Kacang Tunggak Segudang Manfaat, Cegah Kerusakan Mata hingga Lancarkan Pencernaan

Publish by -150 kali dilihat
Penulis: Zakiyatur Rosidah
Kacang Tunggak Segudang Manfaat, Cegah Kerusakan Mata Hingga Lancarkan Pencernaan
Kacang tunggak - Foto/kumpulanilmu

Klikhijau.com – Kacang tunggak (Vigna unguiculataL. Walp) termasuk keluarga Leguminoceae. Tanaman ini diperkirakan berasal dari Afrika Barat. Kacang tunggak tergolong tanaman bahan pangan, pakan, dan bahan baku industri.

Potensi hasil biji kacang tunggak cukup tinggi yaitu dapat mencapai 1,5 –2 ton/ha tergantung varietas, lokasi, musim tanam, dan budidaya yang diterapkan (Sayekti dkk.,2011).

Tanaman ini umumnya dibudidayakan sebagai sumber makanan bergizi di Amerika Serikat bagian selatan, Timur Tengah, Afrika, Asia, dan seluruh daerah tropis dan subtropis.

FAO tahun 2012 menyatakan bijinya mengandung 24% protein kasar, 53% karbohidrat, dan 2% lemak. Daun dan bunga juga dapat dikonsumsi (USDA NRCS, 2015).

Sementara di Indonesia, Vigna unguiculataL. Walp banyak dibudidayakan oleh petani di beberapa kawasan pertanian di daerah kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan.

KLIK INI:  Memutus Rantai Ketergantungan Indonesia pada Impor Alat Kesehatan
Kandungan 

Keunggulan Vigna unguiculataL. Walp yaitu mempunyai kadar lemak yang lebih rendah sehingga dapat meminimalisasi efek negatif dari penggunaan produk pangan berlemak. Kacang ini juga mempunyai kandungan vitamin B1 lebih tinggi dibandingkan kacang hijau.

Asam amino yang penting dari proteinnya adalah kandungan asam amino lisin, asam aspartat dan glutamat (Rosida,dkk., 2015).

Biji nya yang matang setiap 100 gram mengandung 10 g air, 22 g protein, 1,4 g lemak, 51 g karbohidrat , 3,7 g vitamin; 3,7 g karbon, 104 mg kalsium dan nutrisi lainnya serta energi yang dihasilkan sekitar 1420 kj/100 g.

Biji yang masih muda setiap 100 g mengandung 88,3 g air, 3 g protein, 0,2 g lemak, 7,9 g karbohidrat, 1,6 g vitamin, 0,6 g karbon dan energi yang dihasilkan sekitar 155 kj/100 g (Astawan, 2009).

KLIK INI:  Sedapnya Nasi Berenang yang "Ngangenin" di Wonomulyo Sulbar
Klasifikasi 

Menurut Plantamor (2012), klasifikasi Vigna unguiculata L. menurut nomenklatur adalah:

Divisi: Magnoliophyta

Kelas: Magnoliopsida

Bangsa : Rosales

Suku: Caesalpiniaceae

Marga: Vigna

Jenis: Vignaunguiculata L

Sifat fisik biji dapat mempengaruhi prosesing dan pengolahan produk. Makin gelap warna biji pada kacang tunggak menunjukkan makin tinggi konsentrasi tanin. Tanin merupakan salah satu zat anti gizi (Purwani dan Santosa, 2005).

Kacang tunggak memiliki potensi yang besar sebagai bahan pangan yang bergizi. Pemanfaatan kacang tunggak hanya terbatas, biasanya dimanfaatkan sebagai sayuran, makanan tradisional, dan lauk.

Kacang tunggak memiliki biji bervariasi, dari bentuk yang menyerupai ginjal, bulat, menyerupai telur, dan rhomboid. Sedangkan pada warna kulit hanya ada dua saja yaitu coklat dan putih (Setyabudhy, 2015).

KLIK INI:  7 Tanaman yang Paling Sering Jadi Suvenir Pernikahan
Manfaatnya bagi kKesehatan

Vigna unguiculataL. Walp memiliki banyak kandungan vitamin dan mineral sehingga mengandung banyak manfaat bagi kesehatan. Berikut ini penjelasannya:

  • Mencegah Terjadinya Penyakit Kanker

Kacang ini mengandung vitamin A dan vitamin C yang sangat tinggi dan mampu memenuhi kebutuhan vitamin harian manusia. Kedua vitamin ini berperan sebagai antioksidan bagi tubuh.

Antioksidan berfungsi mencegah terjadinya kerusakan sel-sel tubuh akibat radikal bebas. Radikal bebas dalam tubuh akan merusak ikatan molekul sel yang telah stabil sehingga beberapa sel tubuh menjadi tidak stabil dan mengalami kerusakan.

Antioksidan bekerja dengan cara mengikat setiap radikal bebas yang ada dalam tubuh sehingga menjadi molekul yang stabil. Dengan begitu, tubuh akan terhindar dari berbagai kerusakan yang menyebabkan penyakit seperti kanker.

KLIK INI:  Kaya Manfaat, Kacang Mete Bagus Dijadikan Camilan di Pagi Hari

Berdasarkan jurnal Oxidative Medicine and Celluler Longevity 3804979. Free Radical Damage in Ischemia-Reperfusion Injury: An Obstacle in Acute Ischemic Stroke After Revascularization Therapy (2018) Radikal bebas dapat berasal dari dalam tubuh dan luar tubuh.

Radikal bebas dari dalam tubuh terbentuk karena hasil dari metabolisme sel didalam tubuh. Sedangkan radikal bebas yang berasal dari luar dapat disebabkan oleh:

  • Terpapar sinar utraviolet (sinar matahari)
  • Terkontaminasi oleh makanan yang mengandung residu pestisida
  • Konsumsi alkohol yang berlebihan
  • Polusi dari asap rokok dan kendaraan

Radikal bebas yang terlalu banyak di dalam tubuh dapat menyebabkan terjadinya stress oksidatif  yang dapat menyebabkan kerusakan tubuh.

  • Mencegah Terjadinya Kerusakan pada Mata

Vitamin A dalam Vigna unguiculataL. Walp berperan menjaga kesehatan mata dan melindungi dari berbagai kerusakan yang kemungkinan terjadi pada mata.Berbagai kerusakan yang terjadi pada mata antara lain adalah katarak, degenerasi mata, dan xerfotalmia.

KLIK INI:  Murah dan Mudah, Ini 7 Manfaat Berjalan Kaki Bagi Kesehatan

Vitamin A berperan membantu dalam metabolisme yang terjadi pada lapiran terluar retina. Vitamin A berperan sebagai antioksidan yang melindungi kerusakan pada retina dan lensa.

Retina adalah bagian mata yang terletak di belakang dan berfungsi menangkap cahaya dari luar dan meneruskannya ke saraf. Degenerasi makula adalah sealah satu penyakit mata yang disebabkan oleh kerusakan retina.

Degenerasi makula menyebabkan pandangan menjadi kabur atau rabun. Degenerasi makula biasanya dipicu oleh pertambahan usia. Namun begitu, bukan berarti usia muda tidak dapat mengalami hal tersebut.

Lensa mata adalah bagian mata yang terletak dibelakang pupil yang berfungsi memfokuskan cahaya ke retina. Salah satu kerusakan pada lensa mata adalah glaukoma.

Glaukoma adalah kerusakan pada mata akibat saluran cairan pada mata terhambat sehingga bola mata akan mengalami pembesaran dan saraf mata akan tertekan. Kondisi ini memang tidak secara langsung terjadi namun dapat berujung pada kebutaan.

KLIK INI:  Tanaman Bisa Mendengar dengan Baik Meski Tak Punya Telinga
  • Menjaga Kesehatan Jantung dan Pembuluh Darah

Kacang tunggak mengandung kolestrol yang sangat rendah sehingga tidak akan membuat kolestrol dalam darah meningkat. Kacang ini juga mengandung indeks glikemik yang rendah sehingga sangat baik untuk mengontrol kolestrol dalam darah.

Indeks glikemik (IG) merupakan suatu ukuran untuk mengindikasikan seberapa cepat karbohidrat yang terdapat dalam makanan dapat diubah menjadi gula oleh tubuh manusia. Ukuran ini berupa skala dari 0-100.

Jika tubuh mengandung kolestrol yang tinggi di dalam darah akan berisiko menumpuk dan membentuk sebuah plak. Tumpukan kolestrol ini akan menyebabkan penyumbatan aliran darah.

Penyumbatan aliran darah ini memicu jantung bekerja lebih cepat sehingga meningkatkan tekanan darah dalam tubuh. Penyumbatan ini juga memicu terjadinya penyakit aterosklerosis.

Aterosklerosis merupakan kerusakan yang terjadi pada pembuluh darah. Jika aterosklerosis terjadi pada pembuluh darah di jantung dapat menyebabkan penyakit jantung koroner, sedangkan jika terjadi di pembuluh darah otak dapat menyebabkan stroke.

KLIK INI:  Kenalkan, 2 Resep Berbahan Dasar Ikan Bandeng yang Menggoda Selera

Vigna unguiculataL. Walp  juga mengandung magnesium sebanyak 14% dari kebutuhan harian manusia. Magnesium turut berperan dalam menjaga kesehatan jantung.

Magnesium bekerja membantu jantung dalam memompa darah ke seluruh tubuh. Asupan magnesium yang cukup di dalam tubuh dapat mencegah terjadinya penyakit jantung.

  • Menurunkan Berat Badan dan Melancarkan Pencernaan

Kacang tunggak mengandung banyak protein di dalamnya yang mampu memenuhi kebutuhan harian manusia. Protein berfungsi penting dalam berbagai metabolisme termasuk dalam pencernaan.

Proses metabolisme yang cepat khususnya metabolisme lemak mampu membuat berat badan menjadi turun dan mencegah obesitas.

Selain itu, Vigna unguiculataL. Walp mengandung lemak yang sangat sedikit dan rendah kalori dan turut mencegah terjadinya peningkatan berat badan.

Selain itu, kacang tunggak juga mengandung mineral mangan sebanyak 15% dari kebutuhan harian manusia. Mineral ini berfungsi untuk menjaga kelancaran pencernaan.

KLIK INI:  7 Manfaat Sorgum, Baik untuk Jantung hingga Perkuat Daya Tahan Tubuh
Efek Samping yang bisa ditimbulkan 
  • Dapat menyebabkan tingginya asam urat

Kacang tunggak mengandung purin yang tinggi serupa dengan jenis kacang-kacangan lainnya. Jika dikonsumsi secara berlebihan, maka kandungan purin dalam tubuh akan semakin meningkat.

Purin adalah senyawa yang akan dicerna oleh organ hati menghasilkan asam urat yang akan memasuki aliran darah, lalu disaring oleh ginjal dan dikeluarkan melalui urine. Bagi penderita asam urat, hindari memakan kacang dengan berlebihan.

  • Menyebabkan ketidakseimbangan nutrisi

Mengonsumsi kacang tunggak sebagai menu diet memang baik, hanya saja jangan menggantikan kacang tunggak sebagai makanan pokok. Konsumsilah kacang tunggak bersama dengan bahan makanan lainnya. Hal ini karena kacang tunggak sangat rendah akan kalori dan berbagai nutrisi lain seperti serat dan gula. Jika tubuh tidak memiliki nutrisi ini maka akan terjadi ketidakseimbangan nutris yang dapat menyebabkan berbagai penyakit.

  • Menyebabkan gangguan dalam sistem pencernaan

Kacang tunggak mengandung senyawa tanin dan phytates yang merupakan senyawa yang sulit dicerna. Senyawa ini akan meningkatkan gas dalam perut sehingga menyebabkan perut menjadi kembung.

KLIK INI:  Bagaimana Pengaruh Cahaya Terhadap Pertumbuhan Tanaman?

Selain itu, mengonsumsi kacang tunggak secara berlebihan dapat menyebabkan kandungan air dalam perut meningkat sehingga perut juga akan terasa kembung.

Cara Menyimpan Kacang Tunggak

Sama halnya dengan jenis kacang-kacangan lainnya, kacang tunggak juga harus disimpan dengan baik dan benar agar tidak merusak kualitasnya yang sering disebabkan oleh aktivitas mikroorganisme, di antaranya dengan cara berikut:

  • Sebelum membeli, pilihlah kacang tunggak yang tekstrusnya masih bagus (tidak hancur atau berlubang akibat mikroorganisme).
  • Kacang tunggak sebaiknya dijemur terlebih dahulu agar lebih awet jika disimpan.
  • Pastikan kacang tunggak kering sebelum disimpan. Kacang tunggak yang basah dapat menyebabkan tumbuhnya jamur dan bakteri yang merusak tekstur maupun kandungan nutrisinya.
  • Simpanlah kacang tunggak pada toples dan pisahkan dengan jenis kacang yang lain lalu simpan dalam rak kulkas.

Demikian ulasan kita kali ini yah, sahabat hijau. Semoga bermanfaat!

KLIK INI:  Stroberi, Imut dan Kaya Manfaat untuk Kesehatan
Editor: Ahmad Fikri

KLIK Pilihan!