Ingin Mudik Lebaran dengan Jalur Laut, Ini Syarat yang Perlu Diketahui

oleh -51 kali dilihat
Siap Mudik, Ini 7 Tips Mudik Ramah Lingkungan!
Ilustrasi mudik/foto-Inilah.com

Klikhijau.com –  Akhirnya, kabar baik bagi perantau datang juga. Selama dua tahun, aktivitas libur lebaran ditiadakan. Mudik pun secara otomatis ditiadakan pula. Penyebabnya, kita tahu bersama karena adanya pandemi Covid-19.

Namun, tahun ini angin segar berembus dari segala arah. Bagi masyarakat yang ingin mudik pun dipersilakan. Telah  ada pencabutan pemberlakuan pembatasan perjalanan dan status pandemi Covid-19 yang telah dialihkan menjadi endemi.

Kabar baik itu disambut pula oleh PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo. Pelindo menargetkan arus penumpang kapal di seluruh pelabuhan Regional 4  mencapai pertumbuhan di atas 5% pada periode Idul Fitri 1443 H ini.

Menurut Dwi Rahmad Toto, target itu karena tidak ada acara Mudik Lebaran selama dua tahun. Termasuk yang menggunakan moda transportasi kapal akibat lockdown akibat penyebaran virus corona.

KLIK INI:  Sambut Tren Wisata Alam Virtual sebagai Adaptasi di Masa Pandemi

“Tahun lalu lalu lintas penumpang dari H-15 hingga H+15 berjumlah 270.410. Angka itu terdiri dari 113.721 penumpang yang naik, 102.304 penumpang yang turun, dan 54.385 penumpang selanjutnya,” jelas Toto.

Toto mengatakan jumlah penumpang terbanyak pada periode H-15 hingga H+15 pada Hari Raya tahun lalu adalah mereka yang turun dari pelabuhan Makassar sebanyak 33.101 orang.

Disusul penumpang yang naik, turun dan melanjutkan dari Pare Pare sebanyak 30.583 penumpang, dari Ternate sebanyak 29.783 orang, dari Ambon sebanyak 27.373 orang, dan dari Kendari A sebanyak 24.188 orang di Hong Kong.

“Kami optimistis jumlah penumpang lebaran tahun ini meningkat lebih dari 5% – 10%. Untuk total penumpang dari semua pelabuhan yang ada di Regional 4. Kami berasumsi, pencabutan pemberlakukan pembatasan perjalanan dan pandemi yang lebih terkendali menjadi pemicu peningkatan tersebut,” tutur Regional Head 4.

KLIK INI:  Studi: Krisis Iklim Harus Direspons seperti Pandemi Covid-19
Menyiapkan banyak fasilitas

Pada saat yang sama, lonjakan penumpang yang menggunakan metode pengiriman diharapkan. Enriany Muis, General Manager Pelindo Region 4 Makassar, mengatakan pihaknya telah menyiapkan banyak fasilitas, terutama di Terminal Anging Mammiri.

“Kami selalu memberikan pelayanan yang terbaik kepada penumpang yang kami jemput dan antar di pelabuhan Makassar. Apalagi pada musim Lebaran tahun ini. Mengingat ini merupakan kepulangan masyarakat yang pertama setelah pandemi Covid-19,” kata Enriany.

“Alhamdulillah terminal Anging Mammiri saat ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti ruang menyusui, kursi roda untuk penyandang disabilitas, ruang khusus merokok atau smoking room dan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) BRI di area ruang tunggu,” imbuhnya.

Selain itu, seperti tahun-tahun sebelumnya, sebagai bagian dari upaya koordinasi persiapan mudik lebaran. Akan dibentuk pula tim Posko Mudik Lebaran yang bekerja sama dengan instansi terkait di lingkungan Pelabuhan Makassar yaitu Otoritas Pelabuhan (OP), Syahbandar, Polres, Polsek, KKP dan Basarnas.

KLIK INI:  25 Komoditas Pertanian dan Rempah Indonesia Diekspor ke Mancanegara
Syarat bagi para penumpang kapal

Terkait syarat bagi penumpang yang menggunakan moda transportasi kapal laut, Enriany mengatakan, pihaknya juga mengikuti aturan sesuai Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2022 Tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Di mana semua instansi di dalam pelabuhan harus terlibat dalam pengawasan dan divalidasi Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).

“Yakni Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) harus mengikuti ketentuan, yaitu setiap orang yang melaksanakan perjalanan dengan kendaraan pribadi maupun umum bertanggung jawab atas kesehatannya masing-masing, serta tunduk dan patuh pada syarat dan ketentuan yang berlaku. Setiap PPDN juga wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat melakukan perjalanan dalam negeri,” ujarnya.

Selain itu, PPDN dengan moda transportasi udara, laut, darat menggunakan kendaraan pribadi atau umum, penyeberangan, dan kereta api antarkota dari dan ke daerah di seluruh Indonesia berlaku ketentuan yaitu, PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga atau booster tidak wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen.

KLIK INI:  Usai Libur Lebaran, Begini Caranya Agar Tetap Fit dan Semangat Kerja
Menunjukkan hasil negatif rapid test antigen

Namun, PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua wajib menunjukkan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 1 x 24 jam atau hasil negatif tes RTPCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan.

PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan.

PPDN dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan pelaku perjalanan tidak dapat menerima vaksinasi. Mereka ini wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3 x 24 jam sebelum keberangkatan.

Hal tersebut sebagai persyaratan perjalanan dan persyaratan wajib melampirkan surat keterangan dokter dari Rumah Sakit Pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19.

Sedangkan PPDN dengan umur di bawah 6 tahun dikecualikan terhadap ketentuan vaksinasi dan tidak wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen. Namun, wajib melakukan perjalanan dengan pendamping perjalanan yang telah memenuhi ketentuan vaksinasi dan pemeriksaan Covid-19 serta menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Aturan tersebut tegas GM Pelindo Regional 4 Makassar. Juga berlaku untuk penumpang yang akan menggunakan moda transportasi kapal laut dari Pelabuhan Makassar.

“Intinya kami juga akan mengikuti aturan sesuai surat edaran tersebut yang divalidasi KKP,” tukasnya.

Jadi, selamat mudik lebaran…

KLIK INI:  Azza dan Cara Berbagi THR yang Tetap Ramah Lingkungan