Kemangi, Manfaat dan 5 Fakta Menarik di Balik Aroma Khasnya

Publish by -1.325 kali dilihat
Penulis: Anis Kurniawan
Kemangi, Manfaat dan 5 Fakta Menarik di Balik Aroma Khasnya
Kemangi - Foto/Ist

Klikhijau.com – Kemangi (Ocimum sanctum), semua orang pasti kenal dengan tanaman ini, terutama karena aroma khas daunnya. Bila Anda menyukai sambel lalapan, di situ Anda akan berjumpa dengan kemangi—tanpa dedaun ini, aroma lalapan tiada lengkap.

Di beberapa daerah di Sulawesi Selatan, tanaman ini dinamai camangi. Ia tumbuh dengan gampang di kebun dan halaman rumah, bahkan di dalam pot. Di musim hujan, camangi akan tumbuh subur berdaun muda bahkan berbunga.

Biji tanaman berakar tunggang ini berbentuk bulat kecil berwarna cokelat. Pada usianya yang matang, bijinya akan siap panen untuk siap ditanam kembali. Namun, kemangi bisa pula ditanam dengan batangnya dengan langsung menancapkannya ke tanah.

Berikut klasifikasi tanaman kemangi:

Kingdom         : Plantae

Subkingdom    : Tracheobionta

Super divisi    : Spermatophyta

Divisi              : Magnoliophyta

Kelas               : Magnoliopsida

Sub kelas        : Asteridae

Ordo                : Lamiales

Famili             : Lamiaceae

Genus              : Ocimum

Spesies            : Ocimum sanctum

KLIK INI:  Cegah Konflik dengan Manusia, KLHK Pantau Gajah Sumatera dengan Teknologi GPS

Selain aroma khasnya yang menggoda selera makan, kemangi dikenal sejak lama juga kaya manfaat sebagai tanaman herbal. Tanaman ini dapat mengobati ragam penyakit antara lain flu dan batuk.

Selain itu, kemangi bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung, menyehatkan pencernaan, mengurangi bau mulut hingga mengontrol gula darah.

Berikut 5 fakta penting lainnya perihal kemangi yang menarik dihetahui.

  • Keunikan batangnya

 Batang kemangi cukup unik karena memiliki bermacam bentuk, memiliki bulu serta warna yang bervariasi. Batang tanaman ini berjenis dikotil, dengan batang yang berkayu.

KLIK INI:  Belasan Pelajar Belanda Belajar Keanekaragaman Hayati di Indonesia
  • Tumbuhan dengan sebaran terbanyak

Walau pertama kali muncul di India, namun tanaman ini dikenal dengan sebaran terbanyak di dunia. Ia merambah ke hampir seluruh wilayah termasuk Indonesia. Iklim di Indonesia termasuk mendukung pertumbuhan tanaman ini. Sebarannya yang luas juga membuat banyak peneliti tertarik membahas mengenai morfologinya.

  • Bunganya bergerombol

Bunga tanaman ini cenderung bergerombol ditandai dengan mahkota bunga yang berwarna keunguan. Bunganya muncul di batangnya.

Panjang bunganya bisa mencapai antara 5 hingga 7 mm, dengan aroma kuat yang bernuansa herbal. Jangan salah, saat berbunga, penampilan kemangi cukup menarik layaknya bunga-bunga.

  • Daunnya unik
KLIK INI:  5 Fakta Unik Pada Capung Tengger Biru, Poin Terakhir Menakjubkan!

Daun kemangi memiliki dua warna yakni ada yang hijau dan juga kecoklatan. Daunnya beraroma khas dan dapat digunakan sebagai bahan masakan sayur atau sambel karena mengeluarkan rasa yang agak pedas.

Daunnya ada yang lonjong memanjang, ada pula yang bundar seperti telur namun memanjang. Pada permukaan daunnya ada semacam bulu atau rambut tipis halus. Panjang daunnya sekitar 2 hingga 7,5 cm.

  • Ekstrak daun kemangi sebagai anti skabies

Sebuah penelitian yang dibuat oleh Fanny Maulida Junita, dkk, dari Universitas Lampung menunjukkan bahwa ekstrak daun kemangi memiliki kemampuan sebagai anti skabies pada marmut (Cavia porcellus).

Skabies merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh tungau Sarcoptes scabiei. Biasanya skabies menyerang pada manusia dan hewan. Marmut merupakan salah satu hewan yang sering terkena skabies.

Daun kemangi sebagai tanaman obat mengandung senyawa flavonoid, tanin dan minyak atsiri yang memiliki kandungan eugenol. Eugenol bersifat sebagai zat anti parasit yang dapat menghambat pertumbuhan tungau Sarcoptes scabiei.

Demikianlah, pembahasan mengenai camangi, manfaat dan 5 fakta menarik mengenai tanaman dengan aroma khas ini, semoga bermanfaat!

KLIK INI:  Si Mungil Capung dan 5 Fakta Mengejutkan Tentangnya
Editor: Anis Kurniawan

KLIK Pilihan!