Kaya Manfaat, 5 Jenis Daun Mint Ini Bisa Anda Tanam di Pekarangan

Publish by -5.155 kali dilihat
Penulis: Alifia Sulaiman
Bagaimana Pengaruh Sinar Matahari terhadap Warna Daun Tanaman?
Peppermint - Foto/Pixabay

Klikhijau.comDaun mint yang diperoleh dari tanaman mint telah dikenal sejak dahulu sebagai tanaman herbal dengan aroma khas menyegarkan. Dedaun ini dibudidaya untuk keperluan pengobatan bahkan dijadikan penyedap masakan dan minuman.

Nah, untuk menyerap kebaikan dari tanaman mint, tidak ada salahnya ditanam di kebun atau di taman pekarangan rumah. Berikut 5 jenis daun mint yang dapat Anda tanam di pekarangan untuk memanen aroma segarnya setiap saat!

  1. Peppermint
Peppermint
Peppermint – Foto/greenandvibrant

Minyak peppermint adalah minyak yang dihasilkan dari ekstraksi daun tanaman peppermint. Ramuan ini sudah dikenal sejak abad ke-18 di London, Inggeris.

Peppermint merupakan salah satu jenis mint yang paling banyak ditanam, dibudidayakan untuk keperluan pengobatan dan kuliner. Tanaman ini dapat tumbuh hampir di mana saja yang memiliki tanah lembab dan sinar matahari yang cukup.

Salah satu ciri utama dari semua peppermint adalah batang persegi tebal yang memiliki kebiasaan pertumbuhan lurus.

KLIK INI:  Sehari Sebelum Hari Bumi, Sang Penguasa Langit Jawa Terlahir ke Bumi

Daunnya berbentuk bulat telur, bergerigi halus. Warna daunnya abu-abu sedang, meskipun banyak kultivar lainnya ada dengan variasi warna, seperti bintik-bintik kuning dan daun hijau, atau Permen Mint, yang memiliki batang merah.

Sebagian besar jenis peppermint memiliki daun berbulu lembut, kecuali untuk jenis Jeruk Mint, yang tidak berbulu. Peppermint memiliki segar dan mudah dikenali karena aromanya identik dengan pasta gigi atau permen karet.

Jenis mint ini sangat aromatik dan dapat dimakan segar dalam salad, atau digunakan dalam masakan untuk membuat saus dan sup. Ini juga populer digunakan dalam minuman dan koktail untuk menambah rasa segar, musim panas.

Peppermint juga memiliki banyak khasiat obat yang terbukti. Tanaman ini dapat digunakan sebagai peluruh pilek dan gejala flu. Juga efektif untuk pencernaan, yang biasanya digunakan untuk membantu penderita sakit perut IBS (Irritable Bowel Syndrome), kembung dan gangguan pencernaan lainnya. Peppermint juga dapat membantu mengatasi tekanan darah dan diabetes tipe 2.

KLIK INI:  Perihal Muja, Aligator Tertua yang Selamat dari Pengeboman Perang Dunia II

Banyak orang lebih suka menanam mint dalam wadah untuk membatasi penyebarannya.

Peppermint tumbuh paling baik di tanah yang memiliki drainase baik yang terus menerus lembab. Cocok ditanam di tepian sungai yang secara alami memiliki tanah yang lembab dan mengalir dengan baik. Tanaman ini tidak terlalu cocok pada kondisi kering.

Klasifikasi tanaman peppermint sebagai berikut:

Nama Ilmiah         : Mentha x piperita
Ukuran Dewasa    : Tinggi hingga 3 kaki
Cahaya                 : Sinar matahari penuh hingga sebagian teduh
Air                        : Pertahankan tanah yang lembab
Tanah                   : Pengeringan yang baik
Varietas               : Lavender Mint-Mentha x piperita ‘Lavendula’, Mint-Mentha Beraneka Ragam × piperita ‘Variegata’, Jeruk Mint-Mentha x piperita ‘Citrata’
KLIK INI:  Cerita Kembalinya 47 Ekor Kakak Tua Jambul Kuning ke Habitatnya di NTT
  1. Appel mint
apple mint
Apple mint – Foto/Shopee

Apple mint berasal dari Eropa Barat dan Selatan. Jenis ini diperkenalkan ke Amerika Utara, di mana sejak itu telah menjadi ramuan yang populer digunakan untuk keperluan kuliner dan pengobatan.

Apel mint memiliki rasa buah mint dan idealnya digunakan segar dalam kendi berisi air untuk membuat minuman yang menyegarkan. Ramuan ini juga bisa dikeringkan dan kemudian digunakan untuk membuat teh.

Dianjurkan agar mint apel ditanam dalam wadah karena biasanya mengambil alih hamparan bunga atau perbatasan dan dapat menjadi invasif. Jika Anda tidak peduli tentang penyebarannya, Anda dapat menanamnya langsung di tanah.

Tanaman ini dapat tumbuh subur dalam kondisi lembab di bawah sinar matahari penuh. Apel mint tidak akan mentolerir kondisi kering. Untuk diketahui, jenis ini membutuhkan perawatan ekstra demi memastikan tanah tetap lembab.

KLIK INI:  Tekad dan Patih Cetak Sejarah Baru di Bidang Konservasi Banteng Jawa

Berikut klasifikasi tanaman Apple mint:

Nama Ilmiah                    : Mentha suaveolens
Ukuran Dewasa               : Tinggi hingga 3 kaki
Cahaya                              : Sinar matahari penuh hingga sebagian teduh
Air                                     : Pertahankan tanah yang lembab
Tanah                               : Pengeringan yang baik
Warna Bunga                  : Putih atau merah muda
Kultivar dan Varietas     : Nanas Mint-Mentha suaveolens ‘Variegata’
  1. Spearmint
Spearmint
Spearmint

Spearmint banyak bertumbuh di Eropa dan Asia. Tanaman ini dikenal sebagai ramuan yang sangat aromatik dan banyak dibudidayakan untuk keperluan pengobatan, kuliner, dan kecantikan.

Dapat digunakan daun segarnya, kering, atau dibekukan untuk membumbui teh, minuman dingin, dan saus. Juga dikenal untuk membantu pencernaan dan demam.

KLIK INI:  Rasakan, Ini 10 Manfaat yang Tak Terduga Jika Mengonsumsi Jeruk Bali

Minyak wangi dalam spearmint juga digunakan sebagai minyak esensial yang dikenal dengan nama ‘spearmint oil’. Ini sering digunakan sebagai bahan sampo, gel mandi, dan pasta gigi.

Dedaunan tanaman ini dihasilkan dari batang persegi khas tanaman mint. Daunnya bulat telur dengan ujung runcing dan tepi bergerigi halus, dan ada yang berbulu sedangkan yang lain tidak berambut.

Ujung runcing dedaunan dikatakan menyerupai tombak, dari sinilah nama ‘spearmint’ berasal.

Ini adalah tanaman yang berpotensi invasif yang populer ditanam dalam wadah untuk membatasi penyebarannya.

Tanaman ini akan beradaptasi dengan berbagai jenis tanah selama mereka tetap lembab. Spearmint dikenal toleran terhadap tanah liat atau tanah berpasir, berkembang baik jika mereka cukup basah.

KLIK INI:  Air Mata Buaya Nyata Adanya, Bukan Hanya Kiasan, Ini Penjelasannya

Tanaman ini tumbuh subur dalam kondisi berawa dan menyebar dengan cepat ketika disiram secara bebas atau tumbuh di sepanjang aliran atau kolam. Itu lebih suka posisi sinar matahari penuh. Ini dapat tumbuh di sebagian besar iklim sepanjang tahun, tetapi di daerah terdingin perlu dibawa di dalam ruangan selama musim dingin dan ditanam di jendela yang cerah.

Berikut spesifikasi tanaman ini:

Nama Ilmiah                 : Mentha spicata
Ukuran Dewasa            : Tinggi hingga 3 kaki
Cahaya                         : Sinar matahari penuh
Air                                : Pertahankan tanah yang lembab
Tanah                           : Setiap tanah yang dijaga tetap lembab
Warna Bunga              : Merah muda dan ungu
  1. Pennyroyal Eropa
European-Pennyroyal
European-Pennyroyal – Foto/greenandvibrant

Pennyroyal Eropa sangat familiar digunakan sebagai tanaman herbal di Eropa, Timur Tengah, dan Afrika Utara. Ini memiliki aroma yang sangat mirip dengan spearmint dan dulunya biasa digunakan sebagai ramuan kuliner, tetapi tidak lagi digunakan untuk tujuan ini karena sifat racunnya.

KLIK INI:  Apa Saja Khasiat Daun Mint untuk Kesehatan? Klik Ini!

Sepanjang sejarah, Pennyroyal Eropa telah digunakan sebagai bantuan untuk menstruasi.

Pennyroyal Eropa juga telah populer saat digunakan sebagai alat pengendalian hama. Tanaman ini juga dapat digunakan untuk mengobati masalah pencernaan, sakit kepala, dan demam ketika digunakan dalam dosis rendah untuk menghindari toksisitas.

Konsumsi tanaman ini bisa berakibat fatal bagi anak-anak dan tidak boleh diberikan dalam bentuk apa pun.

Seperti kebanyakan tanaman mint, Pennyroyal Eropa akan menyebar dengan mudah, rooting pada titik mana pun batangnya bersentuhan dengan tanah. Sebagai tanaman yang tumbuh rendah dan menyebar dengan cepat dan juga dapat berfungsi sebagai pengontrol erosi.

Tanaman ini tumbuh subur di bawah sinar matahari penuh dan juga dapat mentolerir naungan parsial. Ini akan tumbuh di berbagai jenis tanah, meskipun lebih suka tanah yang mengalir dengan baik dan secara konsisten lembab.

KLIK INI:  Meski Statusnya Dilindungi Burung Pleci Tidak Bebas Terbang

Klasifikasi tanaman ini sebagai berikut:

Nama Ilmiah                 : Mentha pulegium
Ukuran Dewasa           : Tinggi hingga 1 kaki
Cahaya                         : Sinar matahari penuh hingga sebagian teduh
Air                                  : Pertahankan tanah yang lembab
Tanah                         : Pengeringan yang baik
  1. Field Mint
filed mint
Field mint – Foto/https:/pukkaherbs.us

Tanaman tahunan ini juga dikenal sebagai mint jagung dan mint liar dan merupakan daerah beriklim asli di seluruh dunia, termasuk Amerika Utara, Asia, dan Eropa. Mint ini dibudidayakan untuk keperluan kuliner dan obat.

Field mint dapat dikonsumsi dengan cara direndam dalam teh untuk membantu menghilangkan gejala pilek dan flu, dan juga dapat digunakan segar untuk membumbui salad, sup, dan minuman dingin.

KLIK INI:  Gara-gara Burung, Aulia Harus Berurusan dengan Polisi

Aroma mentolnya dapat diekstraksi kemudian digunakan dalam berbagai produk seperti obat kumur, rokok, permen karet, obat-obatan, dan minuman.

Daun tanaman ini disusun berpasangan di sepanjang batang persegi. Dedaunan memiliki rambut kasar dan margin bergerigi. Tanaman mekar di musim panas dengan bunga-bunga ungu kecil, atau sesekali mekar merah muda atau putih.

Field mint tumbuh subur di bawah sinar matahari penuh. Ini dapat mentolerir teduh parsial, terutama beberapa jam teduh selama sore hari musim panas di iklim terpanas; namun, pohon ini tidak akan bertahan di bawah naungan belang, misalnya, jika ditanam di bawah semak yang lebih tinggi atau kanopi pohon yang jarang.

Tanaman ini memiliki kebiasaan menyebar cepat dan dapat mengambil alih seluruh kebun hanya dalam beberapa tahun ketika ditanam di tanah yang lembab. Untuk mencegah hal ini, tanamlah ramuan itu dalam wadah dan lakukan pemotongan secara intensif.

KLIK INI:  Menelusuri Jejak Penyu di Pulau Lantigiang

Tanaman ini akan tumbuh di berbagai tanah tetapi tidak cocok untuk tanah berpasir yang mengalir terlalu cepat. Untuk kinerja terbaik, simpan tanaman ini di tanah yang lembab atau basah.

Berikut klasifikasi tanaman ini:

Nama Ilmiah               : Mentha arvensis
Ukuran Dewasa          : Tinggi hingga 2 kaki
Cahaya                        : Sinar matahari penuh hingga sebagian teduh
Air                                : Pertahankan tanah lembab hingga basah
Tanah                          : Tanah rata-rata
Warna Bunga              : Ungu, merah muda, atau putih

Itulah 5 jenis tanaman daun mint yang dapat Anda tanam di pekarangan rumah. Semoga bermanfaat!

KLIK INI:  Melepasliarkan Satwa Tak Bisa Sembarangan, Ini Syaratnya!
Editor: Anis Kurniawaan
Sumber: greenandvibrant

KLIK Pilihan!