya daun yang terserang akan berlubang dan bentukya tidak beraturan.

Hama ini dapat dikendalikan secara manual yakni dengan mengambil ulat lalu dimusnakan. Dapat pula dikendalikan dengn sanitasi lahan yang baik.

  1. Bekicot

Hama satu ini paling sering menyerang terutama bila terong ditanam di lahan yang lembap. Bekicot dapat menyerang tanaman yang masih muda yakni dengan memakan daun juga batang tanaman.

Pengendalian secara alami dapat dilakukan dengan cara mengumpulkan bekicot lalu memusnahkannya. Bisa pula dicegah dengan melakukan penyiangan pada gulma.

KLIK INI:  Komunitas ‘Bibit Langsung Tanam’ Membibit Pepaya Merah Delima Selama Pandemi  
  1. Kutu kebul

Hama jenis kutu kebul dapat menyebabkan daun tanaman mengkerut, keriting dan terong menjadi kerdil bahkan mati.

Hama ini dapat dikendalikan secara manual dengan cara melakukan rotasi tanaman, melakukan penyiangan gulma dan juga tanaman inang.

Penyakit tanaman terong
  1. Bercak Daun

Penyakit bercak daun bisa disebabkan oleh cendawan Cercospora sp. Tanaman yang terkena penyakit ini akan memiliki bercak cokelat kehitaman pada permukaan daun sehingga daun layu dan kering.

Lakukan pengendalian manual dengan penggunaan benih berkualitas dan juga melakukan sanitasi lahan dengan baik.

  1. Busuk Buah

Penyakit satu ini disebabkan oleh cendawan Phytophtora sp. Buah yang terserang busuk buah akan memiliki bercak berwarna cokelat kehitaman. Seiring waktu buah akan busuk dan mudah jatuh. Ini tentu sangat merugikan, karenanya perlu diatasi atau dicegah.

Cara mengendalikannya yakni dengan cara manual, petik dan buang bagian buah yang busuk agar tidak melebar pada bagian lainnya.

KLIK INI:  Daun Layu dan Buah Busuk pada Terung, ini 5 Tips Menanganinya!
  1. Antraknosa

Penyakit antraknosa dipicu oleh cendawan Gloesporium melongena. Gejalanya dapat dilihat pada permukaan daun yang mengalami bercak coklat kehitaman, daun keriting dan menggulung.

Bagaimana cara mengendalikannya? Lakukan cara manual yang ramah lingkungan yakni dengan cara melakukan sanitasi lahan, menggunakan benih yang tahan penyakit dan melakukan penjarangan tanaman.

  1. Rebah Semai

Penyakit rebah semai dipicu oleh cendawan Rhizoctonia solani dan Phthium spp. Penyakit ini menyerang tanaman terong saat pembibitan atau persemaian. Gejalanya cukup merisaukan yakni tanaman yang terserang akan menguning, layu lalu mati.

Kendalikan dengan cara manual yaitu dengan melakukan sanitasi lahan dan juga penggunaan benih yang berkualitas..

  1. Layu Bakteri

Penyakit jenis ini disebabkan oleh bakteri Pseudomonas solanacearum. Penyakit layu bakteri dapat membuat tanaman terong menjadi layu dan mati.

Kendalikan secara alami atau manual dengan cara melakukan sanitasi lahan atau penyemprotan dengan pestisida alami.

Demikianlah penjelasan mengenai 13 hama dan penyakit yang kerap menyerang tanaman terung plus cara mengatasinya, semoga bermanfaat!

*Sumber: Faunadanflora

KLIK INI:  Melihat Upaya Petani Cabai di Lampung Berpihak Pada Lingkungan