Inspiratif, SDN Borong Memulai Gerakan Satu Orang Satu Pohon

oleh -318 kali dilihat
Gerakan Satu Orang Satu Pohon

Makassar, Klikhijau.com – Fungsi tetumbuhan di sekolah sebagai paru-paru kota dipahami betul oleh warga SD Negeri Borong. Karena itu, Kamis, 19 Januari 2019 pagi di sekolah yang terletak di Kecamatan Manggala, Makassar, itu dimulai Gerakan Satu Orang Satu Pohon, yang akan dilakukan setiap tahun.

“Saya mengajak siswa dan guru untuk menghutankan kembali lingkungan sekitarnya, terutama sekolah, dengan memperbanyak ruang terbuka hijau. Caranya, mereka mesti menanam pohon serta merawatnya masing-masing,” jelas Hj. Hendriati Sabir, Kepala SDN Borong.

Meski berlangsung sederhana, tapi gerakan penanaman pohon ini disambut antusias. Semua guru menanam masing-masing satu pohon, juga tenaga kependidikan dan sejumlah murid.

Pohon yang ditanam antara lain ketapang kencana, rambutan, jambu air, jambu batu, bunga pucuk merah, lengkeng, serikaya dan mangga. Kegiatan ini juga bagian dari mewujudkan SDN Borong sebagai sekolah Adiwiyata dan Sekolah Ramah Anak (SRA).

Kepala sekolah yang akrab disapa Bu Indri itu melanjutkan bahwa kepada siswa yang hadir dalam gerakan menanam pohon juga ditunjukkan kenyataan dan bukti-bukti telah terjadinya kerusakan lingkungan serta pencemaran udara.

Akibatnya, langit di atas kita kurang cerah karena penuh dengan polusi. Begitupun lahan di sekitar kita sering terlihat gersang, hutan-hutan ditebang sembarangan, sehingga pada musim hujan kita mengalami bencana banjir dan sebaliknya, pada musim kemarau kita mengalami kekeringan.

“Petuah-petuah sederhana disampaikan ke anak didik supaya tumbuh kesadaran mereka sejak dini,” tambah Bu Indri.

Gerakan Satu Orang Satu Pohon di SDN Borong ini ditandai dengan penyerahan pohon dari Syifa, murid kelas 1, kepada Ibu Nuraeni yang merupakan guru kelasnya.

Gerakan Satu Orang Satu Pohon 2
Syifa, menyerahkan pohon kepada Ibu Nuraeni

Semangat berbagi juga ditunjukkan oleh para murid, misalnya murid-murid yang membawa pohon memberikan pohonnya bagi murid yang lain. Sehingga semua murid berkesempatan menanam pohon.

“Saya tanam pohon mangga dan pohon pepaya yang diberikan oleh adik kelas,” kata Tiwi, murid kelas 3B.

Kegiatan penanaman pohon ini merupakan sikap proaktif jajaran SDN Borong yang  menindaklanjuti Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Rahman Bando, tertanggal 10 Januari 2019.

Dalam Surat Edaran yang ditujukan kepada pejabat struktural dan fungsional lingkup Dinas Pendidikan, serta para kepala TK, SD dan SMP se-Kota Makassar itu, diminta agar setiap orang melakukan penanaman satu pohon setiap tahun.

Adapun jenis pohon yang diminta untuk ditanam, yakni pohon ketapang kencana, pohon pulai (alstonia acholaris)/pohon rita Makassar, pohon mangga dan pohon mahoni.(*)