Heliconia Rostrata, Tanaman Berbunga Menggantung dengan Fungsi Ekologis Menawan

oleh -99 kali dilihat
Heliconia Rostrata, Tanaman Berbunga Menggantung dengan Fungsi Ekologis Menawan

Klikhijau.comNamanya tanaman Heliconia rostrata, sebuah nama yang mungkin asing di telinga. Namun tanaman ini tidaklah asing sebab dapat tumbuh di sekitar rumah tanpa perlu perawatan detail.

Heliconia rostrate dikenal pula sebagai tanaman burung surga palsu. Ia merupakan spesies herba abadi berukuran besar. Bunganya menggantung dengan warna mencolok indah menawan. Dedaunnya berwarna merah tua, menonjol di atas pohon kuning, membentuk kelompok bunga menggantung.

Tumbuhan ini berasal dari hutan subtropis dan tropis dari sebagian besar negara di Karibia dan Amerika Selatan. Namun, Heliconia rostrata juga dapat dijumpai di benua Eropa, di mana dan pertama kali diperkenalkan pada akhir abad ke-17.

Di beberapa wilayah, tanaman ini dikenal populer dengan beberapa nama: paruh toucan, cakar lobster, platanillo, cakar kepiting dan heliconia gantung. Sementara di Bolivia dinamai patujú.

KLIK INI:  Philodendron Selloum, Keistimewaan, Pertumbuhan dan Tips Merawatnya

Keunikan dan fungsi ekologisnya

Salah satu keunikan dari tanaman ini adalah pertumbuhannya yang sangat cepat, dedaun besar dan perbungaan yang abadi. Karenanya, Heliconia rostrata banyak dipakai untuk kebutuhan dekorasi taman di seluruh dunia.

Selain itu, tanaman ini memiliki fungsi ekologis yang amat fundamental khususnya dalam pemulihan lahan yang mengalami erosi. Bukan itu saja, terdapat beberapa riset yang mencoba menelusuri kemungkinan adanya efek antikoagulan dari spesies ini pada racun ular yang dikenal sebagai beludru (Bothrops asper).

Tanaman rhizomatosa ini memiliki batang di bawah tanah dan dibentuk oleh tunas. Ini tumbuh secara horizontal, muncul dari setiap simpul beberapa akar dan tunas herba.

Daun

Daun tanaman ini berwarna hijau cerah. Bentuknya lonjong, gendut dan memanjang. Panjangnya antara 0,60 dan 1,5 meter dan dari 25 sampai 35 sentimeter lebarnya. Tepi daun sobek tidak teratur, sementara alasnya sempit dan terletak bergantian.

Tangkai daunnya panjang dan tumbuh secara vertikal dari tanah. Batangnya dapat tumbuh mencapai dua meter.

Saat bunganya keluar, ini yang paling menggoda. Bunga berwarna merah cardinal yang tepinya agak kehijauan.

Menariknya, tanaman ini dapat berbunga setiap saat. Gerombolan bunganya keluar berseludung melekat pada tandannya. Tanaman yang bentuknya seperti pisang ini ternyata dapat diperbanyak dengan bonggol atau anakan.

Untuk Sahabat Hijau yang tertarik menanam tanaman ini, kamu harus memastikan akses pencahayaan maksimal. Jadi, Heliconia rostrate tidak cocok ditanam dalam ruangan. Selain menawan dipandang, bunganya juga banyak dimanfaatkan sebagai bunga potong untuk dekorasi.

Hal lain yang penting dalam pemeliharaannya adalah tanaman ini memerlukan intensi penyiraman tinggi. Bila bunganya mongering, segera lakukan pemotongan agar dapat tumbuh bunga yang baru.

Itulah perkenalan dengan tanaman Heliconia rostrate, semoga bermanfaat!

*Sumber

KLIK INI:  Cerita Seorang Seniman Bonsai Kelapa di Pasangkayu, Pembelinya hingga Amerika