Jangan Asal, Kenali Dosis dan Waktu Pemupukan 7 Tanaman Hias Populis Ini!

oleh -41 kali dilihat
Jangan Asal, Kenali Dosis dan Waktu Pemupukan 7 Tanaman Hias Populis Ini!
Ilustrasi kondisi tanah - Foto/Pixabay

Klikhijau.com – Seperti manusia yang memerlukan nutrisi cukup, tanaman pun demikian. Nutrisi pada tanaman diberikan melalui pupuk. Berbeda dengan manusia, pemberian nutrisi pada tanaman tidak boleh asal. Perlu memastikan dosis dan waktu yang tepat, tentunya.

Hal ini penting sebab setiap tanaman punya kebutuhan berbeda-beda. Pemberian pupuk yang berlebihan atau dengan intensitas yang salah justru akan membunuh tanaman.

Oleh sebab itu, Anda perlu memastikan berapa lama waktu yang diperlukan untuk pemberian pupuk pada tanaman. Jangan sampai karena keinginan untuk membuat tanaman sehat dan cepat besar, pemupukan dilakukan berlebihan.

Artikel ini akan memandu Anda mengenali dosis dan waktu yang tepat pada 7 tanaman hias paling populis dan diminati. Simak penjelasannya:

KLIK INI:  Agar Tumbuh Memesona, Begini Cara Terbaik Merawat Philodendron!
Mengapa tanaman perlu dipupuk?

Seiring waktu unsur-unsur hara dalam tanah berkurang karena diserap tanaman. Bila kekurangan nutrisi, pertumbuhan tanaman pun bakal terganggu.

Oleh sebab itu, penambahan nutrisi dan zat-zat makanan dapat diberikan melalui pemupukan. Pupuk berfungsi untuk pertumbuhan tanaman sekaligus menjaga kesehatan tanaman.

Setidaknya ada dua jenis pupuk yang banyak tersedia yakni pupuk organik dan pupuk anorganik.

Pupuk organik adalah pupuk alami atau pupuk kandang yang diracik dari bahan-bahan organik seperti kotoran hewan, kompos, fermentasi sampah dan lainnya. Sedangkan pupuk anorganik adalah pupuk buatan yang bentuknya dalam bentuk tablet, butiran atau cairan yang banyak dijual di pasaran.

Setiap pupuk yang ada biasanya tertera kandungan nutrisinya pada bagian kemasan. Biasakan membaca kemasan dan keterangan penggunaannya agar tidak salah pakai.

Umumnya setiap pupuk mengandung tiga unsur pokok yakni Nitrogen (N) phospat (P) dan Kalium (K). unsur N bermanfaat dalam pembentukan protein pada setiap sel tanaman yang sedang tumbuh yang juga berfungsi untuk merangsang pertumbuhan daun. Sedangkan unsur P berguna untuk merangsang pertumbuhan bunga, akar dan buah. Adapun unsur K berguna untuk menyehatkan semua jaringan tanaman sehingga tidak mudah diserang penyakit.

KLIK INI:  5 Tips Merawat Tanaman Kaktus dan Sukulen untuk Pemula, Klik Ini!
Dosis pemupukan tanaman hias idaman

Tanaman hias aglaonema tergolong tanaman paling populis saat ini. Tanaman hias daun ini paling banyak dikoleksi karena varian dedaunnya yang beragam dan penampilannya yang eksotik.

Nah, untuk Anda yang merawat aglaonema, pastikan pemupukan berkala dilakukan sebulan sekali yah Sahabat Hijau. Pupuk yang diberikan cukup urea ½ sendok makan yang dilarutkan dalam 10 liter air.

Anthurium akan semakin menawan bila telah mengeluarkan bunga-bunganya dengan warna mencolok. Pemberian pupuk tanaman satu ini juga tak boleh sembarangan. Setidaknya, anthurium dipupuk 2 bulan sekali.

Karena eksotika anthurium ada pada bunganya, maka pemberian pupuk yang mengandung unsur P sangatlah cocok. Anda juga dapat memberinya pupuk perangsang bunga dengan tetap memperhatikan dosis pemakaian yang tepat sesuai anjuran di kemasannya.

KLIK INI:  Bunga Amarilis, Si Cantik yang Memesona, tapi Malas Berbunga

Siapa tak kenal monstera? Seperti dua jenis tanaman hias sebelumnya, monstera juga diminati para penggemar tanaman hias.

Pemupukan Monstera sebaiknya dilakukan secara berkala setiap 4 bulan sekali. Dosisnya adalah 1 sendok makan urea yang dilarutkan dalam 10 liter air.

Syngonium merupakan tanaman hias yang memiliki daun mungil dan mengesankan. Untuk menjaga pertumbuhannya, pemupukan dilakukan  setiap 3-4 bulan sekali. Adapun dosis yang tepat adalah 1 sendok makan urea yang dilarutkan dalam 10 liter air.

Penggemar Philo sapaan akrab untuk tanaman hias ini perlu mengenali bahwa skala pemupukan yang tepat untuk tanaman ini adalah setiap sebulan sekali. Adapun dosis yang diberikan disesuaikan dengan petunjuk pada kemasan pupuk.

  • Begonia

Skala pemupukan tanaman begonia sebaiknya dilakukan setiap 2 bulan sekali, kecuali pada masa awal penanaman. Adapun dosisnya menyesuaikan petunjuk kemasan dari pupuk yang diberikan.

  • Dieffenbachia

Pemupukan jenis tanaman hias satu ini dilakukan setiap 3 bulan sekali. Namun, pemupukan juga bisa dilakukan setiap minggu bersamaan saat dilakukan penyiraman. Dosisnya tidak boleh berlebihan atau hanya ¼ sendok makan urea yang dilarutkan dalam 10 liter air.

Demikianlah dosis pemupukan 7 tanaman hias idaman Anda, semoga bermanfaat!

KLIK INI:  Kenali 7 Jenis Pot, Tanaman yang Pas dan Plus Minusnya!