Jalabia, Kue Tradisional Legendaris dari Jawa Berbahan Sorgum

Publish by -188 kali dilihat
Penulis: Anis Kurniawan
Jalabia, KueTradisional Legendaris dari Jawa Berbahan Sorgum
Kue Jalabia - Foto/It

Klikhijau.com – Jalabia, namanya menyerupai nama orang. Jangan salah, jalabia merupakan satu jenis kue legendaris yang banyak ditemui di Pulau Jawa.

Dari bentuknya, kue tradisional ini berbentuk cincin seperti kue donat. Namun, dari teksturrnya, kue ini tidak sedetail donat, jalabia tampak bundar tak beraturan dengan diameter lubang yang lebih lebar.

Walau pernah populis di masanya, kue ini sedikit tergerus zaman. Anak-anak milenial sebagian hanya mendengarnya dari kisah-kisah kakek-neneknya. Itulah yang membuat panganan ini semakin otentik dan dicari-cari lagi.

Bagi seorang Hardjo Tani (30) di Brebes, ini adalah kue kenangan yang senantiasa mengingatkannya tentang masa kecil. Kepada Klikhijau, Hardjo berkisah tentang jalabia yang semakin langka karena bahan bakunya yang mulai susah didapat yakni sorgun.

KLIK INI:  Kenalkan si Kejam yang Mampu Menggoyang Lidah dari Mallawa

Adalah Abadi Sukandar (32) juga petani muda di Brebes yang mulai menanam kembali sorgum di kampungnya, Desa Tegalgandu Kecamatan Wanasari, Brebes. Baca kisah lengkap Abadi Sukandar menanam sorgum di SINI!

Abadi menanam sorgum diantaranya karena merasa terpanggil mengembalikan kejayaan sorgun sebagai pangan lokal. Dari hasil panennya itulah, Abadi Sukandar bersama istrinya Ronitun membuat kue jalabia.

Kue jalabia
Ronitun, Istri Abadi Sukandar (petani sorgum di Brebes) sedang membuat kue Jalabia – Foto/It

“Rasanya enak dan khas. Manis dan lembut,” kata Hadjo bercerita. Penasaran bagaimana cara pembuatannya. Hal pertama yang harus disiapkan tentunya adalah bahan dasarnya yakni sorgum.

Lebih lengkapnya, begini bahan dan cara pembuatannya:

Bahan
  • Tepung sorgum (4 kg)
  • Kelapa (2 butir)
  • Air (secukupnya)
  • Garam ( 2 SDM)
  • Vanili (2 bungkus)
KLIK INI:  Kacang-Kacangan, Makanan Berkalori Tinggi Penurun Berat Badan
Cara pembuatan
  • Semua kelapa parut ditambahkan vanili dan garam, aduk sampai rata. Kemudian masukkan tepung sorgum lalu diaduk sampai kalis.
  • Setelah adonan jadi, lalu dibuat bulat seperti donat.
  • Setelah itu adonan digoreng sampai matang dengan api kecil di dalam minyak yang cukup banyak.
  • Kemudian tiriskan lalu dibaluri karamel gula jawa (campuran vanili, air dan gula jawa).
  • Sajikan

Itulah resep sederhana pembuatannya yang cukup gampang. Di brebes, kue olahan Ronitun dijual dengan harga sangat terjangkau yakni Rp. 2000 satu mika (isi tiga). “Pembelinya warga desa dan masih dibuat terbatas sesuai kebutuhan saja,” kata Hardjo.

Selain jalabia, Abadi Sukandar dan istrinya juga mengolah panganan lainnya berbahan sorgum antara lain kopi sorgum, susu sorgum, bola-bola sorgum, bogis sorgum dan lainnya. “Hasil olahan ini dibuat untuk membangkitkan kembali kecintaan pada pangan lokal,” turur Hardjo.

KLIK INI:  Melebur Rindu di Sepiring Kanre Campe’
Editor: Anis Kurniawan

KLIK Pilihan!