Kaburnya Pesona Beberapa Pantai di Sulawesi Barat

oleh -469 kali dilihat
Kaburnya Pesona Beberapa Pantai di Sulawesi Barat
Foto-Dahri Dahlan

Klikhijau.com – Belum lama ini, seorang Netizen yang juga warga pesisir Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat (Sulbar) bernama Dahri Dahlan memosting status dan foto-foto di akun Facebooknya tentang pantai terjorok di Sulawesi Barat.

Dahri yang juga seorang dosen di Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda, sebelumnya membuat artikel pada blog pribadinya dahridahlan.blogspot.com, tentang 12 foto kondisi pesisir pantai terjorok di Sulbar.

Pantai itu terdiri dari tiga dusun: Pambusuang, Parappe, dan Babalembang. Uniknya, tempat-tempat itu dikenal sebagai gudang perahu sandeq terbaik di Sulbar.

Foto-foto yang diambil pada bulan Maret 2015 pada pagi hari menunjukkan situasi pantai yang menyerupai sarang pastik. Jorok dengan plastik berserakan. Tak elok dipandang mata.

Lalu, pada 18 Januari 2019, ketika momen pulang kampung, Dahri memasang foto-foto terbaru kondisi beberapa pantai di Sulawesi Barat. Dahri berkomentar: “Kondisi pantai di pesisir Polman tidak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Bedanya, sekarang sudah ditanggul”.

KLIK INI:  Air Pasang, Kubangan Sampah di MLC Baluno Menjelma Rupiah

Jadi situasi pantai di beberapa titik di Sulawesi Barat tidak jauh berbeda antara 2015 dan 2019. Sama-sama jorok penuh tumpukan plastik.

Netizen berkomentar beragam atas fakta ini. Ahmad Zacky Al-Mahdaly berujar, populasi penduduk pesisir cukup pesat. Di sisi lain, katanya, pemerintah mungkin lupa atau tak pernah diingatkan bahwa ini adalah masalah besar.

Solusi ditawarkan oleh Netizen bernama Harleks Ale Mogot. Menurutnya, masyarakat perlu diberikan edukasi. Pemerintah dan masyarakat seharusnya bersinergi.

Katanya, dana desa sekarang cukup besar dan itu cukup untuk membuat pembuangan atau penampungan sampah.

Respon sama juga datang dari seorang Arifin Tanisi. Arifin berkata, ngeri memang sampahnya, dari foto didominasi sampah plastik. Pemerintah harusnya malu, kalau belum ada solusi secepatnya untuk masalah ini.

Air laut yang menghitam karena sampah di Pambusuang (1)
Air laut yang menghitam karena sampah di Pambusuang /Foto-Dahri Dahlan
KLIK INI:  Di Korsel, Mahasiswa Bisa Beli Kopi dan Buku dengan Tinja
Adipura Tak Selalu Sesuai Kenyataan

Situasi pantai di Sulawesi Barat yang jorok telah menjadi buah bibir di kalangan masyarakat Sulbar. Fakta bahwa pantai di Sulbar dikepung sampah plastik tidak lagi bisa ditolak.

Pesisir di wilayah Pambusuang Kecamatan Balanipa yang sepertinya paling banyak sampah berserakan.

Seorang warga bernama Yusuf (32) mengakui hal tersebut. Katanya, wilayah pesisir di daerahnya seakan tidak pernah terlihat bersih dari sampah. “Sampah plastiklah yang paling dominan,” kata Yusuf.

Padahal, beberapa wilayah pantai yang tampak jorok itu, seringkali dijadikan tempat bersantai warga. Bahkan ada yang tak risih berenang di sarang sampah.

Ini memilukan, sebab Polman merupakan salah satu daerah penerima Adipura pada tahun 2018 lalu. Artinya? Adipura selalu tidak linear dengan realitas kebersihan lingkungan di suatu daerah.

Seperti dilansir Koran Fajar 18 Januari lalu, Bupati Polman, Andi Ibrahim Masdar, mengaku telah mengambil langkah taktis dengan menjanjikan kenaikan upah bagi petugas kebersihan.

Hasilnya? Sampah tetap jorok, janji kenaikan upah tak berpengaruh besar. Lalu?

KLIK INI:  Usung Tema “Melindungi Spesies Kita” Miliaran Orang Bergerak Selamatkan Bumi